Nepal Ikut Gugat Malaysia ke FIFA Usai Skandal Naturalisasi, Minta Kemenangan 3-0!

Arif Budi

Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:39 WIB
Nepal Ikut Gugat Malaysia ke FIFA Usai Skandal Naturalisasi, Minta Kemenangan 3-0!
Nepal ikut gugat Malaysia ke FIFA. (Dok. Bahrian)
baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Nepal (ANFA) resmi menggugat Malaysia ke FIFA terkait penggunaan pemain ilegal dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.

  • Nepal menuntut hasil kekalahan 0-2 dari Malaysia dibatalkan karena salah satu pencetak gol, Hector Hevel, terbukti memakai dokumen palsu.

  • Jika gugatan dikabulkan, Nepal bisa mendapat kemenangan 3-0 dan peluang keluar dari posisi juru kunci Grup F.

Suara.com - Efek domino dari skandal pemalsuan dokumen yang menjerat sepak bola Malaysia kini semakin meluas.

Setelah Vietnam yang menjadi pemicu awal, kini giliran Federasi Sepak Bola Nepal (ANFA) yang dilaporkan telah mengambil langkah hukum dengan secara resmi mengajukan gugatan ke FIFA.

Gugatan ini dilayangkan karena ANFA berargumen bahwa pertandingan mereka melawan Malaysia juga telah dicurangi oleh penggunaan pemain yang tidak sah.

Dasar gugatan mereka sangat kuat. Pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 Maret lalu, Nepal harus takluk 0-2 dari tuan rumah Malaysia.

Ironisnya, gol pembuka kemenangan Harimau Malaya saat itu dicetak oleh Hector Hevel, yang namanya secara eksplisit masuk dalam daftar tujuh pemain yang kini dijatuhi sanksi larangan bermain oleh FIFA.

Atas dasar inilah, Nepal menuntut agar hasil pertandingan tersebut dibatalkan dan kemenangan 3-0 diberikan kepada mereka.

Jika FIFA mengabulkan gugatan ini, Nepal tidak hanya akan mendapatkan tiga poin bersejarah, tetapi juga berpeluang besar untuk keluar dari posisi juru kunci Grup F.

Seperti diketahui, skandal ini meledak setelah FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasinya pada 6 Oktober lalu. Mereka terbukti melakukan pemalsuan dokumen silsilah keturunan.

Meskipun FAM sempat berkilah dengan menyebut adanya 'kesalahan teknis' dari staf administrasi, mereka gagal mengajukan banding dalam waktu 10 hari yang telah ditetapkan.

baca juga

FIFA pun menguatkan hukumannya berupa denda miliaran rupiah bagi FAM dan larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain.

Kini dengan munculnya gugatan resmi dari Nepal, tekanan terhadap FAM semakin besar. Nasib hasil pertandingan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 kini berada di ujung tanduk, menunggu keputusan akhir dari AFC yang baru akan mengambil sikap setelah seluruh proses hukum di FIFA selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Pemain Bantah Punya Darah Malaysia? Polemik Baru Guncang Sepak Bola Negeri Jiran

Keluarga Pemain Bantah Punya Darah Malaysia? Polemik Baru Guncang Sepak Bola Negeri Jiran

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Sama-sama Terima Duit FIFA: Timnas Indonesia Gagal, Cape Verde ke Piala Dunia 2026

Sama-sama Terima Duit FIFA: Timnas Indonesia Gagal, Cape Verde ke Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:09 WIB

8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Bisa Tampil di Piala AFF 2026

8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Bisa Tampil di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:51 WIB

Gagal ke Piala Dunia 2026, Agenda Timnas Indonesia Berikutnya Belum Jelas

Gagal ke Piala Dunia 2026, Agenda Timnas Indonesia Berikutnya Belum Jelas

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:23 WIB

Sebelum Lolos ke Piala Dunia 2026, Cape Varde Sempat Dihukum FIFA Gegara Suporter

Sebelum Lolos ke Piala Dunia 2026, Cape Varde Sempat Dihukum FIFA Gegara Suporter

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:56 WIB

Terkini

Antrean Panjang BBM Masih Terjadi di Riau, Pertamina Jelaskan Alasannya

Antrean Panjang BBM Masih Terjadi di Riau, Pertamina Jelaskan Alasannya

Riau | Selasa, 08 September 2026 | 14:26 WIB

Patah: Ketika Kenangan Menjadi Rumah bagi Hati yang Belum Sembuh

Patah: Ketika Kenangan Menjadi Rumah bagi Hati yang Belum Sembuh

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 14:25 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ancam Kesehatan, Legislator PDIP Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ancam Kesehatan, Legislator PDIP Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:23 WIB

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau, Kedutaan AS Ingatkan Warganya untuk Waspada

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau, Kedutaan AS Ingatkan Warganya untuk Waspada

Video | Selasa, 08 September 2026 | 14:22 WIB

Tak Ikut-ikutan Malang, Pemda DIY Pilih Evaluasi MBG Meski 70 Orang Keracunan

Tak Ikut-ikutan Malang, Pemda DIY Pilih Evaluasi MBG Meski 70 Orang Keracunan

Jogja | Selasa, 08 September 2026 | 14:18 WIB

7 Cara Memilih Pembersih Udara yang Efektif untuk Kamar Tidur

7 Cara Memilih Pembersih Udara yang Efektif untuk Kamar Tidur

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 14:17 WIB

Jangan Harap Punya Pemimpin Berkualitas Jika Warganya Buta Politik

Jangan Harap Punya Pemimpin Berkualitas Jika Warganya Buta Politik

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 14:15 WIB

Puan Maharani Soal Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG: Harus Dikaji Dulu, Tugasnya Beda

Puan Maharani Soal Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG: Harus Dikaji Dulu, Tugasnya Beda

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB

Menara Eiffel Ditutup, Buntut Pekerja Wanita Diskriminasi saat Kunjungan Umat Keagamaan

Menara Eiffel Ditutup, Buntut Pekerja Wanita Diskriminasi saat Kunjungan Umat Keagamaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:13 WIB

×