Suara.com - Pelatih China Branko Ivankovic mengakui Timnas Indonesia adalah tim yang kuat setelah dihuni pemain-pemain naturalisasi. Pujian ini dilemparkan saat pemain Timnas China menangis kalah.
Dengan kekuatan yang ada saat ini, juru formasi asal Kroasia tersebut memprediksi skuad Garuda memiliki masa depan cerah.
Seperti diketahui, China harus menderita kekalahan 0-1 melawan Timnas Indonesia dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Duel kedua kesebelasan ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025 malam WIB.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dibuat Ole Romeny pada menit ke-44 melalui sepakan penalti.
Melihat hasil tersebut, Branko Ivankovic memuji kekuatan Timnas Indonesia yang sudah jauh berkembang dari saat pertemuan pertama di China, di mana Jay Idzes dan kawan-kawan kalah 1-2.
Menurutnya, Timnas Indonesia saat ini menjadi kuat sejak banyak hadir pemain-pemain keturunan dan memiliki masa depan yang cerah.
"Dibandingkan di pertandingan pertama, kami tahu mereka banyak pemain baru di laga ini, kami juga lihat ada pemain mereka masih muda, misalnya kaptennya baru 24 tahun," kata Branko Ivankovic dalam konferensi pers setelah pertandingan.
![Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert perlahan meninggalkan warisan Shin Tae-yong (STY) dengan mempercayai banyak pemain lokal untuk tampil sebagai starter di laga penting. [Dok. Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/06/64316-timnas-indonesia-egy-maulana-vikri.jpg)
"Jadi saya rasa sepak bola Indonesia punya masa depan cerah," sambung juru formasi asal Kroasia tersebut.
Tidak sampai di situ, Branko Ivankovic memprediksi Timnas Indonesia mampu bersaing di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meski tidak mudah, ia percaya Timnas Indonesia bisa mengatasinya termasuk di laga terdekat melawan Jepang pada 10 Juni nanti.
Jepang yang sudah mengunci tiket ke Piala Dunia 2026 diyakini bakal menurunkan skuad pelapias, tapi masih belum mudah untuk Timnas Indonesia memenangi kaga.
"Saya rasa di kualifikasi berikutnya lawan akan lebih sulit, tapi menurut saya Indonesia juga tim kuat," katanya menambahkan.
"Jadi saya berharap Indonesia sukses, semoga mereka bisa meraih hasil yang diharapkan," jelas Ivankovic.
Lebih jauh, Branko Ivankovic memberikan selamat kepada Timnas Indonesia setelah mengalahkan timnya tadi malam.
"Kami sudah tahu indonesia kuat, situasi mereka sangat bagus, semoga mereka meraih hasil yang mereka harapkan."
"saya juga sudah tahu bahwa ini akan berat, apalagi menimbang cuacanya, tetapi pemain sudah berusaha sampai menit-menit akhir," katanya.
Branko juga menyebut pemain China yang bermain sekarang bisa menjadi masa depan sepak bola mereka.
"Pada akhirnya kami tahu bahwa ini adalah pertandingan yang sulit, apalagi kami tampil dengan pemain muda," ia menjelaskan.
"Jadi untuk para pemain yang tampil saat ini, terutama pemain muda yang ikut tampil, semoga mereka bisa menjadi masa depan buat China," tegasnya.
Kekalahan ini membuat China harus mengubur mimpi mereka berlaga di Piala Dunia 2026 karena sudah dipastikan tersingkir.
Sementara untuk Timnas Indonesia masih punya asa karena akan berjuang kembali di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemenangan atas China menjadi catatan positif dalam sejarah pertemuan kedua tim. Secara historis, Timnas Indonesia kerap kesulitan menghadapi China, baik dalam pertandingan persahabatan maupun kompetisi resmi.
Namun, dalam laga kali ini, Skuad Garuda tampil dengan mental yang lebih siap dan strategi yang matang, yang terbukti mampu menahan dominasi lawan.
Selain faktor teknis, peningkatan performa Timnas Indonesia dalam beberapa laga terakhir tidak lepas dari peran pelatih serta sistem pembinaan pemain yang semakin terstruktur.
Sejak era Shin Tae-yong, perkembangan tim nasional secara bertahap terlihat signifikan, baik dari segi taktik, kedisiplinan, hingga mental bertanding.
Saat ini, fokus publik mulai mengarah ke pertandingan berikutnya, di mana Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang pada 10 Juni mendatang.
Hasil ini membuat Indonesia meraih kemenangan ketiga dan mengumpulkan total 12 poin, cukup untuk mengunci satu tiket ke fase berikutnya.
Ini menjadi pencapaian historis karena untuk pertama kalinya Tim Garuda berhasil menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia dalam sejarah sepak bola nasional.
