Ups! Lini Pertahanan Korea Utara Ternyata Banyak Blunder, Timnas Indonesia U-17 OTW Menang Nih

Pebriansyah Ariefana

Senin, 14 April 2025 | 16:18 WIB
Ups! Lini Pertahanan Korea Utara Ternyata Banyak Blunder, Timnas Indonesia U-17 OTW Menang Nih
Pertandingan seru akan tersaji dalam laga perempat final Piala Asia U-17 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-17 melawan Korea Utara U-17, Senin malam, 14 April 2025, di King Abdullah Sports City Hall, Jeddah. (X/@afcasiancup)

Suara.com - Pertandingan seru akan tersaji dalam laga perempat final Piala Asia U-17 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-17 vs Korut, Senin malam, 14 April 2025, di King Abdullah Sports City Hall, Jeddah. Kedua tim dipastikan tampil ngotot demi mengamankan tiket ke babak semifinal turnamen elite Asia ini.

Sepanjang fase grup, performa Indonesia bisa dibilang lebih solid dibandingkan dengan Korea Utara.

Garuda Muda berhasil menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan dan mencetak total tujuh gol. Sebaliknya, Korea Utara hanya mampu meraih satu kemenangan serta dua hasil imbang, dengan total enam gol yang dilesakkan ke gawang lawan.

Yang menjadi sorotan utama menjelang laga ini adalah kelemahan di sektor pertahanan Korea Utara yang beberapa kali terlihat tidak solid selama babak penyisihan grup.

Fakta ini menjadi celah yang harus dimanfaatkan maksimal oleh lini serang Indonesia, mengingat efisiensi dan momentum di laga knock-out sangatlah krusial.

Salah satu kekhawatiran yang menghantui Korea Utara datang dari blunder individu pemain belakang mereka.

Saat menghadapi Iran, bek Oh Won-Mu sempat salah membaca arah bola tembakan jarak jauh yang justru berbelok setelah mengenai tubuhnya sendiri, menyebabkan gol ke gawang Hong Hyon-Ju.

Situasi serupa nyaris terjadi kembali ketika Ri Kang-Song salah mengarahkan tandukannya ke arah kiper sendiri, yang nyaris dimanfaatkan oleh striker lawan.

Skuad Korea Utara U-17. (the-afc.com)
Skuad Korea Utara U-17. (the-afc.com)

Tidak berhenti di sana, laga kontra Oman juga mengungkap titik rawan lain di pertahanan Korea Utara.

baca juga

Gol penyama kedudukan dari Oman tercipta akibat kegagalan barisan bek mengantisipasi bola mati.

Kurangnya koordinasi serta ketidaksigapan saat menghalau umpan tarik membuat pertahanan mereka mudah ditembus, terutama di menit-menit akhir pertandingan.

Selain masalah teknis dan konsentrasi, tim Korea Utara juga dikenal cukup agresif dalam bertahan. Dalam fase grup, tiga pemain belakang mereka masing-masing sudah mengantongi kartu kuning.

Ini membuka peluang bagi Indonesia untuk memaksimalkan pelanggaran-pelanggaran tersebut menjadi peluang dari bola mati. Dengan eksekutor bola mati yang akurat, skenario mencetak gol dari situasi seperti ini sangat mungkin diwujudkan.

Dari segi pertahanan, Indonesia justru tampil jauh lebih stabil. Dafa Al Gasemi sebagai penjaga gawang baru kebobolan satu kali sepanjang babak grup, itupun melalui titik penalti.

Ketangguhan barisan belakang ini menjadi modal berharga bagi Indonesia menghadapi tekanan dari lini depan Korea Utara yang dikenal cepat namun masih belum efektif dalam mengkonversi peluang menjadi gol.

Untuk menghadapi duel ini, pelatih Timnas Indonesia U-17 diprediksi akan menyiapkan strategi serangan cepat dengan memanfaatkan transisi dan celah di antara lini belakang Korea Utara.

Serangan balik yang tajam, tembakan jarak jauh, serta skema bola mati di dekat kotak penalti bisa menjadi senjata utama Garuda Muda.

Sejarah mencatat bahwa di turnamen usia muda seperti ini, konsistensi dan mental bertanding bisa menjadi pembeda utama.

Indonesia yang saat ini memiliki tren positif di turnamen, ditambah keunggulan taktis atas lawan, memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh.

Dukungan publik Tanah Air tentunya sangat diharapkan untuk menambah motivasi tim dalam mengukir prestasi di level Asia.

Jika mampu mengatasi Korea Utara, langkah Indonesia untuk bersaing di babak semifinal akan semakin terbuka, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda sepak bola Indonesia mampu berbicara banyak di panggung internasional.

Kedua tim dipastikan tampil ngotot demi mengamankan tiket ke babak semifinal turnamen elite Asia ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyerang Korut Tebar Ancaman ke Timnas Indonesia U-17: Fisik Saya Adalah Kelebihan!

Penyerang Korut Tebar Ancaman ke Timnas Indonesia U-17: Fisik Saya Adalah Kelebihan!

Bola | Senin, 14 April 2025 | 15:16 WIB

Siapa Miles de Vries? Winger FC Utrecht Keturunan Surabaya OTW Bela Timnas Indonesia di Piala Dunia

Siapa Miles de Vries? Winger FC Utrecht Keturunan Surabaya OTW Bela Timnas Indonesia di Piala Dunia

Bola | Senin, 14 April 2025 | 13:39 WIB

Korea Utara Ancam Timnas Indonesia U-17: Kami Serius Mau Juara!

Korea Utara Ancam Timnas Indonesia U-17: Kami Serius Mau Juara!

Bola | Senin, 14 April 2025 | 13:13 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×