Suara.com - Oxford United seolah terkena kutukan sejak merekrut Ole Romeny. Dalam enam laga terakhir yang dimainkan sang striker, timnya belum sekali pun meraih kemenangan.
Bahkan, ketika Romeny mencetak gol debutnya pada 1 Maret 2025 melawan Coventry, Oxford tetap kalah 2-3.
Enam pertandingan tersebut terjadi saat Oxford menghadapi Stoke City, Bristol City, Burnley, Portsmouth, West Brom, dan Coventry.
Meski memiliki Ole Romeny di lini depan, hasil positif masih sulit diraih. Sebaliknya, saat Romeny absen, Oxford justru bisa tampil lebih baik.
Contohnya, ketika menghadapi Luton, mereka sukses menang dengan skor 3-2.
Fenomena ini memunculkan spekulasi bahwa kehadiran Romeny justru membawa dampak negatif bagi performa tim.
Entah karena faktor taktik, belum menyatunya di lini serang, atau sekadar kebetulan, Oxford perlu segera mencari solusi agar tren buruk ini tak berlanjut.
Jika tidak, mitos "kutukan Romeny" bisa makin mengganggu moral tim.

Timnas Indonesia jelas berharap "kutukan" di Oxford tidak dibawa Romeny ke skuad Merah Putih.
Striker 24 tahun itu diprediksi bakal dipanggil Patrick Kluivert untuk dua laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 dan 25 Maret mendatang.
Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret dan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBKI), Senayan, Jakarta lima hari berselang.
Kontributor : Imadudin Robani Adam