Wayne Rooney Ungkap Cerita Menyesakkan Korban Rasisme di Sepak Bola

Galih Prasetyo

Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:31 WIB
Wayne Rooney Ungkap Cerita Menyesakkan Korban Rasisme di Sepak Bola
Arsip - Mantan pesepak bola Inggris Wayne Rooney.(ANTARA/AFP/ALEKSANDRA SZMIGIEL)

Suara.com - Legenda sepak bola Inggris, Wayne Rooney, kembali angkat bicara soal isu rasisme yang masih marak terjadi di dunia sepak bola.

Dalam podcast terbarunya di BBC, The Wayne Rooney Show, mantan kapten Manchester United itu membagikan pengalaman pribadi yang menyayat hati.

Rooney bercerita bagaimana dirinya pernah menghibur salah satu pemain ketika masih melatih DC United di Amerika Serikat.

Pemain tersebut menjadi korban hinaan rasis dan menangis di dadanya.

Insiden rasisme mencoreng pekan pembuka Liga Inggris 2025/2026 antara Liverpool vs Bournemouth di Stadion Anfield. Korban rasisme adalah pemain Bournemouth Antoine Semenyo. [Instagram @idextratime]
Insiden rasisme mencoreng pekan pembuka Liga Inggris 2025/2026 antara Liverpool vs Bournemouth di Stadion Anfield. Korban rasisme adalah pemain Bournemouth Antoine Semenyo. [Instagram @idextratime]

“Saya memeluknya ketika dia menangis di dada saya. Orang mungkin menganggap ucapan rasis itu hanya candaan, tapi kenyataannya sangat menyakitkan bagi korban,” kata Rooney dikutip dari The Independent.

Komentar Rooney muncul setelah dua insiden rasisme mencuat pekan lalu. Antoine Semenyo, penyerang Bournemouth, diduga mendapat perlakuan rasis dari penonton saat timnya kalah 2-4 di markas Liverpool.

Sementara itu, striker Tottenham, Mathys Tel, juga menerima hujatan bernuansa rasis di media sosial usai gagal mengeksekusi penalti dalam laga Super Cup melawan Paris Saint-Germain.

Rooney menilai hukuman yang ada saat ini belum cukup keras untuk memberikan efek jera.

Ia menyerukan agar otoritas sepak bola lebih tegas, termasuk memberikan sanksi berupa pengurangan poin kepada klub yang suporternya melakukan tindakan rasis.

baca juga

“Satu-satunya cara menghentikannya adalah dengan menghukum klub. Jika tidak, perilaku itu akan terus berulang,” tegasnya.

Ilustrasi kampanye stop rasisme. (Pixabay/Samilustrando)
Ilustrasi kampanye stop rasisme. (Pixabay/Samilustrando)

Selain hukuman, Rooney juga menekankan pentingnya pendidikan sejak dini tentang bahaya diskriminasi.

“Harus ada kampanye besar bagi anak-anak, orang tua, hingga kakek-nenek untuk memahami bahwa rasisme itu salah. Edukasi adalah kunci,” lanjutnya.

Menurut Rooney, tanpa tindakan nyata, isu rasisme akan terus merusak wajah sepak bola.

Ia berharap pihak berwenang dan organisasi terkait segera duduk bersama untuk menyusun langkah serius.

“Jika tidak ada langkah konkret, pemain akan terus menjadi korban, dan itu benar-benar tidak bisa diterima,” pungkasnya.

Apa Itu Rasisme di Sepak Bola

Rasisme dalam sepak bola adalah perilaku diskriminasi atau prasangka yang didasarkan pada perbedaan ras atau etnis, yang terjadi dalam konteks olahraga sepak bola.

Ini bisa berupa ucapan, tindakan, atau sikap yang merendahkan, menyakiti, atau mengucilkan seseorang karena latar belakang ras atau etnisnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Ciri-ciri rasisme dalam sepak bola:

Ujaran kebencian:
Penggunaan kata-kata kasar, hinaan, atau ejekan yang merujuk pada ras atau etnis pemain, penggemar, atau anggota tim lain.

Tindakan diskriminatif:
Perlakuan tidak adil atau perlakuan berbeda terhadap individu atau kelompok berdasarkan ras atau etnis mereka, misalnya dalam hal kesempatan bermain, promosi, atau akses ke fasilitas.

Simbol rasisme:
Penggunaan simbol atau lambang yang terkait dengan ideologi rasisme, seperti bendera atau spanduk, yang ditujukan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang lain.

Intimidasi dan pelecehan:
Tindakan yang bertujuan untuk membuat seseorang merasa tidak nyaman, takut, atau terancam karena ras atau etnis mereka.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alejandro Garnacho Menuju Stamford Bridge, Chelsea Tunggu Dana Segar

Alejandro Garnacho Menuju Stamford Bridge, Chelsea Tunggu Dana Segar

Bola | Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:26 WIB

MU Bakar Duit Rp4 Triliun, Tapi Masih Punya Lubang Besar di Bawah Mistar

MU Bakar Duit Rp4 Triliun, Tapi Masih Punya Lubang Besar di Bawah Mistar

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:38 WIB

Masa Depan di MU Tak Jelas, AC Milan Ingin Bajak Rasmus Hojlund

Masa Depan di MU Tak Jelas, AC Milan Ingin Bajak Rasmus Hojlund

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:30 WIB

Lebih Banyak Sentuh Rambut daripada Ancam Gawang MU, Viktor Gyokeres Dibela Arteta

Lebih Banyak Sentuh Rambut daripada Ancam Gawang MU, Viktor Gyokeres Dibela Arteta

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:27 WIB

Ruben Amorim Buka Suara, MU Biarkan Donnarumma Gabung Manchester City?

Ruben Amorim Buka Suara, MU Biarkan Donnarumma Gabung Manchester City?

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:20 WIB

Terkini

Ulasan Novel Heaven: Potret Kelam Perundungan dan Pencarian Makna Hidup

Ulasan Novel Heaven: Potret Kelam Perundungan dan Pencarian Makna Hidup

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan

Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan

Sulsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:26 WIB

PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS

PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:22 WIB

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

×