3 Dosa Patrick Kluivert Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia

Arif Budi

Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:47 WIB
3 Dosa Patrick Kluivert Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia
Sikap buruk Patrick Kluivert usai Timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. (kitagaruda.id)
baca 10 detik
  • Patrick Kluivert dikritik karena tak menyapa suporter usai laga melawan Irak di Jeddah.

  • Ia dan staf Belanda langsung pulang ke negaranya tanpa kembali ke Indonesia.

  • Pernyataan publik Kluivert tanpa kata maaf dianggap arogan dan memicu kemarahan suporter.

 
 

Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 meninggalkan luka yang mendalam bagi para suporter.

Namun, kekecewaan tersebut terasa semakin pahit setelah serangkaian sikap yang ditunjukkan oleh sang pelatih, Patrick Kluivert pasca kegagalan yang oleh banyak pihak dinilai sebagai tiga dosa besar.

1. Mengabaikan Suporter di Stadion

Dosa pertama yang paling disorot adalah sikap Kluivert dan seluruh jajaran asistennya yang enggan menyapa para suporter yang telah memberikan dukungan langsung di Stadion King Abdullah, Jeddah. Momen ini menjadi viral di media sosial.

Di saat para pemain dan staf lokal berjalan ke arah tribun untuk mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf, Kluivert dan para asistennya justru terlihat tetap di area bangku cadangan.

Sikap yang terkesan dingin ini dinilai tidak menunjukkan rasa empati terhadap para suporter yang telah berjuang bersama tim.

2. Pulang Langsung ke Belanda

Seolah tak cukup dengan sikapnya di stadion, Kluivert dan seluruh staf pelatih asal Belanda dilaporkan tidak ikut dalam rombongan tim yang kembali ke Tanah Air.

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengonfirmasi bahwa mereka semua langsung terbang pulang ke Belanda dari Arab Saudi.

"Gak ada, semuanya kembali ke Belanda," kata Sumardji singkat.

Keputusan untuk tidak kembali ke Indonesia ini diinterpretasikan oleh banyak pihak sebagai tindakan 'melarikan diri' dari tanggung jawab dan enggan menghadapi evaluasi secara langsung dari PSSI dan publik sepak bola nasional.

baca juga

3. Pernyataan Publik Tanpa Kata Maaf

Puncak dari kekecewaan publik datang saat Kluivert akhirnya merilis sebuah pernyataan terbuka di akun media sosialnya.

Meskipun ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini, tidak ada satu pun kalimat permohonan maaf yang secara eksplisit ia sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mimpinya telah sirna.

Sikap ini, ditambah dengan keputusannya untuk langsung menonaktifkan kolom komentar di unggahannya tersebut, dianggap sebagai puncak dari arogansi dan semakin memperlebar jarak antara sang pelatih dengan para suporter yang kecewa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Sjafri Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia U-22 Saat Dikalahkan India

Indra Sjafri Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia U-22 Saat Dikalahkan India

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:32 WIB

Mauro Zijlstra Masuk Skuad SEA Games 2025? Ini Kata Indra Sjafri

Mauro Zijlstra Masuk Skuad SEA Games 2025? Ini Kata Indra Sjafri

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:29 WIB

Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026

Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:12 WIB

Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Perfomance Mauro Zijlstra Dicibir Media Eropa

Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Perfomance Mauro Zijlstra Dicibir Media Eropa

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:08 WIB

Keuangan Mees Hilgers Boncos Akibat Absen di FC Twente dan Timnas Indonesia

Keuangan Mees Hilgers Boncos Akibat Absen di FC Twente dan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Terkini

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

×