- Media Belanda memuji penampilan konsisten Jay Idzes bersama US Sassuolo yang sukses membawa klub bersaing di papan tengah Serie A.
- Sang bek kini mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia termahal dengan nilai pasar 11,7 juta euro, melewati rekor Mees Hilgers.
- Performa gemilang tersebut membuat nilai jualnya meroket dan kini mulai dipantau oleh klub raksasa seperti AC Milan hingga Juventus.
Suara.com - Penampilan memukau Kapten Timnas Indonesia yakni Jay Idzes bersama klubnya, Sassuolo, sukses membuat takjub salah satu Media Belanda ternama.
Kiprah luar biasa sang bek tengah di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia Serie A rupanya membawa dampak masif bagi karier profesionalnya.
Ia baru saja menorehkan catatan fantastis dengan memecahkan rekor harga pasar tertinggi sebagai pesepak bola berpaspor Tanah Air.
Perkembangan karier pesepak bola berusia 25 tahun tersebut memang terpantau melonjak sangat tajam dalam beberapa musim terakhir.
Situs berita olahraga asal negeri kincir angin yakni FootballTransfers secara khusus menyoroti pencapaian luar biasa sang pemain bertahan.
Mereka membeberkan bahwa nilai jual sang palang pintu kini telah menembus angka 11,7 juta euro atau setara dengan 230 miliar rupiah pada bulan Maret 2026.
Angka sensasional tersebut secara otomatis menggusur pencapaian sebelumnya yang dipegang oleh bek tangguh FC Twente yakni Mees Hilgers.
Sebelumnya, rekor valuasi pemain termahal Tanah Air bertengger di angka 11,6 juta euro milik rekan senegaranya tersebut.
"Ini menjadikan Idzes sebagai pemain paling berharga dalam sejarah Indonesia. Rekor sebelumnya dipegang oleh Mees Hilgers, yang bernilai 11,6 juta euro pada puncak kariernya,"
Baca Juga: Dipanggil ke Timnas Indonesia, Ezra Walian Bawa Bekal Mentereng
Lonjakan valuasi ini tentu sejalan dengan kontribusi besarnya di jantung pertahanan klub asal Emilia-Romagna yaitu US Sassuolo.
Sejak diboyong dari Venezia FC pada bulan Agustus 2025 silam dengan mahar 8 juta euro, ia langsung menyegel satu tempat utama.
Statistik mencatat bahwa ia sama sekali belum pernah absen satu menit pun membela panji I Neroverdi sejak 29 Agustus 2025.
Tercatat ia sudah mengoleksi 26 penampilan impresif di kompetisi liga domestik musim ini di bawah arahan pelatih kepala Fabio Grosso.
Duet kokohnya bersama Tarik Muharemovic terbukti ampuh memberikan kestabilan luar biasa bagi barisan pertahanan tim.
Berkat tembok tangguh tersebut, timnya sukses meraup tiga kemenangan beruntun saat bersua Udinese, Hellas Verona, hingga Atalanta.