Pakar Hukum Olahraga Nilai Banding Malaysia ke FIFA Akan Sulit

Irwan Febri

Senin, 13 Oktober 2025 | 18:50 WIB
Pakar Hukum Olahraga Nilai Banding Malaysia ke FIFA Akan Sulit
Timnas Malaysia saat membantai Vietnam. (Dok. Malaysia NT)
baca 10 detik
  • Pakar hukum olahraga Nik Erman Nik Roseli menilai banding FAM ke FIFA terkait kasus pemain naturalisasi akan sulit diterima.
  • Ia menjelaskan bahwa prinsip strict liability membuat FAM tetap bersalah meski tidak berniat melanggar.
  • Nik Erman menyarankan FAM fokus pada transparansi dan proporsionalitas sanksi agar peluang banding lebih besar.

Suara.com - Upaya Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk membatalkan sanksi FIFA lewat jalur banding diprediksi akan menghadapi jalan terjal.

Hal ini disampaikan oleh pakar hukum olahraga, Nik Erman Nik Roseli, yang menilai posisi hukum FAM dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia sangat lemah berdasarkan prinsip tanggung jawab mutlak (strict liability).

Sebagaimana diketahui, FIFA menjatuhkan denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp1,9 miliar) kepada FAM, sementara tujuh pemain naturalisasi, Facundo Garces, Imanol Machuca, Hector Hevel, Gabriel Palmero, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, dan Jon Irazabal, masing-masing didenda 2.000 franc Swiss serta dijatuhi larangan bermain selama 12 bulan.

FIFA menyebut FAM gagal memastikan keabsahan dokumen pemain yang digunakan untuk memenuhi syarat naturalisasi, sehingga dianggap melanggar ketentuan kelayakan pemain di bawah Statuta FIFA.

Meski demikian, FAM  mengajukan banding karena merasa temuan FIFA tidak akurat dan berpendapat bahwa para pemain telah mendapatkan kewarganegaraan sesuai hukum Malaysia.

Namun, Nik Erman menegaskan bahwa prinsip strict liability membuat pembelaan semacam itu tidak berlaku.

“Dalam kasus strict liability, niat dan pengetahuan tidak menjadi faktor pembelaan. Pelanggaran terjadi saat dokumen palsu itu digunakan, bukan saat niat muncul,” ujarnya, dilansir dari New Strait Times.

Menurutnya, FAM tetap bertanggung jawab penuh untuk memverifikasi kelayakan pemain secara independen, dan tidak bisa berlindung di balik otoritas pemerintah seperti Jabatan Pendaftaran Negara (NRD).

“FAM tidak bisa memindahkan tanggung jawab ke NRD. FIFA menilai kelayakan pemain berdasarkan statuta mereka sendiri, bukan hukum kewarganegaraan nasional,” tegas Nik Erman.

baca juga

Ia menambahkan, meski para pemain kini bisa menunjukkan bukti sah tentang keturunan atau domisili mereka, keputusan FIFA kemungkinan besar tidak akan berubah.

“FIFA menjatuhkan hukuman berdasarkan dokumen palsu yang diajukan sebelumnya, bukan status kewarganegaraan saat ini,” jelasnya.

FIFA sendiri menyatakan berhasil memperoleh dokumen asli tanpa hambatan, sesuatu yang menimbulkan pertanyaan publik tentang lemahnya proses verifikasi di internal FAM.

Nik Erman menilai langkah banding tetap perlu diambil demi menjaga kepentingan nasional Malaysia, namun ia mengingatkan agar FAM tidak mengandalkan alasan klasik seperti “tidak tahu” atau “tanpa kesengajaan.”

“Banding tetap penting, tapi pembelaannya harus konkret. FAM perlu menunjukkan proses due diligence yang nyata dan bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar menyebut ini kesalahan administratif,” tuturnya.

Ia juga menyarankan agar FAM memfokuskan banding pada aspek proporsionalitas sanksi, bukan membantah pelanggaran yang sudah terbukti.

“Kalau ingin peluangnya lebih besar, FAM harus menunjukkan itikad baik dan transparansi penuh. Pendekatan defensif justru bisa memperburuk posisi mereka,” pungkas Nik Erman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Salah Pemain! Kluivert Bela Timnas Indonesia: Mereka Sudah Berjuang Lebih dari yang Seharusnya

Bukan Salah Pemain! Kluivert Bela Timnas Indonesia: Mereka Sudah Berjuang Lebih dari yang Seharusnya

Your Say | Senin, 13 Oktober 2025 | 13:26 WIB

Babak-belur di Ronde Keempat, Ranking FIFA Timnas Indonesia Berpotensi Disalip Malaysia

Babak-belur di Ronde Keempat, Ranking FIFA Timnas Indonesia Berpotensi Disalip Malaysia

Bola | Senin, 13 Oktober 2025 | 11:16 WIB

Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Gagal Tembus Piala Dunia 2026?

Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Gagal Tembus Piala Dunia 2026?

Bola | Minggu, 12 Oktober 2025 | 15:40 WIB

Bukan Hanya Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Anjlok

Bukan Hanya Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Anjlok

Bola | Minggu, 12 Oktober 2025 | 05:22 WIB

Malaysia Naik Peringkat FIFA, Media Negeri Jiran Lega Salip Indonesia

Malaysia Naik Peringkat FIFA, Media Negeri Jiran Lega Salip Indonesia

Video | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Nyesek! Kalah Tipis dari Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Disunat

Nyesek! Kalah Tipis dari Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Disunat

Your Say | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 09:56 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×