-
McKenna dipertimbangkan jadi pelatih Celtic pasca pemecatan Rodgers.
-
McKenna sukses membawa Ipswich promosi dari kasta ketiga.
-
Kepindahan McKenna dapat memengaruhi karier bek Timnas, Elkan Baggott.
Suara.com - Kabar tak enak dari Elkan Baggott, bek Timnas Indonesia. Pemain keturunan Inggris itu terancam kehilangan sosok paling berjasa.
Kieran McKenna, manajer Ipswich Town yang fenomenal, sedang santer diisukan menjadi calon kuat pelatih baru klub legendaris Skotlandia, Glasgow Celtic.
Juru taktik yang baru berusia 39 tahun ini mencuat sebagai salah satu prospek termuda paling cemerlang di kancah sepak bola Inggris.
Pencapaian luar biasa McKenna selama empat tahun bersama Ipswich Town adalah mengangkat klub tersebut dari kasta ketiga Liga Inggris (League One) hingga menembus Premier League.
Meskipun akhirnya Ipswich terdegradasi kembali ke Divisi Championship, rekor tersebut membuat McKenna dipandang pantas mencari tantangan baru di level yang lebih tinggi.
Saat ini, Celtic sedang mencari pengganti tetap setelah memberhentikan Brendan Rodgers dari jabatan manajer.
Klub berjuluk The Hoops ini dikenal sebagai kekuatan dominan di Skotlandia dengan koleksi 55 trofi liga domestik.
Melatih Celtic menawarkan kesempatan bagi McKenna untuk rutin bersaing di puncak liga dan tampil di kompetisi Eropa setiap musim, hal yang tidak bisa didapatkan jika ia bertahan di Ipswich.
Spekulasi kepindahan McKenna ke Parkhead semakin menguat di sejumlah media Inggris.
Laporan dari East Anglian Daily Times mengonfirmasi ketertarikan klub Skotlandia tersebut.
"Kieran McKenna dilaporkan menjadi kandidat untuk lowongan manajer di Celtic," demikian laporan East Anglian Daily Times belum lama ini.
Laporan yang sama juga mencatat bahwa mantan pelatih Celtic, Ange Postecoglou, sempat menjadi unggulan utama, tetapi kemungkinan kembalinya telah disangkal.
Dalam bursa taruhan, McKenna menempati posisi unggulan kedua setelah Postecoglou.
Martin O'Neill, pelatih sementara Celtic saat ini, turut memberikan pandangan tentang profil manajer yang kemungkinan dicari oleh manajemen klub.
Kriteria yang disampaikan O'Neill tampaknya sangat sesuai dengan rekam jejak McKenna.
Pengalaman McKenna membawa Ipswich naik level secara berturut-turut menjadi nilai jual yang sangat kuat di mata petinggi Celtic.
O'Neill menambahkan bahwa Celtic mencari sosok yang memiliki rekam jejak nyata dalam memajukan sebuah tim.
Di balik kesuksesan McKenna, ada satu fakta menarik yang melibatkan bek Tim Nasional Indonesia, Elkan Baggott.
Baggott, jebolan akademi The Tractor Boys, telah diakui oleh PSSI dan memiliki 23 penampilan untuk Tim Garuda.
McKenna adalah sosok manajer yang sangat berarti dalam perjalanan karier Baggott di tim senior Ipswich.
Bek jangkung tersebut telah mengumpulkan tujuh penampilan di skuad senior Ipswich Town.
Debut Elkan di Liga Inggris terjadi pada April 2022 di kasta ketiga melawan Rotherham, saat Ipswich berada di bawah kepemimpinan McKenna.
Meskipun debut senior Baggott terjadi pada Oktober 2020 di ajang EFL Trophy di bawah manajer Paul Lambert.
Musim ini, saat Ipswich bermain di Divisi Championship, McKenna mempertahankan Baggott di skuadnya.
Namun, bek Timnas Indonesia tersebut belum mendapatkan kesempatan bermain semenit pun sepanjang musim ini di bawah asuhan pelatih Irlandia Utara itu.
Potensi kepindahan McKenna ke Celtic tentu akan menjadi dinamika baru bagi karier Elkan Baggott di klub yang bermarkas di Portman Road.
Jika McKenna benar-benar pindah, Baggott harus kembali beradaptasi dengan manajer baru untuk membuktikan kelayakan di tim utama.
Nasib Elkan Baggott di Ipswich Town akan bergantung pada keputusan masa depan Kieran McKenna, apakah ia memilih tantangan di Skotlandia atau tetap setia di Championship.
