- Pelatih Dewa United menganggap pemain keturunan di Super League menguntungkan.
- Kehadiran pemain keturunan di Super League meningkatkan daya saing liga.
- Jan Olde Riekerink percaya pemain keturunan tetap bisa mengharumkan nama bangsa.
Suara.com - Guru Patrick Kluivert, Jan Olde Riekerink yang kini menukangi Dewa United merasa tak ada salahnya sejumlah pemain keturunan memutuskan merumput di Super League 2025/2026.
Meski tampil di kompetisi yang lebih rendah, ia percaya Thom Haye dan kawan-kawan tetap bisa mengharumkan Timnas Indonesia.
Keputusan sejumlah pemain keturunan seperti Thom Haye merumput di Tanah Air menjadi pro dan kontra. Mereka merasa sayang jika harus berkompetisi di Liga Indonesia di mana levelnya lebih rendah.
Selain Thom Haye yang bergabung dengan Persib ada beberapa pemain keturunan bergabung tim Super League lainnya.
Sebut saja Rafael Struick ke Dewa United, Jens Raven bersama Bali United, lalu Jordi Amat gabung Persija Jakarta. Dalam waktu dekat bahkan ada rumor Eliano Reijnders menyusul Thom Haye ke Persib.
Bagi Jan Olde hadirnya sejumlah pemain naturalisasi di Super League menambah keuntungan.
Super League kini lebih bisa dikenal banyak orang sehingga bisa lebih kompetitif lagi.
“Pemain naturalisasi juga kan bermain Timnas,” ujar Jan Olde Riekerink kepada awak media, Kamis (28/8/2025).
“Saya rasa bagus mereka main di sini, sebuah keuntungan,” tegasnya.
Baca Juga: Mauricio Souza Sesalkan Keputusan Tanpa Penonton Saat Persija Jakarta Tandang ke Markas Dewa United
Mantan pelatih Galatasary itu menyebut Super League saat ini juga sangat bagus.
Terbukti dengan adanya persaingan yang ketat dalam perebutan gelar juara.
“Liga Indonesia juga sangat kompetitif, bisa ada di sini bisa menjadi bagian dari society dari masyarakat untuk lebih dekat, dan itu sebuah keuntungan,” pungkasnya.