-
Hokky Caraka menjadi kiper darurat Persita Tangerang akibat kram dan kartu merah kiper.
-
Persib Bandung mengalahkan Persita dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal Andrew Jung.
-
Pelatih Carlos Pena terpaksa memasang Hokky di gawang karena stok pergantian pemain habis.
Suara.com - Pertarungan sengit antara Persib Bandung melawan Persita Tangerang di Stadion GBLA menyisakan cerita yang sangat tidak biasa.
Laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 tersebut diwarnai aksi penyerang muda Hokky Caraka yang mendadak berganti peran.
Hokky terlihat berdiri kokoh di bawah mistar gawang Pendekar Cisadane pada menit-menit krusial akhir pertandingan tersebut.
Pemandangan ini memicu tanda tanya besar bagi para penonton yang memadati stadion maupun yang menyaksikan lewat layar kaca.
Tim asuhan Carlos Pena sendiri akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan hasil akhir satu kosong.
Pelatih kepala Persita Tangerang akhirnya buka suara mengenai keputusan yang dianggap sangat berisiko tersebut kepada awak media.
Keputusan menunjuk seorang striker menjadi kiper bukanlah sebuah kesengajaan melainkan murni karena kondisi darurat di lapangan hijau.
Carlos Pena menjelaskan bahwa kondisi fisik Hokky yang sudah menurun menjadi pertimbangan utama di balik pergantian posisi tersebut.
“Terkait Hokky, karena dia sempat merasa kram dan tidak bisa terlalu banyak berlari. Dia menyelesaikan pertandingan dengan kram, jadi kami memutuskan menempatkannya sebagai penjaga gawang. Itu alasannya,” kata Pena dalam keterangannya.
Baca Juga: Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
Penjelasan ini sekaligus mematahkan spekulasi bahwa ada eksperimen taktik yang sedang dicoba oleh pelatih asal Spanyol itu.
Situasi sulit bagi tim tamu bermula ketika penjaga gawang utama mereka harus meninggalkan lapangan lebih cepat dari rekan-rekannya.
Igor Rodrigues diusir keluar oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lincah Persib, Beckham Putra Nugraha.
Insiden fatal tersebut terjadi tepat di penghujung babak kedua saat tensi pertandingan sedang berada di titik tertinggi.
Kehilangan kiper utama membuat keseimbangan tim goyah karena mereka sudah tidak memiliki sisa stok penjaga gawang cadangan.
Kondisi bermain dengan sepuluh orang pemain memaksa staf kepelatihan Persita berpikir keras untuk menutup lubang di sektor pertahanan.
Meskipun Hokky Caraka berdiri di posisi yang asing baginya, lini depan Persib Bandung gagal menambah pundi-pundi gol mereka.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Maung Bandung mampu diredam oleh barisan pertahanan Persita yang tampil sangat disiplin.
Sebelum insiden kiper dadakan terjadi, Persib sudah unggul terlebih dahulu melalui skema serangan yang terorganisir dengan sangat rapi.
Penyerang asing Andrew Jung menjadi pahlawan kemenangan setelah berhasil menggetarkan jala lawan pada menit ke-50 di babak kedua.
Gol semata wayang tersebut lahir berkat umpan matang yang dikirimkan oleh gelandang kreatif mereka, Luciano Guaycochea.
Kemenangan tipis ini sangat berarti bagi Persib Bandung untuk terus bersaing di papan atas klasemen sementara musim ini.
Sebaliknya bagi Persita Tangerang kekalahan ini menjadi bahan evaluasi mendalam terutama terkait manajemen pemain dalam situasi kritis di lapangan.
Hokky Caraka yang berjuang menahan sakit akibat kram di kaki tetap berusaha profesional menjalankan tugas barunya hingga laga usai.
Keberanian pemain muda ini mendapat apresiasi meski ia tidak berhasil membawa poin pulang ke Tangerang pada pekan kali ini.
Pertandingan ini akan dikenang sebagai salah satu momen paling dramatis dalam sejarah pertemuan kedua tim di kompetisi kasta tertinggi.
Carlos Pena berharap timnya bisa segera bangkit dan melupakan hasil minor yang didapat di markas kebanggaan masyarakat Jawa Barat.
Manajemen tim diprediksi akan melakukan pembenahan terkait kedalaman skuad untuk mengantisipasi kejadian serupa di pertandingan-pertandingan mendatang.
Absennya Igor Rodrigues pada laga selanjutnya tentu akan menjadi kerugian besar bagi stabilitas pertahanan tim kebanggaan masyarakat Tangerang.
Para pendukung setia Persita tetap memberikan dukungan moral bagi para pemain yang sudah berjuang habis-habisan hingga peluit panjang berbunyi.
Kini fokus beralih pada laga berikutnya untuk mengamankan posisi di klasemen agar tidak terperosok ke zona yang lebih rendah.
Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin penting di hadapan ribuan pendukung fanatik mereka yang memadati tribun stadion GBLA.
Kegagalan Persita membalas gol Andrew Jung menunjukkan bahwa penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar bagi mereka.
Meski kalah sorotan utama media tetap tertuju pada dedikasi Hokky Caraka yang rela menjadi kiper dadakan demi lambang di dada.
Fenomena striker jadi penjaga gawang merupakan kejadian langka yang jarang sekali terjadi dalam sepak bola modern saat ini.
Laga ini resmi ditutup dengan skor satu kosong untuk kemenangan tuan rumah dalam suasana yang penuh dengan kejutan tak terduga.