Bermasalah dengan FIFA, Pengamat Bingung FAM Belum Punya Presiden Baru

Irwan Febri

Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:20 WIB
Bermasalah dengan FIFA, Pengamat Bingung FAM Belum Punya Presiden Baru
Pengamat dan mantan Exco FAM, Christopher Raj. (Dok. FAM)
baca 10 detik
  • Christopher Raj mendesak FAM segera menggelar pemilihan presiden baru tanpa menunggu tahun depan karena organisasi kini dinilai berjalan tanpa arah di tengah krisis pemalsuan dokumen pemain keturunan.

  • Ia menegaskan bahwa keberadaan presiden sangat penting agar komunikasi dan proses banding dengan FIFA bisa berjalan lancar.

  • Christopher juga mengusulkan pembentukan tim investigasi independen untuk menyelidiki penyebab kasus pemalsuan dokumen yang membuat FAM dijatuhi sanksi berat oleh FIFA.

Suara.com - Pengamat olahraga sekaligus mantan anggota Exco Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM), Dato’ Christopher Raj, mempertanyakan mengapa FAM belum juga menggelar pemilihan presiden baru di tengah krisis besar yang sedang dihadapi organisasi tersebut.

Ia menilai, langkah menunda pemilihan hingga tahun depan justru bisa memperburuk situasi.

Dorongan ini muncul setelah munculnya kasus pemalsuan dokumen pemain keturunan yang membuat sepak bola Malaysia berada dalam sorotan dunia.

Menurut Christopher Raj, FAM kini seperti berjalan tanpa arah karena tidak memiliki sosok pemimpin yang bisa mengambil keputusan penting.

“FAM harus segera memilih presiden baru. Kita tidak perlu menunggu sampai tahun depan karena saat ini tidak ada pemimpin. Sebuah asosiasi tanpa nakhoda. Dengan krisis yang sedang terjadi, siapa yang akan membawa isu ini ke FIFA? Tidak ada,” ujar Christopher Raj, dilansir dari media Malaysia, MakanBola.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan presiden sangat penting karena FIFA hanya akan berkomunikasi secara resmi dengan Presiden dan Sekretaris Jenderal FAM. Tanpa pemimpin, proses komunikasi dan pengajuan banding terhadap sanksi FIFA bisa terganggu.

“Mengapa FAM harus menunggu hingga Februari untuk mengadakan pemilihan? Mereka seharusnya melakukannya pada November atau Desember. Tidak masalah siapa yang akan menjadi presiden, yang terpenting proses pemilihan harus segera dijalankan,” tambahnya.

Selain mendesak pemilihan presiden baru, Christopher Raj juga mengusulkan agar FAM membentuk tim investigasi independen atau task force yang terdiri dari pihak luar yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan sepak bola nasional.

Tim ini diharapkan bisa menyelidiki secara transparan penyebab terjadinya kasus pemalsuan dokumen tersebut.

baca juga

Kasus pemalsuan dokumen pemain keturunan ini menjadi pukulan berat bagi sepak bola Malaysia. FIFA menjatuhkan denda besar dan melarang tujuh pemain yang terlibat untuk bermain selama satu tahun. Saat ini, FAM tengah menyiapkan langkah banding resmi terhadap keputusan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Naturalisasi Malaysia Masuki Babak Baru, Mendagri dan Menpora Terlibat?

Skandal Naturalisasi Malaysia Masuki Babak Baru, Mendagri dan Menpora Terlibat?

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:58 WIB

FAM Melawan! Sebut FIFA Asal Tuduh, Pakai Hukum Ini sebagai Dalil

FAM Melawan! Sebut FIFA Asal Tuduh, Pakai Hukum Ini sebagai Dalil

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Duduk Perkara Malaysia Palsukan Asal-usul 7 Pemain Naturalisasi, Dibongkar dan Disanksi FIFA

Duduk Perkara Malaysia Palsukan Asal-usul 7 Pemain Naturalisasi, Dibongkar dan Disanksi FIFA

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:04 WIB

FAM Ngamuk, Siapkan Langkah Hukum Hadapi Sanksi FIFA

FAM Ngamuk, Siapkan Langkah Hukum Hadapi Sanksi FIFA

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:03 WIB

Striker Naturalisasi Baru Asal Ghana Umbar Janji untuk Timnas Malaysia

Striker Naturalisasi Baru Asal Ghana Umbar Janji untuk Timnas Malaysia

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 14:55 WIB

Bukti Dokumen Kakek Hector Hevel Lahir di Belanda, Pukulan Telak untuk FAM

Bukti Dokumen Kakek Hector Hevel Lahir di Belanda, Pukulan Telak untuk FAM

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×