-
Dalberto Luan absen lawan Persija karena kelelahan.
-
Pelatih Arema terpaksa ubah strategi serangan tim.
-
Persija unggul 5 poin dari Arema di klasemen sementara.
Suara.com - Menjelang duel krusial di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Singo Edan Arema FC berada dalam situasi yang kurang menguntungkan saat bersiap menyambut tantangan dari Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 yang dijadwalkan pada Sabtu (8/11).
Tim tuan rumah dikabarkan besar kemungkinan akan bermain tanpa penyerang andalan mereka, Dalberto Luan, yang vital bagi lini serang tim.
Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, pada hari Jumat (7/11) di Kota Malang, Jawa Timur, menyampaikan bahwa kondisi fisik Dalberto tidak ideal untuk pertandingan mendatang.
Kelelahan yang mendera sang striker diakibatkan oleh mepetnya waktu pemulihan setelah mereka menjalani pertandingan tandang yang melelahkan melawan Semen Padang.
"Dalberto ada masalah mungkin tidak bisa bermain besok," ungkap Marcos, mengkonfirmasi kekhawatiran tersebut.
Ia menambahkan, "Karena kami kembali dari Padang dan waktunya sedikit, dia merasakan kelelahan."
Dampak Absennya Mesin Gol
Situasi ini memaksa pelatih Marcos Santos untuk segera mencari solusi alternatif dan merancang ulang strategi tim.
Hilangnya Dalberto, yang merupakan mesin gol tim, pasti akan menciptakan lubang besar di sektor depan Arema.
Marcos masih melakukan evaluasi intensif terhadap seluruh skuadnya untuk menentukan pemain yang paling siap mengisi posisi yang ditinggalkan penyerang Brasil tersebut.
Sang pelatih memilih untuk tidak mengungkapkan nama pemain pengganti Dalberto kepada publik sebelum keputusan akhir ditetapkan.
Absennya penyerang utama ini jelas akan memengaruhi skema permainan dan taktik yang sudah disiapkan Singo Edan.
Meski harus menghadapi kendala tersebut, Marcos memastikan bahwa persiapan tim secara keseluruhan untuk menghadapi tim Macan Kemayoran telah dilakukan secara maksimal.
Target Kemenangan dan Upaya Membahagiakan Aremania
Marcos Santos tetap mematok target tinggi agar anak asuhnya mampu menampilkan performa terbaik dan mengamankan tiga poin penuh di kandang.
Pencapaian ini diharapkan dapat mengulang hasil positif yang baru saja mereka raih dalam laga tandang sebelumnya melawan tim Semen Padang.
"Kami berusaha memberikan kebahagiaan bagi Aremania, semoga mereka besok datang memenuhi stadion," ujar Marcos dengan penuh harap.
Sementara itu, dari kubu pemain, Valdeci Moreira menyadari betul bahwa Persija merupakan kekuatan yang patut diperhitungkan di liga.
Valdeci mengakui bahwa pertandingan pada hari Sabtu (8/11) nanti diprediksi akan menjadi pertarungan yang sangat sulit untuk dilewati oleh Arema FC.
Ia menjamin seluruh pemain Arema telah memfokuskan pikiran dan energi mereka untuk menatap pertandingan demi merealisasikan target kemenangan.
"Kami harus bekerja keras dan bisa tampil lebih bagus dari pada Persija," tegas Valdeci, menyatakan kesiapan timnya.
Perbandingan Posisi di Klasemen Sementara Liga
Secara posisi di klasemen sementara, Arema FC saat ini menempati peringkat ke-7 dalam tabel BRI Super League musim 2025/2026.
Mereka telah berhasil mengumpulkan total 15 poin, hasil dari empat kemenangan, tiga kali imbang, dan menelan tiga kekalahan dari sepuluh pertandingan.
Di sisi lain, Persija Jakarta menunjukkan performa yang lebih impresif dengan bercokol di urutan kedua klasemen sementara liga.
Tim kebanggaan ibu kota ini sudah mengumpulkan 20 poin dari sepuluh pertandingan, berkat enam kali kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya dua kali menelan kekalahan.
Selisih 5 poin di antara kedua tim menjadikan pertarungan ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga pertaruhan gengsi dan posisi di papan atas.
