Gladi Resik 'Perang' Timur Tengah! PSSI Ungkap Misi di Balik Laga Timnas Indonesia vs Lebanon

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 08 September 2025 | 13:11 WIB
Gladi Resik 'Perang' Timur Tengah! PSSI Ungkap Misi di Balik Laga Timnas Indonesia vs Lebanon
Gladi Resik 'Perang' Timur Tengah! PSSI Ungkap Misi di Balik Laga Timnas Indonesia vs Lebanon. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/Lmo/nz]
Baca 10 detik
  • Laga melawan Lebanon adalah simulasi strategis PSSI untuk mempersiapkan Timnas menghadapi karakter permainan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • Pertandingan ini menjadi ujian sesungguhnya bagi formasi baru 4-2-3-1 racikan Patrick Kluivert setelah sebelumnya sukses besar melawan Taiwan.
  • Komitmen Kluivert pada sistem empat bek menandakan berakhirnya era formasi tiga bek warisan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Suara.com - Meski cuma bertajuk laga FIFA Matchday alias uji coba internasional, PSSI sangat memandang penting laga Timnas Indonesia vs Lebanon yang akan berlangsung pada Senin (8/9/2025) pukul 20.30 WIB.

Pasalnya, duel yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya ini adalah sebuah gladi resik krusial sebelum terjun ke medan 'perang' yang sesungguhnya: putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ini bukan sekadar pertandingan persahabatan untuk menaikkan peringkat FIFA.

Ini adalah sebuah simulasi strategis yang sengaja dirancang untuk menguji kesiapan skuad Garuda menghadapi dua raksasa Asia Barat yang sudah menanti di bulan Oktober.

Pesan ini ditegaskan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang memantau langsung latihan tim di Surabaya.

"Laga melawan Lebanon yang berasal dari Timur Tengah akan menjadi simulasi Timnas Indonesia yang akan melawan tim Arab Saudi dan Irak pada ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia," kata Erick Thohir.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (pssi.org)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (pssi.org)

Misi simulasi ini menjadi semakin krusial karena akan menjadi panggung pembuktian bagi 'senjata baru' racikan Patrick Kluivert.

Setelah berbulan-bulan mempertahankan formasi tiga bek warisan Shin Tae-yong, Kluivert akhirnya melakukan revolusi taktik.

Sistem empat bek (4-2-3-1) kini menjadi identitas baru Timnas.
Kemenangan 6-0 atas Taiwan pekan lalu menjadi 'kelinci percobaan' yang sukses.

baca juga

Namun, Lebanon adalah ujian dengan level kesulitan yang jauh lebih tinggi.

Sang arsitek asal Belanda itu pun menegaskan bahwa tidak akan ada jalan untuk kembali ke taktik lama. Formasi baru ini akan terus disempurnakan.

"Dan melawan Lebanon tentu saja saya tidak ingin mengubah sistem. Saya hanya ingin menyempurnakan sistem," kata Kluivert.

"Seperti yang Anda lihat, eksekusi sistem dan apa yang saya minta dari para pemain benar-benar dieksekusi dengan baik," tegasnya.

Rencana simulasi ini sejatinya sudah disiapkan PSSI sejak awal. Kuwait seharusnya menjadi lawan pertama, namun negara tersebut mendadak mengundurkan diri.

Kini, Lebanon menjadi satu-satunya tolok ukur yang tersisa sebelum Timnas Indonesia terbang ke Jeddah untuk menghadapi tuan rumah Arab Saudi (9 Oktober) dan Irak (12 Oktober).

Kini, semua mata akan tertuju pada Stadion Gelora Bung Tomo. Bukan hanya untuk melihat hasil akhir, tetapi untuk menyaksikan sejauh mana wajah baru dan taktik baru Timnas Indonesia ini siap untuk bertarung di level tertinggi Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Pemain Lebanon Paling Ganas Potensi Bikin Timnas Indonesia Jadi Pecundang

3 Pemain Lebanon Paling Ganas Potensi Bikin Timnas Indonesia Jadi Pecundang

Bola | Senin, 08 September 2025 | 13:09 WIB

Selamat Tinggal Taktik STY! Patrick Kluivert Patenkan 'Senjata Baru' saat Hadapi Lebanon

Selamat Tinggal Taktik STY! Patrick Kluivert Patenkan 'Senjata Baru' saat Hadapi Lebanon

Bola | Senin, 08 September 2025 | 12:58 WIB

Di Luar Prediksi! Arab Saudi Kirim Sinyal Timnas Indonesia Mungkin Gagal ke Piala Dunia 2026

Di Luar Prediksi! Arab Saudi Kirim Sinyal Timnas Indonesia Mungkin Gagal ke Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 08 September 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×