Jay Idzes Tertatih-tatih Pulang ke Venezia, Terbenam di Zona Degradasi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Maret 2025 | 08:11 WIB
Jay Idzes Tertatih-tatih Pulang ke Venezia, Terbenam di Zona Degradasi
Jay Idzes. Venezia harus segera menemukan cara untuk bangkit jika ingin tetap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia. (ig Jay Idzes)

Suara.com - Venezia kembali menelan hasil pahit setelah kalah tipis 0-1 dari Bologna dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-30 yang berlangsung di Stadion Pier Luigi Penzo, Sabtu (29/3). Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan buruk tim yang belum meraih kemenangan dalam 14 laga terakhir.

Terakhir kali Venezia merasakan kemenangan terjadi pada 22 Desember 2024 saat menundukkan Cagliari. Sejak saat itu, tim asuhan Eusebio Di Francesco terus kesulitan keluar dari performa buruk yang membuat mereka terperosok ke zona degradasi.

Dalam laga ini, Jay Idzes kembali dipercaya tampil sejak menit pertama setelah kembali dari tugas internasional bersama Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kehadirannya di lini pertahanan diharapkan mampu memberikan stabilitas bagi Venezia yang sedang berjuang menghindari jurang degradasi.

Namun, meskipun tampil di hadapan pendukung sendiri, Venezia justru lebih banyak mendapat tekanan. Bologna tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen sepanjang babak pertama, membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.

Jay Idzes sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk membawa Venezia unggul. Pada menit ke-41, sundulannya nyaris mengoyak gawang Bologna. Sayangnya, bola masih melenceng tipis dari sasaran, sehingga peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Momentum yang dinantikan Venezia tak kunjung datang. Justru Bologna yang berhasil mencetak gol pada awal babak kedua melalui aksi Riccardo Orsolini. Gol ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang semakin sulit bangkit dari tekanan.

Hingga peluit akhir dibunyikan, Venezia gagal menyamakan kedudukan. Hasil ini membuat mereka tetap terjebak di peringkat ke-19 dengan koleksi 23 poin. Situasi ini semakin mengancam peluang mereka bertahan di Serie A jika tak segera menemukan solusi.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Pratama Arhan usai kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. IG Jay Idzes]
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Pratama Arhan usai kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. IG Jay Idzes]

Di sisi lain, Bologna semakin kokoh di peringkat keempat klasemen sementara dengan 56 poin dari 30 pertandingan. Kemenangan ini memperbesar peluang mereka untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir musim, Venezia harus segera menemukan cara untuk bangkit jika ingin tetap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia. Laga-laga berikutnya akan menjadi ujian berat bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya dalam perjuangan menghindari degradasi.

Venezia FC: Klub Bersejarah dengan Sentuhan Modern

Venezia FC, atau Venezia Football Club, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Venesia, Italia. Klub ini memiliki sejarah panjang dan berliku, dengan pasang surut prestasi yang mewarnai perjalanan mereka. Saat ini, Venezia FC berkompetisi di Serie B Liga Italia.

Sejarah Panjang dan Berliku

Didirikan pada tahun 1907 dengan nama Venezia Foot Ball Club, klub ini telah mengalami beberapa kali perubahan nama dan kepemilikan. Prestasi terbaik mereka adalah meraih gelar juara Coppa Italia pada musim 1940-1941. Setelah itu, mereka sempat mencicipi ketatnya persaingan di Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.

Namun, seperti klub-klub lainnya, Venezia FC juga mengalami masa-masa sulit. Mereka sempat terdegradasi ke divisi yang lebih rendah dan mengalami masalah finansial. Namun, dengan semangat pantang menyerah, mereka berhasil bangkit dan kembali ke Serie B.

Bek tengah Venezia yang juga merupakan andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil luar biasa dalam laga melawan Napoli pada pekan ke-20 Liga Italia Serie A. (IG Jay Idzes)
Bek tengah Venezia yang juga merupakan andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil luar biasa dalam laga melawan Napoli pada pekan ke-20 Liga Italia Serie A. (IG Jay Idzes)

Stadion Pier Luigi Penzo: Ikon Kota Venesia

Venezia FC bermarkas di Stadion Pier Luigi Penzo, yang terletak di pulau Sant'Elena, Venesia. Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 7.450 tempat duduk dan merupakan salah satu stadion tertua di Italia. Keunikan stadion ini adalah lokasinya yang berada di tepi laguna Venesia, memberikan pemandangan yang indah bagi para penonton.

Sentuhan Modern di Bawah Kepemilikan Baru

Sejak diakuisisi oleh pemilik baru pada tahun 2015, Venezia FC mengalami transformasi yang signifikan. Mereka tidak hanya fokus pada peningkatan prestasi di lapangan, tetapi juga pada pengembangan citra klub yang modern dan berkelas.

Klub ini memiliki desain jersey yang unik dan stylish, yang seringkali menjadi sorotan di media sosial. Selain itu, mereka juga aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan budaya, yang semakin memperkuat hubungan mereka dengan masyarakat Venesia.

Pemain-Pemain Kunci dan Gaya Bermain

Venezia FC memiliki skuad yang terdiri dari pemain-pemain muda berbakat dan pemain-pemain berpengalaman. Mereka dikenal dengan gaya bermain menyerang yang atraktif, dengan mengandalkan kecepatan dan kreativitas para pemain sayap.

Salah satu pemain kunci mereka adalah Jay Idzes, seorang pemain belakang yang juga memperkuat Tim Nasional Indonesia. Idzes memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lini belakang Venezia FC.

Ambisi untuk Kembali ke Serie A

Saat ini, Venezia FC memiliki ambisi besar untuk kembali promosi ke Serie A. Mereka terus berbenah dan memperkuat skuad untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan dukungan dari para penggemar setia, mereka yakin dapat meraih kesuksesan di masa depan.

Venezia FC: Lebih dari Sekadar Klub Sepak Bola

Venezia FC bukan hanya sekadar klub sepak bola. Mereka adalah bagian dari identitas kota Venesia, simbol kebanggaan bagi masyarakat setempat. Dengan sejarah panjang, sentuhan modern, dan ambisi besar, Venezia FC siap untuk menulis babak baru dalam perjalanan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisi Lain Patrick Kluivert Diumbar Ole Romeny: Dia Paham Apa Itu Kebebasan

Sisi Lain Patrick Kluivert Diumbar Ole Romeny: Dia Paham Apa Itu Kebebasan

Bola | Minggu, 30 Maret 2025 | 12:26 WIB

Kata Jay Idzes Soal Jadi Orang Indonesia Pertama yang Cetak Gol di Serie A Italia

Kata Jay Idzes Soal Jadi Orang Indonesia Pertama yang Cetak Gol di Serie A Italia

Bola | Minggu, 30 Maret 2025 | 12:25 WIB

Bak Rizky Ridho di Timnas Indonesia, Jay Idzes Jadi Pemain Depan di Venezia

Bak Rizky Ridho di Timnas Indonesia, Jay Idzes Jadi Pemain Depan di Venezia

Bola | Minggu, 30 Maret 2025 | 12:15 WIB

Terkini

Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia

Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:04 WIB

Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!

Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:56 WIB

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:38 WIB

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:28 WIB

Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:56 WIB

Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo

Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:44 WIB

FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini

FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:38 WIB

Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya

Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:25 WIB

Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama

Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:21 WIB