Alex Pastoor Keluhkan Jeleknya Kompetisi di Indonesia Usai Didepak PSSI, Kenapa?

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:52 WIB
Alex Pastoor Keluhkan Jeleknya Kompetisi di Indonesia Usai Didepak PSSI, Kenapa?
Alex Pastoor saat mendampingi Patrick Kluivert latih Timnas Indonesia. (Instagram/alex.pastoor)
baca 10 detik
  • Pastoor mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas pemain Indonesia.
  • Ia menilai para pemain sebenarnya memiliki kemampuan teknik yang menonjol, bahkan ketika bermain di kondisi lapangan yang jauh dari ideal.
  • Pastoor menyanyangkan bahwa kompetisi di Indonesia belum berjalan dengan baik dan terorganisir.

Suara.com - Eks asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, buka suara usai dirinya resmi didepak menyusul pemecatan Patrick Kluivert.

Pelatih asal Belanda itu menyoroti satu hal krusial yang menurutnya masih menghambat kemajuan sepak bola Tanah Air buruknya sistem kompetisi di Indonesia.

Dalam program Rondo yang tayang di Ziggo Sport , Pastoor mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas pemain Indonesia.

Ia menilai para pemain sebenarnya memiliki kemampuan teknik yang menonjol, bahkan ketika bermain di kondisi lapangan yang jauh dari ideal.

“Kami melihat sendiri, para pemain Indonesia itu punya teknik bagus,” kata Pastoor.

“Bahkan di lapangan tak rata pun mereka masih bisa bermain dengan sentuhan bagus,” jelasnya.

Menurut Pastoor, pujian itu bukan basa-basi. Ia menuturkan bahwa Denny Landzaat, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, juga sempat menyaksikan langsung talenta pemain lokal saat berada di Maluku.

“Denny Landzaat bahkan ke Maluku, melihat pemain bermain di lapangan dengan kondisi buruk, tapi kemampuan teknisnya tetap mengesankan,” tambahnya.

Namun di balik potensi besar para pemain, Pastoor menyanyangkan bahwa kompetisi di Indonesia belum berjalan dengan baik dan terorganisir.

baca juga

Ia menilai struktur liga di Tanah Air masih terbatas dan belum memberikan ruang pelatihan berjenjang yang optimal.

“Masalahnya adalah belum ada kompetisi yang benar-benar diselenggarakan dengan rapi,” tutupnya.

Saat ini, Indonesia hanya memiliki beberapa level liga seperti Super League, Championship , serta kompetisi strata tiga dan empat.

Sayangnya, ajang usia dini belum tertata dengan sistematis sehingga regenerasi pemain sulit berjalan maksimal.

Bagi Pastoor, inilah pekerjaan rumah besar bagi PSSI jika ingin membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nova Arianto Minta Skuad Timnas Indonesia U-17 Jangan Cemen di Piala Dunia U-17 2025

Nova Arianto Minta Skuad Timnas Indonesia U-17 Jangan Cemen di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:40 WIB

Tinggal Menghitung Hari, Evandra Florasta Antusias Tatap Piala Dunia U-17 2025

Tinggal Menghitung Hari, Evandra Florasta Antusias Tatap Piala Dunia U-17 2025

Bola | Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:33 WIB

Tatap Piala Dunia U-17, Nova Arianto Gembleng Mental Timnas Indonesia U-17

Tatap Piala Dunia U-17, Nova Arianto Gembleng Mental Timnas Indonesia U-17

Bola | Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:30 WIB

Terkini

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:33 WIB

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

×