3 Calon Klub Baru Jens Raven di Musim 2025/26, Bali United Jadi yang Paling Gencar

Irwan Febri

Minggu, 13 Juli 2025 | 13:40 WIB
3 Calon Klub Baru Jens Raven di Musim 2025/26, Bali United Jadi yang Paling Gencar
Penyerang Timnas Indonesia U-20, Jens Raven. (pssi.org)

Suara.com - Penyerang keturunan Timnas Indonesia U-23, Jens Raven, dikabarkan bakal segera mendapatkan pelabuhan baru setelah resmi meninggalkan klubnya di Belanda, FC Dordrecht, menjelang musim 2025/2026.

Kepastian ini mencuat setelah Jens Raven mengunggah sebuah foto yang berisi ucapan perpisahan untuk FC Dordrecht di akun media sosialnya. Dia merasa bersyukur bisa belajar dan menimba banyak ilmu dari klubnya tersebut.

"Terima kasih kepada @fcdordrechtnl untuk dua tahun terakhir ini, saya mengembangkan diri dan belajar banyak. Sangat bersyukur untuk dua tahun terakhir ini," kata Jens Raven dalam unggahan di Instagram.

Lantas, ke mana Jens Raven akan melangkahkan kakinya musim depan. Dari kabar yang beredar, ada sejumlah klub yang paling berpeluang untuk mendapatkan jasa penyerang keturunan berusia 19 tahun tersebut. Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.

1. PSIM Yogyakarta

Cuplikan laga uji coba perdana PSIM Yogyakarta. (ligaindonesiabaru.com)
Cuplikan laga uji coba perdana PSIM Yogyakarta. (ligaindonesiabaru.com)

PSIM Yogyakarta tentu menjadi pelabuhan yang menarik bagi Jens Raven untuk musim depan. Pasalnya, klub berjulukan Laskar Mataram ini bakal menjadi kontestan baru pada ajang Super League 2025/2026.

Yang menjadi alasan terkuat mengapa Jens Raven harus mempertimbangkan PSIM Yogyakarta ialah statusnya sebagai pemain yang memiliki ikatan historis dengan Bumi Ngayogyakarta.

Dari informasi yang beredar, nenek dari pemain kelahiran 12 Oktober 2005 ini lahir di Yogyakarta. Itulah sebabnya, dia harus menghitung kesempatan memperkuat tim kelahiran leluhurnya tersebut.

2. Dewa United

baca juga
Tim Dewa United saat tampil di pertandingan perebutan tempat ketiga turnamen pramusim Piala Presiden 2025. (Rahman)
Tim Dewa United saat tampil di pertandingan perebutan tempat ketiga turnamen pramusim Piala Presiden 2025. (Rahman)

Klub berikutnya yang patut menjadi pertimbangan Jens Raven ialah Dewa United. Tentu, faktor pelatih asal Belanda Jan Olde RIekerink bisa membantu perkembangan pemain berusia 19 tahun ini di sana.

Tak hanya itu, Dewa United juga punya banyak sekali pemain bintang berlabel Timnas Indonesia, seperti Ricky Kambuaya hingga Egy Maulana Vikri, yang bisa membantunya beradaptasi.

Fasilitas komplet dan kemewahan klub asal Banten ini juga jadi alasan menarik. Sebab, Jens Raven bisa mendapatkan berbagai hal untuk menunjang perkembangannya bersama Banten Warriors.

3. Bali United

Persija Jakarta gunakan JIS saat jamu Bali United dan menang meyakinkan dengan tiga gol tanpa balas. (ligaindonesiabaru.com)
Persija Jakarta gunakan JIS saat jamu Bali United dan menang meyakinkan dengan tiga gol tanpa balas. (ligaindonesiabaru.com)

Selain klub-klub tersebut, tampaknya memang Bali United yang menjadi kandidat paling kuat bagi tujuan berikutnya Jens Raven. Rumor ini sudah berhembus sangat kencang pada beberapa waktu terakhir.

Bali United memang menjadi klub yang menarik. Selain karena fasilitasnya yang sangat mewah, klub ini juga memiliki kekuatan finansial. Tak hanya itu, pesona Pulau Dewata juga bakal menjadi daya tarik tersendiri.

Oleh karena itu, kabar bergabungnya eks pemain FC Dordrecht U-21 itu menuju skuad Serdadu Tridatu memang sudah sewajarnya terjadi. Soal kepastiannya, hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Berpisah dengan FC Dordrecht, Jens Raven Gabung Bali United?

Resmi Berpisah dengan FC Dordrecht, Jens Raven Gabung Bali United?

Bola | Minggu, 13 Juli 2025 | 11:29 WIB

Kata-kata Terakhir Jens Raven Resmi Berpisah dari FC Dordrecht U-21

Kata-kata Terakhir Jens Raven Resmi Berpisah dari FC Dordrecht U-21

Bola | Minggu, 13 Juli 2025 | 06:36 WIB

Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia

Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 23:42 WIB

Jens Raven Dirumorkan Gabung Bali United, Demi Penuhi Regulasi Super League?

Jens Raven Dirumorkan Gabung Bali United, Demi Penuhi Regulasi Super League?

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 18:55 WIB

Belajar dari Shin Tae-yong, Gerald Vanenburg Perlu Hati-Hati dalam Kritik Kompetisi

Belajar dari Shin Tae-yong, Gerald Vanenburg Perlu Hati-Hati dalam Kritik Kompetisi

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 14:17 WIB

Gerald Vanenburg Bongkar Gaya Bermain Timnas Indonesia U-23, Mirip Racikan Patrick Kluivert?

Gerald Vanenburg Bongkar Gaya Bermain Timnas Indonesia U-23, Mirip Racikan Patrick Kluivert?

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:47 WIB

Alasan Pelatih Timnas Indonesia U-23 Cuek Lihat Malaysia Persiapan Matang Jelang Piala AFF U-23 2025

Alasan Pelatih Timnas Indonesia U-23 Cuek Lihat Malaysia Persiapan Matang Jelang Piala AFF U-23 2025

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×