Statistik Timnas Indonesia Makin Hancur! Perbandingan Dibantai Jepang Era Kluivert dan STY

Arief Apriadi

Rabu, 11 Juni 2025 | 13:51 WIB
Statistik Timnas Indonesia Makin Hancur! Perbandingan Dibantai Jepang Era Kluivert dan STY
Statistik Timnas Indonesia Makin Hancur! Perbandingan Dibantai Jepang Era Kluivert dan STY. [Istimewa]

Suara.com - Timnas Indonesia babak belur dan hancur lebur seolah dihantam tsunami besar saat berlaga di kandang Jepang.

Hasil memalukan yang diterima Patrick Kluivert bahkan bisa dibilang lebih buruk dibanding pencapaian Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong ketika menghadapi tim yang sama.

Datang ke Suita City Football Stadium pada Selasa (10/6/2025) dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menaklukkan China, skuad Garuda justru tak berdaya di hadapan pasukan Samurai Biru.

Jepang tak memberi ampun dan melibas Indonesia dengan skor mencolok 6-0.

Kekalahan telak ini mempertegas jurang kualitas yang masih terbentang lebar antara kedua negara, meskipun hasil tersebut tak mengubah nasib Indonesia yang sudah dipastikan melaju ke ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Namun, kekalahan ini tetap menyisakan catatan statistik kelam bagi Timnas Indonesia, yang kini diasuh oleh pelatih anyar, Patrick Kluivert.

Jika merujuk pada pertemuan sebelumnya di Stadion Gelora Bung Karno pada November tahun lalu, Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong mampu memberikan perlawanan berarti meskipun juga harus menelan kekalahan 0-4.

Saat itu, Jepang menurunkan banyak pemain inti mereka seperti Takehiro Tomiyasu, Kaoru Mitoma, dan Wataru Endo, tetapi Indonesia tetap bisa membalas lewat permainan intens di awal laga.

Timnas Indonesia bahkan mencatatkan penguasaan bola sebesar 34% dan menciptakan delapan tembakan, tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang Jepang. Dua tembakan termasuk dalam kategori peluang emas.

baca juga

Kehilangan konsentrasi pada menit ke-35 akibat gol bunuh diri Justin Hubner memang memukul semangat tim, namun permainan saat itu dinilai cukup progresif.

Sebaliknya, pada laga terbaru di Suita, skuad Garuda benar-benar lumpuh.

Di bawah komando Patrick Kluivert, Timnas Indonesia seperti kehilangan arah dan tak sanggup mengimbangi agresivitas Jepang.

Ole Romeny saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga (the-afc.com)
Ole Romeny saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga (the-afc.com)

Ironisnya, kali ini Jepang menurunkan mayoritas pemain pelapis, dengan hanya Wataru Endo, Takefusa Kubo, dan Daichi Kamada sebagai andalan yang bermain di Eropa. Namun Indonesia justru tampil lebih buruk.

Selama 90 menit, Jepang sepenuhnya menguasai permainan. Mereka melepaskan 21 tembakan — 11 di antaranya tepat sasaran.

FIFA mencatat Jepang menguasai bola hingga 71%, sedangkan Indonesia hanya 29%.

Statistik makin miris saat diketahui Timnas Indonesia sama sekali tidak mampu menciptakan tembakan, baik ke arah gawang maupun tidak.

Ini menjadi alarm keras, mengingat bahkan satu peluang pun tak bisa diciptakan.

Dari sisi operan, Jepang unggul telak dengan 634 umpan, jauh meninggalkan Indonesia yang hanya mampu mencatat 226 operan sepanjang laga.

Dari situasi bola mati, Jepang juga dominan lewat delapan tendangan sudut. Sementara Indonesia kembali nihil.

Hasil ini menjadi kekalahan terbesar Timnas Indonesia dalam fase grup, dan sangat mencolok karena dibarengi statistik yang sangat timpang.

Tentu faktor bermain tandang dan atmosfer stadion bisa menjadi variabel yang memengaruhi performa.

Namun, perbedaan cara bermain serta respons taktis yang ditunjukkan antara era STY dan Kluivert sangat jelas terlihat.

Di tangan Shin Tae-yong, Timnas masih bisa menekan dan menciptakan ancaman.

Sementara di era Kluivert, skuad Merah Putih tampak kaku dan seperti kehilangan semangat bertarung.

Situasi ini semakin memperkuat urgensi bagi Patrick Kluivert dan staf pelatih untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Apalagi, di ronde keempat nanti, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan tim-tim yang lebih tangguh dan konsisten, di mana kesalahan sekecil apa pun bisa dibayar mahal.

Dengan sisa waktu yang ada, Kluivert dituntut segera menemukan formula yang tepat agar Indonesia tidak kembali menjadi bulan-bulanan di babak berikutnya.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Timnas Indonesia di Pot 3, Daftar Calon Lawan Kuat di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Resmi Timnas Indonesia di Pot 3, Daftar Calon Lawan Kuat di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 11:50 WIB

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia ketika Mees Hilgers Bermain, Lebih Sering Kalah

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia ketika Mees Hilgers Bermain, Lebih Sering Kalah

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:14 WIB

Statistik Mees Hilgers saat Timnas Indonesia Tumbang 0-6 dari Jepang

Statistik Mees Hilgers saat Timnas Indonesia Tumbang 0-6 dari Jepang

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 11:40 WIB

12.000 Km dari Kampung Halaman, Ole Romeny Hidup di Dua Dunia

12.000 Km dari Kampung Halaman, Ole Romeny Hidup di Dua Dunia

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:11 WIB

Daftar 6 Tim yang Lolos ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Dikepung Liga Arab

Daftar 6 Tim yang Lolos ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Dikepung Liga Arab

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 09:50 WIB

Perbandingan Jumlah Pemain Abroad Jepang dengan Timnas Indonesia, Skuad Garuda Kalah Tipis

Perbandingan Jumlah Pemain Abroad Jepang dengan Timnas Indonesia, Skuad Garuda Kalah Tipis

Bola | Rabu, 11 Juni 2025 | 11:32 WIB

Terkini

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:53 WIB

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:50 WIB

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:46 WIB

Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?

Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:45 WIB

×