Maarten Paes: Tidak Pernah Menyesal Bela Timnas Indonesia

Arif Budi

Sabtu, 10 Mei 2025 | 21:23 WIB
Maarten Paes: Tidak Pernah Menyesal Bela Timnas Indonesia
Maarten Paes mengatakan bahwa dirinya tidak menyesali keputusan untuk membela timnas Indonesia. Sebab, hal itu karena sebuah penghormatan terhadap neneknya tercinta. Hubungan kiper FC Dallas tersebut dengan sang nenek sangat istimewa. (Instagram/@maartenpaes)

Suara.com - Maarten Paes menegaskan bahwa dirinya tidak pennah menyesali keputusannya untuk bermain di timnas Indonesia.

Sejatinya Maarten Paes tidak memiliki darah Indonesia, tapi ia bisa membela skuad Garuda karena neneknya yang blijvers.

Blijvers merupakan sebutan untuk pendatang dari Eropa yang menetapkan diri dan beradaptasi di Hindia Belanda.

Adapun Hindia Belanda kini telah berubah dan berkembang menjadi Indonesia.

Untuk kasus Maarten Paes, sang nenek memutuskan untuk menetapkan diri di Hindia Belanda.

Performa kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjadi sorotan tajam setelah FC Dallas mengalami kekalahan telak di lanjutan kompetisi Major League Soccer (MLS) 2025.  (IG Maarten Paes)
Maarten Paes mengatakan bahwa dirinya tidak menyesali keputusan untuk membela timnas Indonesia. Sebab, hal itu karena sebuah penghormatan terhadap neneknya tercinta. Hubungan kiper FC Dallas tersebut dengan sang nenek sangat istimewa. (IG Maarten Paes)

Berkat sang nenek yang lahir di Kediri, Jawa Timur, Paes berhak membela timnas Indonesia.

"Tahun lalu, mereka (PSSI)menghubungi saya, dan itu datang di waktu yang tepat," ucap Maarten Paes dikutip dari Instagram MLS.

"Menurut saya yang benar-benar membantu saya adalah insiperasi dari nenek, beliau sudah meninggal," tambahnya.

Maka dari itu, pilihan untuk bermain di skuad Garuda adalah penghormatan bagi neneknya.

baca juga

Alhasil Maarten Paes pun tidak akan menyesali keputusannya memperkuat timnas Indonesia.

"Memberikan penghormatan kecil kepadanya (nenek) adalah hal yang kecil, sebuah kehormatan baginya," kata Maarten Paes.

"Saya tidak pernah menyesali keputusan itu, saya sangat menyukai sejauh ini. Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan," tegasnya.

Maarten Paes pun mengungkapkan hubungan dekatnya dengan sang nenek, sehingga akhirnya mantap berseragam Merah Putih.

"Nenek saya adalah ibu baptis saya, jadi kami sering menjadi staf ketika saya masih kecil. Kami memasak makanan Indonesia bersama-sama," ujar kiper FC Dallas ini.

"Dan beliau menjadi guru sejarah saya di sekolah menengah. Selama pelajaran dari beliau, beliau bercerita tentang sejarahnya, kenangan indahnya di sana (Indonesia)."

PSSI mengajukan banding ke AFC terkait kartu kuning yang diterima Maarten Paes di laga kontra Bahrain. Hukuman akumulasi kartu kuning yang membuat Paes absen lawan China pada Juni 2025 diharapkan bisa dicabut. [Dok. IG Maarten Paes]
Maarten Paes mengatakan bahwa dirinya tidak menyesali keputusan untuk membela timnas Indonesia. Sebab, hal itu karena sebuah penghormatan terhadap neneknya tercinta. Hubungan kiper FC Dallas tersebut dengan sang nenek sangat istimewa.[Dok. IG Maarten Paes]

"Tetapi juga tentang perang dunia kedua, saat beliau berada di kamp bersama Jepang. Kisah-kisah ini tidak pernah dibagikannya kepada siapa pun. Dan ikatan kami menjadi semakin kuat," sambungnya lagi.

Sejak menjadi WNI, Maarten Paes memberikan kemampuan terbaiknya menjaga gawang skuad Garuda.

Total sejauh ini, kiper 26 tahun tersebut sudah mengoleksi delapan caps bersama tim Merah Putih.

Dari delapan pertandingan yang sudah dilakoni, eks kiper FC Utrecht ini baru kebobolan 14 gol.

Akan tetapi, di laga melawan China Maarten Paes terpaksa absen menjaga gawang timnas Indonesia.

Penyebabnya adalah ia mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning.

Meski demikian, Patrick Kluivert tidak perlu pusing mencari pengganti Maarten Paes.

Pasalnya kini timnas Indonesia juga punya kiper naturalisasi yang kualitasnya mumpuni yakni dalam diri Emil Audero.

Kiper kelahiran Mataram tersebut kini sudah menjadi WNI dan siap tampil membuktikan diri.

Emil Audero tentu bukan penjaga gawang ecek-ecek karena pengalamannya di Eropa, khususnya Italia sudah banyak.

Penjaga gawang 28 tahun tersebut pernah bermain di Juventus dan menjadi rekan Gianluigi Buffon.

Ia juga merasakan Scudetto Serie A Italia bersama Inter Milan.

Emil Audero juga pernah menyandang status kiper utama Sampdoria dan kini direkrut Como 1907.

Namun, Emil Audero sedang menjalani masa peminjaman bersama Palermo dan berjuang untuk promosi ke kasta tertinggi kompetisi Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Incaran Manchester City Kirim Ucapan Spesial ke Ibu Eliano Reijnders

Pemain Incaran Manchester City Kirim Ucapan Spesial ke Ibu Eliano Reijnders

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 20:28 WIB

3 Pemain Abroad Sudah Tiba di Bali Jelang TC Timnas Indonesia

3 Pemain Abroad Sudah Tiba di Bali Jelang TC Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 19:47 WIB

Irak Tunjuk Pelatih Baru yang Pernah Jadi Korban Timnas Indonesia

Irak Tunjuk Pelatih Baru yang Pernah Jadi Korban Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 18:44 WIB

Media China Yakin Timnas Indonesia Naturalisasi Pemain Berbandrol Rp596 M

Media China Yakin Timnas Indonesia Naturalisasi Pemain Berbandrol Rp596 M

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:40 WIB

Profil Lengkap Wang Yudong, 'Lamine Yamal dari China' yang Siap Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Profil Lengkap Wang Yudong, 'Lamine Yamal dari China' yang Siap Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 18:34 WIB

Terkini

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam

Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?

Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Nyamar Mirip Truk DLH, Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing Kena Sanksi Rp10 Juta

Nyamar Mirip Truk DLH, Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing Kena Sanksi Rp10 Juta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah

Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Profil Jessica Mila Disorot Usai Pulau Padar Viral, Begini Perjalanan Karier Sang Aktris

Profil Jessica Mila Disorot Usai Pulau Padar Viral, Begini Perjalanan Karier Sang Aktris

Entertainment | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Ojol Bakal Diposisikan sebagai UMKM, Ini Keuntungan yang Disiapkan Pemerintah

Ojol Bakal Diposisikan sebagai UMKM, Ini Keuntungan yang Disiapkan Pemerintah

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU

Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:01 WIB

×