- Ragnar Oratmangoen tidak main dalam dua laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday
- Padahal pemain berjuluk Wak Haji ini tidak cedera
- Ternyata diistirahatkannya Ragnar Oratmangoen adalah tindakan preventif agar tidak cedera dan siap main pada Oktober 2025
Suara.com - Timnas Indonesia menjalani dua pertandingan di FIFA Mathday, tapi Ragnar Oratmangoen sama sekali tidak bermain bahkan masuk di daftar susunan pemain (DSP).
Ragnar Oratmangoen sejatinya mendapatkan panggilan dari Patrick Kluivert untuk FIFA Matchday September 2025 ini.
Penyerang 27 tahun ini sudah sembuh dari cedera, buktinya juga telah tampil di klubnya FCV Dender.
Akan tetapi, Patrick Kluivert justru tidak memainkannya dalam dua pertandingan skuad Garuda di FIFA Matchday.
Pertama Ketika tim Merah Putih menghajar Taiwan dengan skor 6-0, Ragnar Oratmangoen tidak masuk dalam skuad.
Pemain yang dijuluki Wak Haji ini lantas diprediksi bakal dimainkan Ketika Timnas Indonesia melawan Lebanon.
Akan tetapi, Patrick Kluivert lagi-lagi idak memasukkannya ke dalam DSP skuad Garuda.
Alih-alih memainkan Ragnar Oratmangoen, Patrick Kluivert memercayakan lini depan kepada trio Stefano Lilipaly, Mauro Zijlstra, dan Miliano Jonathans.
Lantas mengapa penyerang 27 tahun ini tidak dimainkan, padahal Timnas Indonesia terlihat kesusahan menembus pertahanan Lebanon.
Menurut Ketum PSSI Erick Thohir, Ragnar Oratmangoen memang sengaja tidak dimainkan.
Hal itu adalah tindakan preventif agar sang pemain tidak mengalami cedera lagi Ketika dibutuhkan skuad Garuda pada Oktober 2025.
Artinya Ragnar Oratmangoen disiapkan untuk bermain Ketika Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebab, satu striker skuad Garuda lainnya yaitu Ole Romeny berpotensi absen karena alami cedera parah dan kini sedang dalam masa penyembuhan.