FAM Ngamuk, Siapkan Langkah Hukum Hadapi Sanksi FIFA

Arief Apriadi

Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:03 WIB
FAM Ngamuk, Siapkan Langkah Hukum Hadapi Sanksi FIFA
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bahrian)
baca 10 detik
  • FAM menilai alasan sanksi FIFA tidak akurat dan tidak adil.
  • Tuduhan pemalsuan dokumen dinilai tanpa bukti kuat.
  • Malaysia akan gunakan jalur hukum dan banding resmi ke FIFA.

Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bereaksi keras terhadap keputusan FIFA yang menjatuhkan sanksi berat kepada mereka dan tujuh pemain warisan nasional atau naturalisasi.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada malam 6 Oktober, FAM menegaskan bahwa alasan yang diberikan FIFA dianggap tidak akurat serta tidak adil.

Keputusan FIFA sebelumnya muncul setelah Komite Disiplin badan sepak bola dunia itu mengungkap hasil penyelidikan terkait pelanggaran kelayakan pemain.

Namun, FAM menyatakan tidak setuju dengan sejumlah kesimpulan yang diambil FIFA, termasuk tudingan pemalsuan dokumen yang mereka anggap tidak berdasar.

“FAM memandang serius beberapa kesimpulan, terutama tuduhan bahwa para pemain ‘memperoleh dokumen palsu’ atau sengaja mencoba menghindari aturan kelayakan. FAM menegaskan bahwa tidak ada bukti yang diajukan FIFA untuk mendukung tuduhan tersebut,” tulis pernyataan resmi FAM dikutip dari MakanBola.

Federasi itu juga menegaskan bahwa seluruh dokumen dan proses pendaftaran pemain telah dilakukan sesuai prosedur resmi.

“Semua dokumen dan pengajuan terkait kualifikasi pemain telah disiapkan, diverifikasi, dan sepenuhnya dikelola oleh FAM sesuai prosedur yang ditetapkan,” lanjutnya.

Menurut FAM, para pemain yang terlibat juga bertindak dengan itikad baik karena sepenuhnya bergantung pada proses verifikasi dan registrasi yang dilakukan oleh federasi.

Mereka menilai FIFA telah menggambarkan situasi ini dengan tidak akurat dan merugikan citra FAM maupun para pemain.

baca juga

“FAM percaya bahwa gambaran ini tidak akurat dan tidak adil, dan masalah ini akan sepenuhnya dibawa melalui proses banding resmi,” tegas mereka.

FAM menambahkan, pihaknya akan tetap berkomitmen membela kepentingan sepak bola nasional serta memastikan proses ini berjalan transparan dan sesuai aturan.

“FAM akan menggunakan semua saluran hukum yang tersedia untuk memperjuangkan kasus ini,” tutup pernyataan tersebut.

Berdasarkan ketentuan FIFA, FAM diberi waktu tiga hari untuk memberikan tanggapan resmi atas alasan keputusan tersebut, sebelum kemudian memiliki waktu lima hari tambahan untuk mengajukan banding ke Komite Banding FIFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ranking FIFA Bakal Melonjak, Ini Hitungan Poin Jika Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi

Ranking FIFA Bakal Melonjak, Ini Hitungan Poin Jika Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 14:18 WIB

Striker Naturalisasi Baru Asal Ghana Umbar Janji untuk Timnas Malaysia

Striker Naturalisasi Baru Asal Ghana Umbar Janji untuk Timnas Malaysia

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 14:55 WIB

Bukti Dokumen Kakek Hector Hevel Lahir di Belanda, Pukulan Telak untuk FAM

Bukti Dokumen Kakek Hector Hevel Lahir di Belanda, Pukulan Telak untuk FAM

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×