PSSI Minta Patrick Kluivert ke Indonesia Secepatnya, Kenapa?

Arief Apriadi

Selasa, 29 April 2025 | 07:50 WIB
PSSI Minta Patrick Kluivert ke Indonesia Secepatnya, Kenapa?
PSSI melalui Sekretaris Jenderalnya, Yunus Nusi, meminta Patrick Kluivert, pelatih baru Timnas Indonesia, untuk segera datang ke Indonesia. [Dok. IG @patrickkluivert9]

Suara.com - PSSI melalui Sekretaris Jenderalnya, Yunus Nusi, meminta Patrick Kluivert, pelatih baru Timnas Indonesia, untuk segera datang ke Indonesia. Kehadiran Kluivert diharapkan bisa mempercepat persiapan training camp (TC) yang krusial untuk agenda Timnas di bulan Juni 2025.

Skuad Garuda akan menghadapi dua laga berat dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia dijadwalkan melawan China dan Jepang, pertandingan yang sangat menentukan langkah mereka di Grup C.

Pada 5 Juni mendatang, Indonesia akan terlebih dulu menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Usai laga kandang tersebut, skuad Merah Putih akan melawat ke markas Jepang lima hari kemudian, menghadapi tantangan besar di negeri Sakura.

Yunus Nusi menjelaskan bahwa rencana pemusatan latihan masih dalam tahap pembahasan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, bersama timnya tengah merancang konsep TC sebelum menyerahkannya ke PSSI untuk persetujuan akhir.

"Kami sedang menyusun draft-nya. Kami menunggu informasi dari BTN (Badan Tim Nasional)," ujar Yunus Nusi saat berbicara kepada media.

Ia juga menegaskan bahwa TC untuk Timnas Indonesia dipastikan akan digelar. Karena itu, kehadiran cepat Patrick Kluivert menjadi sangat penting agar program latihan bisa segera dirancang secara detail.

"Pasti akan ada pemusatan latihan untuk Timnas Indonesia. Kami harap kedatangan pelatih [bisa] secepatnya."

"Kami harap dia sudah menyusun draft (daftar pemain yang dipanggil ke TC Timnas Indonesia-Red) kemudian disetujui Ketua PSSI, Erick Thohir, untuk pelaksanaan training camp," ia menambahkan.

Sekjen PSSI Yunus Nusi saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sekjen PSSI Yunus Nusi saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, Kluivert juga diharapkan segera menyerahkan draft lengkap pemusatan latihan yang nantinya harus mendapatkan persetujuan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

baca juga

Mengenai daftar pemain yang akan dipanggil, Yunus mengungkapkan bahwa hingga kini PSSI masih menunggu keputusan dari Kluivert. Belum ada nama-nama resmi yang dirilis.

Meski begitu, ia memperkirakan komposisi pemain tak akan jauh berbeda dibandingkan skuad saat menghadapi Australia dan Bahrain, kecuali adanya perubahan akibat kondisi cedera.

"Daftar pemain belum kami terima. Kami masih menunggu dari Patrick Kluivert," pungkas Yunus.

Timnas Indonesia Hadapi 2 Laga Krusial

Timnas Indonesia akan menjalani dua laga penting di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan target skuad Garuda saat menghadapi China dan Jepang, yakni minimal meraih tiga poin untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Tim asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan lebih dulu berhadapan dengan China pada 5 Juni 2025. Pertandingan ini kemungkinan besar akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Bermain di kandang sendiri, Timnas Indonesia dijagokan bisa menundukkan China berkat kekuatan pemain yang dimiliki serta dukungan penuh dari suporter setia Garuda.

Namun, tantangan berat menanti Timnas Indonesia saat bertandang ke Jepang pada 10 Juni 2025. Jepang, yang sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, dinilai memiliki kualitas permainan di atas Indonesia, membuat laga ini diprediksi berlangsung sangat ketat.

Oleh karena itu, kemenangan atas China menjadi harga mati bagi skuad Garuda. Dengan tambahan tiga poin, dan berharap hasil menguntungkan dari pertandingan lain, Timnas Indonesia berpeluang finis di posisi ketiga atau keempat Grup C — syarat untuk melangkah ke babak selanjutnya.


"China dan Jepang bukan game yang mudah. Kami harus minimal punya tiga poin supaya ya tentu tergantung dengan hasil tim yang lain untuk kita bisa apakah kita finis di ketiga atau keempat," kata Erick Thohir saat berbicara kepada media.

Meski berat, peluang Timnas Indonesia lolos langsung ke Piala Dunia 2026 masih terbuka. Namun, syaratnya cukup berat: skuad Garuda harus mampu mengalahkan Jepang dan mengandalkan kekalahan tim-tim pesaing di atas klasemen.

"Kita masuk ke kualifikasi round keempat kalau mau langsung (lolos) harus dua-duanya menang. Tapi saya tidak tahu karena melawan Jepang tapi ya tapi siap atau kita menang kan bola itu 50:50," ia menambahkan.

Menyadari pentingnya dukungan, Erick Thohir mengajak seluruh pecinta sepak bola Indonesia untuk terus memberi semangat kepada Timnas. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan agar perjuangan Jay Idzes dan rekan-rekan bisa maksimal.

Dukungan penuh juga datang dari Presiden Prabowo Subianto, yang menunjukkan komitmennya kepada Timnas Indonesia. Erick mengungkapkan bahwa Presiden bahkan menyempatkan diri menemui para pemain secara langsung.

"Kemarin Pak Presiden datang ke hotel yang langganan (timnas). Bapak Presiden datang ketemu semua pemain timnas bilang 'bahwa saya berada di belakang kalian apapun hasilnya karena saya tahu tidak mudah, tapi inilah komitmen kita Sebagai bangsa, kita harus bersatu'," jelas Erick Thohir.

"Beliau sampaikan langsung dan setelah pertandingan beliau doorstop bilang PSSI terima kasih, ayo sekarang kita sama-sama jaga, pemerintah dan suporter untuk kita bisa maksimal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joey Pelupessy: Tak Ada Hal Negatif Sedikit Pun dari Patrick Kluivert

Joey Pelupessy: Tak Ada Hal Negatif Sedikit Pun dari Patrick Kluivert

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 07:14 WIB

Jay Idzes Kirim Kode Keras Gabung Inter Milan

Jay Idzes Kirim Kode Keras Gabung Inter Milan

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 03:13 WIB

Pascal Struijk Tak Ada di Skuat Leeds United, ke Indonesia Urus Naturalisasi?

Pascal Struijk Tak Ada di Skuat Leeds United, ke Indonesia Urus Naturalisasi?

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 02:58 WIB

Terkini

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

×