Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 April 2025 | 14:23 WIB
Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...
Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, mencuri perhatian publik bukan hanya karena aksi impresifnya di lapangan hijau, tetapi juga lewat momen sederhana namun bermakna saat dirinya bermain bola bersama anak-anak kecil di Jakarta. [Instagram/@oleromeny]

Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, mencuri perhatian publik bukan hanya karena aksi impresifnya di lapangan hijau, tetapi juga lewat momen sederhana namun bermakna saat dirinya bermain bola bersama anak-anak kecil di Jakarta. Aksi ini bukan sekadar hiburan, namun membawa pesan kuat tentang harapan dan inspirasi lewat sepakbola.

Peristiwa mengharukan itu terjadi pada November 2024, tepatnya di Panti Asuhan Pelita Hati yang terletak di Jakarta Selatan. Di sela aktivitasnya bersama timnas, Romeny menyempatkan waktu untuk turun langsung ke lapangan kecil, bermain bola bersama anak-anak panti.

Ia tampak sederhana dalam balutan celana panjang dan kaos putih, bermain menggunakan bola plastik di tengah antusiasme anak-anak yang menyambutnya penuh semangat.

Bagi Ole Romeny, momen tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Ada misi yang ia bawa, yakni menanamkan semangat kepada anak-anak kurang beruntung yang memiliki potensi besar namun terbatas akses dan fasilitas.

Ketika berbincang dalam sebuah podcast bersama rekan sesama pemain keturunan Indonesia, Thom Haye, Romeny mengungkapkan motivasi kuat di balik aksinya.

Ole Romeny menyadari bahwa tidak semua anak di berbagai belahan dunia memiliki privilese yang sama dalam mengembangkan bakatnya, terutama di bidang olahraga. Di negara-negara maju seperti Belanda atau Inggris, fasilitas pelatihan sepakbola tersedia dengan sangat baik.

Namun di banyak wilayah lain, termasuk Indonesia, masih banyak anak berbakat yang belum mendapatkan ruang untuk berkembang maksimal. Inilah yang mendorong Romeny untuk hadir langsung, memberikan perhatian dan semangat secara nyata.

"Saya sangat suka untuk menginspirasi anak-anak dan menjadi contoh untuk mereka serta memberi mereka sedikit, karena tak semua orang mempunyai fasilitas seperti yang kami punya di Belanda atau di Inggris, di Eropa," kata Ole Romeny di podcast The Haye Way.

Ole Romeny ungkap peran besar Patrick Kluivert di balik laga debutnya yang impresif. (Instagram/@oleromeny)
Ole Romeny ungkap peran besar Patrick Kluivert di balik laga debutnya yang impresif. (Instagram/@oleromeny)

Meski hanya bermain di lapangan kecil dengan bola plastik, bagi anak-anak di Panti Asuhan Pelita Hati, kehadiran seorang pemain tim nasional menjadi pengalaman luar biasa.

baca juga

Mereka tidak hanya melihat seorang atlet profesional dari kejauhan, tetapi bisa berinteraksi langsung, belajar nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah dari sosok idola yang hadir di depan mata.

"Ada begitu banyak talenta di sana, tapi mereka tak selalu bisa menunjukkan itu. Dan itu benar-benar apa yang saya suka. Itu sangat menginspirasi melihat anak-anak bermain sepakbola dan mereka begitu bersenang-senang," kata dia.

Ole Romeny bukan hanya hadir sebagai pemain asing yang membela Merah Putih, tapi juga berusaha menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Komitmennya ini sejalan dengan filosofi sepakbola sebagai alat pemersatu, pendidikan karakter, dan jalan untuk mengubah kehidupan banyak orang.

Sejak memutuskan membela Timnas Indonesia, Romeny telah mencatatkan dua penampilan resmi. Ia turut memperkuat skuad Garuda saat menghadapi Australia dan Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia U-17 2025.

Meski Indonesia kalah 1-5 saat melawan Australia, Romeny sukses mencetak satu gol. Sementara itu, satu gol lainnya ia sumbangkan ketika Indonesia mengalahkan Bahrain 1-0, sekaligus memastikan tiga poin penting bagi skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong.

Bagi banyak penggemar sepakbola nasional, kehadiran pemain-pemain diaspora seperti Romeny menjadi angin segar. Mereka tidak hanya membawa pengalaman dari kompetisi Eropa, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap kondisi sosial di Indonesia.

Aksi Romeny bermain bola bersama anak-anak menjadi contoh nyata bagaimana seorang atlet bisa berperan sebagai panutan, bukan hanya lewat performa, tapi juga lewat tindakan sederhana yang berdampak besar.

Momen ini memperlihatkan bahwa sepakbola bukan semata olahraga, tapi juga alat untuk menyebarkan harapan dan membuka pintu masa depan yang lebih baik. Semangat seperti inilah yang menjadi pondasi kuat dalam membangun generasi muda, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia, di mana sepakbola bisa menjadi jembatan bagi perubahan hidup yang lebih baik.

Dengan semangat ini, Ole Romeny berharap anak-anak yang ditemuinya tidak hanya mengenang momen bermain bersama, tetapi juga termotivasi untuk terus bermimpi besar. Karena dalam sepakbola, seperti halnya dalam hidup, kesempatan bisa datang dari mana saja — bahkan dari lapangan kecil dan bola plastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ah Gila! Ternyata Tijjani Reijnders Tolak Tawaran Manchester City, Ini Pengakuan Media Italia

Ah Gila! Ternyata Tijjani Reijnders Tolak Tawaran Manchester City, Ini Pengakuan Media Italia

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 11:55 WIB

Rafael Struick Hilang Terus, Sudah Dibuang Brisbane Roar?

Rafael Struick Hilang Terus, Sudah Dibuang Brisbane Roar?

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 10:50 WIB

Thom Haye Bongkar Peran Coach Nova di Timnas Indonesia Senior Selama Ini, Ternyata Vital!

Thom Haye Bongkar Peran Coach Nova di Timnas Indonesia Senior Selama Ini, Ternyata Vital!

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 10:34 WIB

Terkini

Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati

Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:28 WIB

Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru

Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:18 WIB

Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa

Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund

Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026

Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:56 WIB

Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027

Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:50 WIB

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi

Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:08 WIB

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar

Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:36 WIB