Pemain Keturunan Rp 11,4 Miliar dan Rp 2,8 Miliar Siap-siap Jadi Korban Mauro Zijlstra

Pebriansyah Ariefana

Senin, 07 Juli 2025 | 13:23 WIB
Pemain Keturunan Rp 11,4 Miliar dan Rp 2,8 Miliar Siap-siap Jadi Korban Mauro Zijlstra
Kehadiran Mauro Zijlstra tentu menjadi angin segar sekaligus tantangan bagi pemain-pemain lama yang sudah lebih dulu menghuni pos striker Timnas Indonesia. (IG Mauro Zijlstra)

Suara.com - Persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin memanas setelah federasi sepak bola nasional, PSSI, secara resmi memproses perpindahan kewarganegaraan Mauro Zijlstra.

Pemain muda berbakat berusia 20 tahun ini disebut-sebut bakal menjadi amunisi baru yang memperkuat skuad Garuda, khususnya di lini serang.

Kehadiran Mauro Zijlstra tentu menjadi angin segar sekaligus tantangan bagi pemain-pemain lama yang sudah lebih dulu menghuni pos striker Timnas Indonesia.

Potret Mauro Zijlstra (Instagram/@maurozijlstra)
Potret Mauro Zijlstra (Instagram/@maurozijlstra)

Langkah naturalisasi yang diambil oleh PSSI sejalan dengan visi mereka dalam memperkuat kedalaman skuad. Terlebih lagi, Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi sejumlah agenda penting, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia hingga turnamen Asia Tenggara.

Mauro Zijlstra yang saat ini memperkuat FC Volendam, dikenal sebagai striker muda yang punya naluri gol tajam dan pemahaman taktik modern ala sepak bola Eropa. Hal inilah yang membuat pelatih Patrick Kluivert tertarik untuk menambahkannya ke dalam komposisi tim.

Namun, kehadiran Zijlstra juga menimbulkan konsekuensi besar. Ada empat nama striker Timnas Indonesia yang posisinya kini terancam tergeser.

Berikut penjelasan masing-masing pemain yang bakal menghadapi persaingan ketat demi mempertahankan tempatnya di skuad utama.

Ragnar Oratmangoen, Harus Siap Digeser ke Bangku Cadangan

Ragnar Oratmangoen Cedera atau Sakit? Ini Penjelasan FCV Dender. [Dok. IG Ragnar Oratmangoen]
Ragnar Oratmangoen Cedera atau Sakit? Ini Penjelasan FCV Dender. [Dok. IG Ragnar Oratmangoen]

Pemain naturalisasi lainnya, Ragnar Oratmangoen, juga masuk dalam daftar pemain yang harus siap bersaing keras. Berposisi sebagai penyerang tengah, pemain keturunan Rp 11,4 Miliar ini sebelumnya menjadi pilihan utama. Namun dengan Zijlstra yang kemungkinan besar diplot sebagai striker utama, posisi Oratmangoen rawan tergeser.

baca juga

Untuk menyiasati persaingan ini, ia harus menunjukkan fleksibilitas permainannya, mungkin dengan bergeser ke posisi second striker atau winger, tergantung kebutuhan tim.

Ramadhan Sananta, Striker Muda yang Harus Bangkit

Penyerang Timnas Indonesia Diminta Jangan Terlalu Hormat ke Pemain Asing. [Dok. IG Ramadhan Sananta]
Penyerang Timnas Indonesia Diminta Jangan Terlalu Hormat ke Pemain Asing. [Dok. IG Ramadhan Sananta]

Nama pertama yang posisinya terancam adalah Ramadhan Sananta. Pemain berusia 22 tahun ini sebelumnya dipercaya sebagai tumpuan lini depan, namun penampilannya dinilai belum konsisten.

Meskipun sempat mencetak gol penting dalam kemenangan Indonesia atas Vietnam, kontribusinya secara keseluruhan masih dianggap belum stabil.

Kini, Sananta tengah menjalani tantangan baru bersama DPMM FC di Liga Super Malaysia. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi dirinya untuk meningkatkan performa dan membuktikan layak bersaing di level internasional.

Septian Bagaskara, Harus Pulih dan Tampil Maksimal

Pesepak bola Dewa United Septian Bagaskara (kanan) bersama rekannya melakukan selebrasi usai mencetak gol pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (22/7/2023). Dewa United menang atas Persija Jakarta dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Pesepak bola Dewa United Septian Bagaskara (kanan) bersama rekannya melakukan selebrasi usai mencetak gol pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (22/7/2023). Dewa United menang atas Persija Jakarta dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Septian Bagaskara menjadi nama terakhir yang posisinya semakin terancam. Meskipun sempat mendapat panggilan ke Timnas Indonesia pada Maret 2025, dirinya belum mendapatkan kesempatan bermain di bawah asuhan Patrick Kluivert.

Situasinya semakin sulit karena pada Juni 2025 lalu, pemain Dewa United FC ini mengalami cedera. Jika Zijlstra langsung tampil impresif, peluang Septian untuk masuk ke skuad utama kian mengecil.

Rafael Struick, Perlu Menjawab Keraguan

Penyerang keturunan milik Timnas Indonesia, Rafael Struick, dikabarkan akan berlabuh di kampiun Liga 1 2024/2025, Persib Bandung. (IG Rafael Struick)
Penyerang keturunan milik Timnas Indonesia, Rafael Struick, dikabarkan akan berlabuh di kampiun Liga 1 2024/2025, Persib Bandung. (IG Rafael Struick)

Rafael Struick kini menghadapi tantangan berat. Sejak pertandingan melawan Jepang, dirinya tak lagi masuk starting eleven. Minimnya jam bermain di klubnya, Brisbane Roar, semakin memperburuk situasinya.

Masuknya Mauro Zijlstra membuat persaingan di lini serang makin sengit. Pemain Rp 2,8 Miliar ini perlu membuktikan kualitasnya saat sesi latihan atau pertandingan uji coba agar tetap menjadi bagian penting Timnas Indonesia.

Kebijakan naturalisasi pemain bukan hal baru bagi PSSI. Dalam beberapa tahun terakhir, langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun kekuatan Timnas Indonesia yang lebih kompetitif di level Asia dan dunia.

Pemain keturunan seperti Zijlstra diharapkan mampu membawa pengalaman sepak bola Eropa ke dalam permainan Timnas Indonesia yang sedang berkembang pesat.

Selain itu, kompetisi internal di antara para pemain juga diyakini bisa meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.

Proses naturalisasi pemain keturunan memang kerap menuai pro dan kontra di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Namun, bila dilihat dari kebutuhan tim yang mendesak akan sosok striker tajam, kehadiran Zijlstra menjadi pilihan realistis.

Keempat pemain yang terancam posisinya masih memiliki waktu untuk memperbaiki performa mereka. Persaingan ketat di antara para striker ini akan mencapai puncaknya saat Timnas Indonesia kembali berkumpul untuk pemusatan latihan menjelang laga-laga internasional di bulan Agustus dan September 2025.

Penampilan mereka di klub masing-masing akan menjadi penentu utama apakah mereka layak bertahan di skuad Garuda atau harus rela menyerahkan tempatnya pada pemain lain.

Apapun hasil akhirnya, persaingan ini pada akhirnya akan menguntungkan Timnas Indonesia. Dengan banyaknya pilihan striker berkualitas, pelatih Patrick Kluivert memiliki opsi lebih variatif untuk membentuk lini depan yang tajam dan efektif menghadapi lawan-lawan tangguh di kancah internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Daijiro Chirino? Pemain Keturunan Maluku Paling Eligible untuk Ronde 4 Hijrah ke Liga Spanyol

Siapa Daijiro Chirino? Pemain Keturunan Maluku Paling Eligible untuk Ronde 4 Hijrah ke Liga Spanyol

Bola | Senin, 07 Juli 2025 | 10:25 WIB

Andre Rosiade Mau Bareskrim Periksa Shin Tae-yong Buntut Tuduhan Pratama Arhan Pemain Titipan

Andre Rosiade Mau Bareskrim Periksa Shin Tae-yong Buntut Tuduhan Pratama Arhan Pemain Titipan

Bola | Senin, 07 Juli 2025 | 09:18 WIB

Selamat Tinggal Marselino Ferdinan Bisa Pamit setelah Piala Presiden 2025, Pelatih Kasih 2 Opsi

Selamat Tinggal Marselino Ferdinan Bisa Pamit setelah Piala Presiden 2025, Pelatih Kasih 2 Opsi

Bola | Senin, 07 Juli 2025 | 08:59 WIB

Terkini

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×