Kekuatan Timnas Indonesia 'Dilucuti' AFC, Rekor Garuda Jadi Tak Berarti di Ronde 4

Arief Apriadi

Selasa, 24 Juni 2025 | 18:40 WIB
Kekuatan Timnas Indonesia 'Dilucuti' AFC, Rekor Garuda Jadi Tak Berarti di Ronde 4
Timnas Indonesia dinobatkan sebagai tim dengan kehadiran penonton kandang terbanyak sepanjang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. [Dok PSSI]

Suara.com - Kiprah gemilang Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tampaknya tidak cukup kuat untuk meyakinkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan keistimewaan pada ronde keempat.

Meski mencetak sejarah dan memecahkan rekor dukungan penonton terbanyak, Indonesia harus menerima kenyataan bahwa AFC menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat.

Padahal, tim asuhan Patrick Kluivert berhasil menunjukkan performa impresif dengan lolos ke ronde keempat untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Bahkan, semangat luar biasa dari suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) telah menciptakan atmosfer yang menggetarkan, menjadi ‘senjata’ tersendiri dalam setiap laga kandang Tim Garuda.

Menyitat Garuda Stats, total 325.593 penonton memadati GBK selama putaran ketiga berlangsung, menjadikan Indonesia sebagai tim dengan dukungan langsung tertinggi di stadion.

Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)

Jumlah tersebut bahkan melampaui Irak yang berada di posisi kedua dengan 275.316 penonton di Stadion Internasional Basra.

Negara kuat lain seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi tidak mampu menyaingi angka fantastis ini.

Namun, keunggulan luar biasa itu kini terasa tidak berarti. Pada Jumat (13/6/2025), AFC secara resmi menetapkan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Indonesia yang mengajukan diri sebagai salah satu kandidat, harus menelan pil pahit lantaran tidak dipilih.

baca juga

Dalam pernyataan resminya, AFC menyebutkan, "AFC mengonfirmasi bahwa Asosiasi Sepak Bola Qatar dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi menjadi tuan rumah AFC Asian Qualifiers - Road to 26 Playoffs."

Pengumuman ini juga seakan tak mengindahkan protes dari Irak dan Uni Emirat Arab yang sebelumnya meminta agar proses pemilihan tuan rumah dilakukan secara lebih transparan.

Ronde keempat akan melibatkan enam tim yang terdiri dari peringkat ketiga dan keempat di putaran sebelumnya: Indonesia, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan satu tim tambahan dari klasemen akhir.

Mereka akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing diisi tiga tim, dan akan bertanding dalam format sentralisasi mulai 8 hingga 14 Oktober 2025.

Menurut regulasi AFC, hanya juara grup yang akan otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.

Sedangkan runner-up dari masing-masing grup akan melaju ke ronde kelima untuk memperebutkan satu tiket terakhir melalui jalur playoff interkontinental yang dijadwalkan berlangsung pada 13 dan 18 November 2025.

Pengundian grup untuk ronde keempat sendiri belum dilakukan. AFC menyatakan bahwa drawing akan dilaksanakan pada 17 Juli 2025.

Kekecewaan atas keputusan AFC tentu tidak bisa disembunyikan oleh publik sepak bola nasional.

Timnas Indonesia yang menciptakan atmosfer ‘neraka’ di GBK, lengkap dengan koreografi megah dari La Grande Indonesia dan Ultras Garuda, kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah yang dapat menjadi faktor penentu dalam laga-laga krusial.

Atmosfer stadion yang selama ini menjadi intimidasi mental bagi tim lawan, kini tak bisa lagi dimaksimalkan.

Kemenangan kandang yang sebelumnya didukung penuh oleh gelombang semangat suporter pun tak bisa terulang karena format sentralisasi tidak memberi ruang bagi keunggulan kandang.

Timnas Indonesia kini harus bersiap menghadapi lawan berat tanpa dukungan langsung dari puluhan ribu suporter fanatik di GBK.

Padahal, keberadaan ‘pemain ke-12’ selama ini terbukti menjadi kekuatan tersendiri dalam perjuangan Timnas di kualifikasi.

Meski begitu, perjuangan belum berakhir. Tantangan di ronde keempat harus dijawab dengan kesiapan teknis dan mental, apalagi format kompetisi akan berlangsung ketat dan padat dalam waktu singkat.

Dengan tidak adanya keuntungan sebagai tuan rumah, tim Garuda harus mengandalkan kedisiplinan, strategi, dan kekompakan untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Keputusan AFC menjadi tamparan keras bagi semangat para pendukung Indonesia.

Namun justru inilah momen bagi skuad Garuda untuk membuktikan bahwa kekuatan mereka tidak bergantung pada venue, tapi pada nyali dan kualitas sejati di lapangan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Kevin Diks Terjebak di Tengah Perang Serangan Iran ke Qatar

Kondisi Kevin Diks Terjebak di Tengah Perang Serangan Iran ke Qatar

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:33 WIB

Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4

Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:37 WIB

Pemain Keturunan Rp 32,2 Miliar Belum Naturalisasi Paling Cocok Jadi Partner Ole Romeny di Ronde 4

Pemain Keturunan Rp 32,2 Miliar Belum Naturalisasi Paling Cocok Jadi Partner Ole Romeny di Ronde 4

Bola | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:12 WIB

Terkini

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar

Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:49 WIB

6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele

6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:38 WIB

GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha

GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×