Here We Go! PSSI Proses 3 Pemain Keturunan: 2 Bek, 1 Striker!

Arief Apriadi

Sabtu, 21 Juni 2025 | 08:26 WIB
Here We Go! PSSI Proses 3 Pemain Keturunan: 2 Bek, 1 Striker!
Pauline van de Pol menjadi salah satu dari tiga pemain keturunan yang tengah diproses naturalisasi oleh PSSI demi segera membela Timnas Putri Indonesia. [Dok. [email protected]]

Suara.com - PSSI dikabarkan tengah memproses tiga pemain keturunan lagi untuk Timnas Indonesia.

Namun kali ini bukan diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia putra, melainkan tiga pemain keturunan ini untuk Timnas Putri Indonesia.

Ini menambah banyak daftar pemain naturalisasi di Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir saja.

Pauline van de Pol menjadi salah satu dari tiga pemain keturunan yang tengah diproses naturalisasi oleh PSSI demi segera membela Timnas Putri Indonesia. [Dok. IG/@pauline.vdp]
Pauline van de Pol menjadi salah satu dari tiga pemain keturunan yang tengah diproses naturalisasi oleh PSSI demi segera membela Timnas Putri Indonesia. [Dok. IG/@pauline.vdp]

Pada Mei 2025 kemarin, ada empat pemain naturalisasi yang resmi menjadi WNI dan siap membela Timnas Putri Indonesia.

Mereka adalah Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warpas, dan Emily Julia Frederica Nahon.

Terbaru ada kabar jika PSSI akan memproses lagi tiga pemain keturunan untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Ketiganya merupakan pemain yang mentas di Eredivisie Vrouwen atau Liga Utama Belanda Putri.

Mereka adalah Isabelle Nottet dan Pauline van de Pol dari SCTelstar, serta Isabel Kopp dari Fortuna Sittard—semua sudah dipanggil untuk menghadiri pemusatan latihan (TC) sebelum Kualifikasi Piala Asia Putri 2026.

Meski belum resmi menjadi WNI, Coach Mochamad Herry “Mochi” Kurniawan ingin mereka hadir agar bisa membangun chemistry bersama para pemain lainnya.

baca juga

Menurut Exco PSSI Vivin Cahyani, proses naturalisasi sedang berlangsung, dan panggilan TC di Jakarta adalah langkah awal pengintegrasian.

Meski nama mereka belum muncul di daftar resmi WNI, kehadiran ini telah memberi warna baru bagi skuad Garuda Pertiwi.

Khususnya karena keahlian mereka diperoleh di level tertinggi sepak bola putri Belanda.

Isabelle Nottet adalah winger berusia 22 tahun yang bisa bermain di kedua sisi sayap. Musim 2024/25, ia tampil dalam 18 pertandingan Eredivisie Vrouwen bersama SC Telstar, mencetak 1 gol dan menyumbang 1 assist.

Meskipun SC Telstar bukan tim papan atas, Isabelle memiliki kontribusi penting sebagai pelari cepat yang mampu menusuk dari sisi sayap. Ia juga beberapa kali dipercaya sebagai starter dalam laga-laga besar.

Isabelle Nottet menjadi salah satu dari tiga pemain keturunan yang tengah diproses naturalisasi oleh PSSI demi segera membela Timnas Putri Indonesia. [Dok. IG/@isabellenottet]
Isabelle Nottet menjadi salah satu dari tiga pemain keturunan yang tengah diproses naturalisasi oleh PSSI demi segera membela Timnas Putri Indonesia. [Dok. IG/@isabellenottet]

Kemampuannya dalam membuka ruang dan membawa bola melewati lawan bisa menjadi senjata tambahan bagi Timnas Indonesia Putri yang selama ini kekurangan pemain sayap eksplosif.

Pauline van de Pol juga berusia 22 tahun dan berposisi sebagai right back. Ia bermain dalam 11 laga di Eredivisie musim lalu, 9 di antaranya sebagai starter.

Pauline dikenal sebagai bek kanan modern yang mampu menyerang dan bertahan sama baiknya. Ia mencatat rata-rata 2 intersep dan 1 tekel sukses per laga. Secara permainan, ia cocok dalam sistem yang mengandalkan transisi cepat dari sisi lapangan.

Kehadirannya bisa menjadi solusi untuk lini belakang Timnas Indonesia Putri yang kerap kewalahan menghadapi tim dengan kecepatan tinggi di sektor sayap.

Isabel Kopp adalah bek kiri berusia 23 tahun yang tampil konsisten bersama Fortuna Sittard. Musim lalu, ia bermain dalam 22 laga dan mencatat lebih dari 1.600 menit bermain, menjadikannya salah satu pemain inti timnya.

Kopp dikenal tenang dalam bertahan dan efisien dalam melepas umpan. Ia juga memiliki rasio pelanggaran yang rendah dan belum menerima kartu kuning sepanjang musim, sebuah indikator dari disiplin bermainnya.

Kehadiran Isabel akan memperkuat sektor kiri pertahanan yang selama ini menjadi titik lemah Garuda Pertiwi di beberapa turnamen sebelumnya.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Belanda Sebut Mees Hilgers Tak Capai Potensi Terbaik di FC Twente

Media Belanda Sebut Mees Hilgers Tak Capai Potensi Terbaik di FC Twente

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 08:11 WIB

Pemain Keturunan Lombok Rp55,6 Miliar Berpotensi Dilatih Legenda AC Milan

Pemain Keturunan Lombok Rp55,6 Miliar Berpotensi Dilatih Legenda AC Milan

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 07:52 WIB

Gelandang Keturunan Kanada-NTT Rp 3,04 Miliar Bikin Tenang Gerald Vanenburg

Gelandang Keturunan Kanada-NTT Rp 3,04 Miliar Bikin Tenang Gerald Vanenburg

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 08:05 WIB

Terkini

John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:48 WIB

Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:31 WIB

Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026

Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:18 WIB

Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:16 WIB

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka

Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:38 WIB

Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya

Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:28 WIB

Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026

Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:20 WIB

4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo

4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:12 WIB