Rendahkan Liga Indonesia, Segini Kekayaan yang Didapatkan Yuran Fernandes Hasil Main di PSM Makassar

Irwan Febri

Senin, 05 Mei 2025 | 15:27 WIB
Rendahkan Liga Indonesia, Segini Kekayaan yang Didapatkan Yuran Fernandes Hasil Main di PSM Makassar
Pesepak PSM Makassar Yuran Fernandes melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/2/2025). Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/foc.

Suara.com - Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, melayangkan ejekannya untuk kompetisi sepak bola di Indonesia karena erat kaitannya dengan praktik korupsi yang melibatkan perangkat pertandingan.

Hal itu disampaikan Yuran Fernandes melalui media sosialnya, @yu4anfernandes, seusai pertandingan antara PSS Sleman menghadapi PSM Makassar. Dia meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja wasit.

Dalam unggahannya itu, Yuran mengejek level korupsi sepak bola Indonesia yang tak pernah hilang. Dia berpesan bagi pemain asing yang serius untuk bermain sepak bola untuk tidak datang ke Indonesia.

Namun, menurut pemain berusia 30 tahun tersebut, jika mereka hanya sekedar bermain sepak bola dan mencari uang yang banyak di kompetisi profesional, tentu sepak bola di Indonesia adalah tujuan yang baik. 

Yuran Fernandes mengkritik sepak bola Indonesia usai PSM Makassar alami kekalahan atas PSS Sleman, Sabtu (3/5/2025). Dalam laga tersebut bek 30 tahun ini mencetak gol, tapi wasit tidak mengesahkannya usai meninjau VAR. (Instagram/@yur4nfernandes)
Yuran Fernandes mengkritik sepak bola Indonesia usai PSM Makassar alami kekalahan atas PSS Sleman, Sabtu (3/5/2025). Dalam laga tersebut bek 30 tahun ini mencetak gol, tapi wasit tidak mengesahkannya usai meninjau VAR. (Instagram/@yur4nfernandes)

"Sepak bola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama. Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Tapi jika Anda ingin bermain sepak bola serius, lebih baik menjauh dari Indonesia,” tulis Yuran.

Seusai pertandingan, Yuran juga sempat meluapkan komentar kritisnya terhadap wasit Nendi Rohaendi. Menurut Yuran, Nendi Rohaendi tak layak memimpin Liga 1 karena tak bersikap adil dan menguntungkan PSS Sleman.

“Semua orang bisa lihat apa yang terjadi. Wasit datang ke sini seolah untuk membantu Sleman. Wasit ini tidak layak di Liga 1. Saya harap dia keluar saja hingga Liga 4," ujar Yuran Fernandes seusai laga.

Lantas, sebetulnya berapa uang yang telah didapatkan Yuran Fernandes dari PSM Makassar selama berkarier di Indonesia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.

Menghitung Kekayaan Yuran Fernandes

baca juga
Yuran Fernandes merupakan bek milik PSM Makassar yang berasal dari Tanjung Verde. Ia lahir di Sal-Rei pada 19 Oktober 1994 atau saat ini berusia 30 tahun. (IG Yuran Fernandes
Yuran Fernandes merupakan bek milik PSM Makassar yang berasal dari Tanjung Verde. Ia lahir di Sal-Rei pada 19 Oktober 1994 atau saat ini berusia 30 tahun. (IG Yuran Fernandes

Sejauh ini, salah satu ukuran yang bisa digunakan untuk memperhitungkan gaji yang bisa diterima oleh Yuran Fernandes hanyalah mengacu pada market value sang pemain yang tersedia di situs-situs tertentu.

Merujuk pada data yang disajikan situs Transfermarkt, nilai pasar atau market value pemain asal Tanjung Verde itu memang mengalami lonjakan yang signifikan sejak berkarier bersama PSM Makassar di Liga 1.

Saat pertama kali datang, Yuran tercatat memiliki nilai pasar yang rendah, yakni Rp3,04 miliar saja. Pada musim berikutnya, nilai pasar pemain berusia 30 tahun itu melonjak dua kali lipat dari sebelumnya.

Sebab, Yuran sempat dihargai sebesar Rp6,08 miliar pada medio Agustus 2023. Sejak saat itu, secara rutin nilai pasar pemain berpostur 198 cm ini selalu naik hingga menyentuh Rp6,95 miliar pada Desember 2024.

Jika menghitung durasi selama tiga musim dia memperkuat Juku Eja, maka total pemasukan yang diprediksi didapatkan Yuran Fernandes selama berkarier di Indonesia bisa mencapai Rp16 miliar.

Angka ini memang terhitung fantastis bagi seorang pemain asing. Akan tetapi, angka tersebut masih didasarkan pada prediksi yang bersumber dari nilai pasarnya, jadi belum tentu sama dengan aslinya.

Pernyataan Yuran Fernandes tentu menuai pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.

Di satu sisi, kritiknya dianggap sebagai tamparan keras bagi penyelenggaraan Liga 1 yang dinilai masih menyisakan banyak persoalan, terutama dalam hal integritas wasit.

Namun di sisi lain, banyak pula yang menilai cara Yuran menyampaikan kritik terlalu emosional dan merendahkan kompetisi.

Terlepas dari itu, ucapannya bisa menjadi cerminan bahwa pembenahan sistem dan peningkatan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Yuran Fernandes? Pemain PSM Makassar yang Rendahkan Liga Indonesia

Siapa Yuran Fernandes? Pemain PSM Makassar yang Rendahkan Liga Indonesia

Bola | Senin, 05 Mei 2025 | 10:11 WIB

PSS Sleman Hajar PSM Makassar, Peluang Bertahan di Liga 1 Makin Terbuka?

PSS Sleman Hajar PSM Makassar, Peluang Bertahan di Liga 1 Makin Terbuka?

Your Say | Minggu, 04 Mei 2025 | 18:13 WIB

Kapten PSM Makassar Murka: Sebut Sepak Bola Indonesia Penuh Korupsi

Kapten PSM Makassar Murka: Sebut Sepak Bola Indonesia Penuh Korupsi

News | Minggu, 04 Mei 2025 | 17:33 WIB

Yuran Fernandes Olok-olok Sepak Bola Indonesia: Level dan Korupsinya Sama!

Yuran Fernandes Olok-olok Sepak Bola Indonesia: Level dan Korupsinya Sama!

Bola | Minggu, 04 Mei 2025 | 15:32 WIB

Pemain Asing PSM Makassar: Sepak Bola Indonesia Hanya Cocok untuk Cari Uang, Bukan Main Serius

Pemain Asing PSM Makassar: Sepak Bola Indonesia Hanya Cocok untuk Cari Uang, Bukan Main Serius

Bola | Minggu, 04 Mei 2025 | 13:46 WIB

Senggol PSSI dan PT LIB, Pelatih PSM Makassar Curhat Tak Didukung Kompetisi di ASEAN

Senggol PSSI dan PT LIB, Pelatih PSM Makassar Curhat Tak Didukung Kompetisi di ASEAN

Bola | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×