Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 24 April 2026 | 22:05 WIB
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
Ivar Jenner (IG Dewa United)
baca 10 detik
  • Ivar Jenner menyebut cuaca panas Indonesia sebagai hambatan terbesar bagi pemain dari liga Eropa.

  • Suhu ekstrem memengaruhi aspek teknis dan manajemen stamina pemain selama pertandingan berlangsung.

  • Dewa United menyesuaikan jadwal latihan sore hari guna membantu proses adaptasi pemain asing.

Suara.com - Ivar Jenner menghadapi tantangan fisik berat akibat perbedaan iklim ekstrem saat membela Dewa United di Indonesia.

Pemain muda ini menyebut suhu panas sebagai rintangan utama yang memengaruhi performa teknis serta daya tahan tubuhnya.

Transisi dari atmosfer dingin Eropa menuju iklim tropis memaksa gelandang ini melakukan penyesuaian gaya hidup secara total.

Ivar Jenner. (instagram.com/@ivarjnr)
Ivar Jenner. (instagram.com/@ivarjnr)

Kehadirannya di lini tengah menjadi eksperimen penting bagi klub dalam mengintegrasikan talenta internasional ke cuaca lokal.

Statistik menunjukkan bahwa kualitas permainan tetap terjaga meski ia harus bertarung melawan kelembapan udara yang tinggi.

Ivar Jenner membandingkan secara langsung atmosfer kompetisi di Indonesia dengan pengalamannya selama merumput di Belanda.

Ia merasa kualitas kompetisi domestik sudah cukup baik namun memiliki kendala lingkungan yang sangat kontras.

“Ya, saya pikir liganya bagus, ini sedikit berbeda dari di mana saya bermain sebelumnya di Liga Belanda. Terutama juga cuaca,” ujar Ivar Jenner dalam kanal YouTube Liga1Match.

Suhu tinggi di lapangan hijau diakui berdampak langsung pada konsentrasi dan manajemen energi sepanjang sembilan puluh menit.

baca juga

Faktor non-teknis ini menjadi variabel yang menentukan apakah seorang pemain asing bisa sukses atau gagal beradaptasi.

Dewa United berupaya menjaga kebugaran pemain dengan mengatur jadwal latihan secara spesifik pada sore hari.

Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko dehidrasi berlebih yang dapat menurunkan level permainan individu secara signifikan.

“Ini adalah peran besar dalam pertandingan dan beberapa hal teknis. Iya, berbeda dari Belanda. Tapi bagi saya itu bagus untuk dimainkan, untuk membuat manajemen saya,” lanjut dia.

Jenner kini lebih fokus pada manajemen diri agar tetap mampu mengalirkan bola dengan akurat di tengah suhu menyengat.

Setiap laga yang dijalani di Indonesia dianggapnya sebagai pertempuran ganda melawan lawan di lapangan dan cuaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelandang Jepang Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia di Akhir Tahun

Gelandang Jepang Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia di Akhir Tahun

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 17:56 WIB

Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 17:24 WIB

Riset Temukan Anak Lebih Efektif Dorong Aksi Iklim di Keluarga, Kenapa?

Riset Temukan Anak Lebih Efektif Dorong Aksi Iklim di Keluarga, Kenapa?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×