Pemain Asing PSM Makassar: Sepak Bola Indonesia Hanya Cocok untuk Cari Uang, Bukan Main Serius

Arif Budi

Minggu, 04 Mei 2025 | 13:46 WIB
Pemain Asing PSM Makassar: Sepak Bola Indonesia Hanya Cocok untuk Cari Uang, Bukan Main Serius
Yuran Fernandes mengkritik sepak bola Indonesia usai PSM Makassar alami kekalahan atas PSS Sleman, Sabtu (3/5/2025). Dalam laga tersebut bek 30 tahun ini mencetak gol, tapi wasit tidak mengesahkannya usai meninjau VAR. (Instagram/@yur4nfernandes)

Suara.com - Pemain asing PSM Makassar, Yuran Fernandes menyampaikan protes keras terhadap kompetisi sepak bola Indonesia.

Hal ini dilayangkan setelah kekalahan PSM Makassar melawan PSS Sleman pada Sabtu (3/5/2025) di Stadion Maguwoharjo.

Dalam pertandingan itu, PSS Sleman meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas tim berjuluk Juku Eja.

Tiga gol tim Super Elang Jawa dicatatkan oleh Dominikus Dion, Marcelon Cirino, dan Gustavo Tocantins.

Sedangkan PSM Makassar sejatinya bisa unggul dulu dari Nermin Haljeta, tapi PSSI bisa membalikkan keadaan.

Meski begitu, usai laga berakhir, Yurran Fernandes melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit.

Yuran Fernandes mengkritik sepak bola Indonesia usai PSM Makassar alami kekalahan atas PSS Sleman, Sabtu (3/5/2025). Dalam laga tersebut bek 30 tahun ini mencetak gol, tapi wasit tidak mengesahkannya usai meninjau VAR. (Instagram/@yur4nfernandes)
Yuran Fernandes mengkritik sepak bola Indonesia usai PSM Makassar alami kekalahan atas PSS Sleman, Sabtu (3/5/2025). Dalam laga tersebut bek 30 tahun ini mencetak gol, tapi wasit tidak mengesahkannya usai meninjau VAR. (Instagram/@yur4nfernandes)

Penyebabnya adalah karena golnya dianulir saat wasit meninjau VAR.

Yurran Fernandes mencetak gol dari skema sepak pojok, ia menyambut bola dengan sundulan.

Akan tetapi, gol tersebut tidak disahkan oleh pengadil lapangan karena bek asing PSM Makassar dianggap melakukan pelanggaran lebih dulu karena mendorong pemain PSS Sleman.

baca juga

Nah, via Instagram pribadinya Yuran Fernandes kemudian melayangkan protes keras.

Ia beranggapan bahwa sepak bola Indonesia saat ini hanya lelucon belaka.

"Sepak bola di Indonesia hanya candaan, makanya level dan korupsinya tetap sama," tulis Yuran Fernandes yang juga mengunggah cuplikan golnya yang tak disahkan wasit.

Lebih lanjut, pemain PSM Makassar ini menyebut bahwa sepak bola Indonesia hanyaa cocok untuk mendapatkan uang.

Namun, jika ingin bermain secara serius, ia menegaskan harus segera menjauh.

"Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia," tegas Yuran Fernandes.

"Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," tambahnya.

Adapun Yuran Fernandes sendiri sudah menjalani tiga musim di sepak bola Indonesia.

Yuran Fernandes saat memperkuat PSM Makassar di laga melawan Cong An Ha Noi (CAHN FC) di babak semifinal ASEAN Club Championship (dok. instagram @psm_makassar)
Yuran Fernandes saat memperkuat PSM Makassar di laga melawan Cong An Ha Noi (CAHN FC) di babak semifinal ASEAN Club Championship. Belum lama ini, bek asing tim Juku Eja melayangkan protes keras usai golnya dianulir wasit lawan PSS Sleman. (dok. instagram @psm_makassar)

Bek berusia 30 tahun tersebut didatangkan oleh PSM Makassar dari klub Portugal Torreense.

Pemain asal Tanjung Verde tersebut masih terikat kontrak sampai 2026 mendatang.

Selama berseragam skuad Juku Eja, Yuran Fernandes total sudah bermain dalam 107 pertandingan di semua kompetisi mengoleksi 16 gol dan sumbangan delapan assist.

Sementara itu, hasil kemenangan PSS Sleman membuat Super Elang Jawa menjaga asa untuk selamat dari zona degradasi.

Tambahan tiga poin membuat anak asuh Pieter Huistra naik ke peringkat 17 dengan koleksi 25 poin.

PSS Sleman terpaut lima poin dari Barito Putera yang berada di zona aman degradasi.

Nah, karena BRI Liga 1 masih menyisakan tiga pertandingan lagi, maka kans untuk lolos dari zona degradasi semakin besar.

Skuad PSS Sleman. (pssleman.id)
Skuad PSS Sleman yang kini sedang berusaha untuk lolos dari jurang degradasi BRI Liga 1. Kans tersebut masih terbuka usai mengalahkan PSM Makassar. (pssleman.id)

PSS Sleman juga harus bersaing dengan Semen Padang yang tepat berada di atasnya.

Tim berjuluk Kabau Sirah terpaut tiga poin dari PSS Sleman.

Sedangkan untuk PSM Makassar posisinya sudah aman dari degradasi.

Tim Ayam Jantan dari Timur ini berada di peingkat 9 klasemen BRI Liga 1 dengan torehan 44 poin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senggol PSSI dan PT LIB, Pelatih PSM Makassar Curhat Tak Didukung Kompetisi di ASEAN

Senggol PSSI dan PT LIB, Pelatih PSM Makassar Curhat Tak Didukung Kompetisi di ASEAN

Bola | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:29 WIB

Alex Pastoor Tertegun Lihat Situasi Sepak Bola Indonesia: Pemain Biasa Jadi Bintang

Alex Pastoor Tertegun Lihat Situasi Sepak Bola Indonesia: Pemain Biasa Jadi Bintang

Bola | Kamis, 01 Mei 2025 | 08:20 WIB

ASEAN Club Championship: Dikalahkan CAHN FC, PSM Makassar Gagal ke Final

ASEAN Club Championship: Dikalahkan CAHN FC, PSM Makassar Gagal ke Final

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 21:58 WIB

Jadwal BRI Liga 1: Peluang Persib Bandung Segel Gelar Juara?

Jadwal BRI Liga 1: Peluang Persib Bandung Segel Gelar Juara?

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 19:27 WIB

BRI Liga 1 Memanas! LIB Siaga Penuh Jaga Akhir Musim dari 'Main Mata'

BRI Liga 1 Memanas! LIB Siaga Penuh Jaga Akhir Musim dari 'Main Mata'

Bola | Senin, 28 April 2025 | 20:52 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×