Maarten Paes Soroti Low Block China, Ini Bahayanya untuk Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Minggu, 04 Mei 2025 | 14:13 WIB
Maarten Paes Soroti Low Block China, Ini Bahayanya untuk Timnas Indonesia
Maarten Paes Soroti Low Block China, Ini Bahayanya untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Maarten Paes]

Suara.com - Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan tidak bisa memperkuat skuad Garuda saat menghadapi China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Absen karena akumulasi kartu kuning, penjaga gawang milik FC Dallas itu hanya bisa menyemangati rekan-rekannya dari luar lapangan—namun tak lupa menyisipkan pesan kewaspadaan jelang laga penting ini.

Pertandingan antara Indonesia dan China akan digelar pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Laga ini menjadi yang kesembilan dalam rangkaian Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dan sangat krusial bagi peluang Indonesia untuk melaju ke babak berikutnya.

Meski tak bisa tampil di bawah mistar, Paes tetap menunjukkan peran kepemimpinannya. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube The Haye Way pada Minggu (4/5/2025), kiper berusia 26 tahun ini memberikan pandangan tajam mengenai kekuatan calon lawan.

Salah satu yang disoroti Maarten Paes adalah aspek bertahan Timnas China. Tim Naga dianggap punya strategi mematikan lewat garis pertahanan rendah (low block) yang dikombinasikan serangan balik cepat.

Timnas Indonesia sudah merasakan taktik jitu China itu ketika Garuda yang tampil begitu dominan justru pulang dengan kekalahan 1-2 dari kandang lawan pada Oktober tahun lalu.

“China adalah tim yang sangat sulit untuk dihadapi. Mereka punya struktur pertahanan yang sangat rapi dan solid. Saat mereka berada dalam posisi blok rendah, sangat sulit bagi lawan untuk menembusnya,” ujar Paes.

Ia juga menyoroti aspek bola mati dan transisi cepat yang dimiliki tim berjuluk Naga Asia tersebut.

baca juga

“Mereka berbahaya dalam situasi bola mati dan transisi. Itu salah satu alasan kenapa kami kalah saat pertemuan pertama di kandang mereka,” ungkapnya, merujuk pada kekalahan 1-2 Timnas Indonesia dari China sebelumnya.

Kiprah Maarten Paes bukan hanya membawa stabilitas di sektor pertahanan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan klub yang berbasis di Texas tersebut. (IG Maarten Paes)
Kiprah Maarten Paes bukan hanya membawa stabilitas di sektor pertahanan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan klub yang berbasis di Texas tersebut. (IG Maarten Paes)

Kini, Timnas Indonesia tengah menempati posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin dari delapan laga—hasil dua kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan.

Meskipun unggul tiga poin atas China yang ada di dasar klasemen, Maarten Paes menekankan pentingnya kewaspadaan dan tidak meremehkan siapa pun.

“Kami tidak boleh menganggap remeh mereka. Fokus penuh dan hasil positif sangat penting agar kita bisa terus melaju,” tambahnya Maarten Paes dengan nada serius.

Laga kontra China menjadi salah satu dari dua pertandingan penentu yang akan dihadapi Indonesia.

Setelah itu, skuad asuhan Shin Tae-yong dijadwalkan bertandang ke Jepang untuk menghadapi tuan rumah di Stadion Suita, Osaka, pada 10 Juni 2025.

Dua laga ini berpotensi menentukan apakah Garuda mampu menembus babak keempat kualifikasi atau tidak.

Kemenangan atas China akan sangat berarti bagi Indonesia, apalagi mereka baru saja mencatatkan kemenangan penting 1-0 atas Bahrain di SUGBK pada 25 Maret 2025.

Gol semata wayang dicetak oleh Ole Romeny di menit ke-24, yang memastikan tiga poin vital bagi pasukan Merah Putih.

Dengan hasil itu, Indonesia unggul tiga angka dari Bahrain dan memiliki selisih gol lebih baik (-6 berbanding -8), menjaga asa untuk tetap bersaing di jalur kualifikasi.

Sementara di puncak klasemen, Jepang masih kokoh dengan 20 poin, diikuti Australia (13 poin), dan Arab Saudi (10 poin).

Dengan dua pertandingan tersisa, Timnas Indonesia dituntut tampil maksimal. Tidak hanya demi tiket ke babak keempat, tetapi juga untuk membuktikan bahwa kebangkitan sepak bola Tanah Air bukan sekadar wacana.

Dukungan suporter di SUGBK akan menjadi senjata tambahan yang tak ternilai harganya.

Laga melawan China menjadi momen pembuktian bahwa semangat Garuda takkan pudar meski kehilangan salah satu pilar utamanya di bawah mistar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pemain Timnas Indonesia Ucapkan Selamat ke Marselino Ferdinan

Daftar Pemain Timnas Indonesia Ucapkan Selamat ke Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 04 Mei 2025 | 09:48 WIB

Selamat Tinggal Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, Bos Oxford Kasih Isyarat

Selamat Tinggal Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, Bos Oxford Kasih Isyarat

Bola | Minggu, 04 Mei 2025 | 08:51 WIB

Mau Lawan China, Harga Pasaran Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan Melejit!

Mau Lawan China, Harga Pasaran Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan Melejit!

Bola | Minggu, 04 Mei 2025 | 08:03 WIB

Terkini

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Perdjalanan Menoedjoe Djawa: Melihat Jawa 1920-an dari Kacamata Tokugawa

Perdjalanan Menoedjoe Djawa: Melihat Jawa 1920-an dari Kacamata Tokugawa

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Ribuan Buruh Demo di DPR, Dasco Pastikan Pimpinan Siap Terima Perwakilan

Ribuan Buruh Demo di DPR, Dasco Pastikan Pimpinan Siap Terima Perwakilan

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:59 WIB

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:53 WIB

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:51 WIB

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 12:49 WIB

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

×