- Eks Persija, Syahroni, dibully netizen gara-gara dikira Ahmad Sahroni.
- Ia sampai pasang klarifikasi lucu di Instagram agar tak disalahpahami.
- Di sisi lain, Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI.
Suara.com - Ada kejadian unik eks Persija Jakarta dibully netizen dikira sebagai anggota non aktif DPR RI Ahmad Sahroni. Hal ini diungkapnya di sosial media Instagram miliknya, @Syahroni15 di stories.
Seperti diketahui Ahmad Sahroni sedang menjadi sorotan usai rumahnya yang ada di kawasan Jakarta Utara dijarah massa.
Nah, di momentum ini banyak netizen yang salah mengira Syahroni sebagai anggota DPR RI itu.
Di sosial media miliknya Syahroni membagikan banyak netizen salah tag dikira sebagai kader Nasdem.
Bahkan, ia sampai menuliskan sebuah biodata di Instagram miliknya agar warganet tak salah paham.
"Cuma anggota dapur, bukan anggota DPR RI," tulisa Syahroni yang sempat memperkuat Timnas Indonesia U-23.
Sekadar informasi, Syahroni sempat membela Persija Jakarta pada 2013 dan 2015. Selain itu, ia juga pernah berbaju Persibo Bojonegoro dan Barito Putera.
Nasdem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan dua kadernya di DPR RI, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.
Baca Juga: Prediksi BRI Super League 2025/2026 Dewa United vs Persija Jakarta: Perang Bintang Dimulai
Hal ini diketahui dari siaran pers yang ditandatangani Ketum NasDem Surya Paloh dan Sekjen NasDem Hermawi Taslim, Minggu 31 Agustus 2025.
"Bahwa atas pertimbangan hal-hal tersebut di atas dengan ini DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem," demikian isi surat tersebut.
NasDem menilai pernyataan dari wakil rakyat yang berasal dari Fraksi Partai NasDem telah mencederai perasaan rakyat dan menyimpang dari garis perjuangan partai.
NasDem menegaskan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem.
"Perjuangan sesungguhnya merupakan dan semangat kerakyatan yang senantiasa bertumpu pada tujuan Nasional Bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945," katanya.