-
Inter Milan rebut puncak klasemen Serie A setelah kalahkan Lazio 2-0.
-
Gol kemenangan Inter dicetak oleh Martinez dan juga Ange-Yoann Bonny.
-
Inter Milan ungguli AS Roma di klasemen karena selisih gol yang lebih baik.
Tanpa membuang waktu, tembakan keras Lautaro mengarah tepat ke pojok kiri gawang yang dijaga oleh Ivan Provedel.
Skor langsung berubah 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah yang bermain agresif sejak awal.
Lazio mencoba untuk menyamakan kedudukan, namun tembakan mendatar Mattia Zaccagni masih belum menemukan sasaran.
Pada menit ke-25, Inter nyaris menggandakan keunggulan melalui upaya Petar Sucic menyambut umpan silang Nicolo Barella.
Sayangnya, sepakan voli Petar Sucic tersebut masih melebar tipis dari gawang Lazio.
Skor 1-0 pun bertahan sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Nerazzurri kembali tancap gas untuk menambah pundi-pundi gol.
Lautaro hampir saja mencetak gol kedua pribadinya setelah menerima umpan matang dari Barella, namun tembakan jarak dekatnya melambung.
Tekanan tanpa henti yang dilancarkan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.
Ange Bonny dengan dingin berhasil menyontek bola ke gawang setelah menerima umpan kunci dari Federico Dimarco.
Gol tersebut memastikan Inter Milan unggul 2-0 dan semakin mengamankan posisi mereka.
Piotr Zielinski sempat menambah keunggulan untuk Inter, tetapi gol tersebut akhirnya dianulir.
Pembatalan gol pada menit ke-68 tersebut dilakukan oleh VAR karena Dimarco dianggap menyentuh bola dengan tangan.
Meskipun tertinggal, Lazio mulai menguasai ritme permainan pada pertengahan babak kedua.
Tim tamu berupaya keras untuk mengejar defisit dua gol yang tercipta.
Peluang emas bagi Lazio terjadi pada menit ke-77 saat Mario Gila menyambut tendangan bebas dengan sundulan keras.
Penjaga gawang Yann Sommer sudah tidak bisa berbuat banyak, namun bola nahasnya membentur tiang gawang Inter.
Skor 2-0 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Kemenangan ini menjadi bukti penting atas konsistensi Inter Milan di musim 2025/2026.
"Kami bermain dengan karakter, dan ini adalah kemenangan yang sangat penting untuk klasemen," ujar pelatih Inter usai pertandingan.
Hasil ini memperkuat ambisi Inter Milan untuk merebut gelar juara Liga Italia di akhir musim.
Mereka sukses menunjukkan kekuatan skuad yang merata di semua lini.
Para pendukung menyambut kemenangan ini dengan antusiasme tinggi di Giuseppe Meazza.
Inter kini fokus untuk mempertahankan performa di sisa pertandingan musim ini.
Mereka harus tetap waspada mengingat AS Roma terus membayangi di urutan kedua.
Lazio sementara itu harus segera berbenah untuk memperbaiki posisi mereka di papan tengah.
Selisih poin yang tipis membuat persaingan di puncak klasemen Serie A tetap terbuka lebar.
Tim yang paling konsisten akan menjadi penentu siapa yang layak meraih Scudetto tahun ini.
Ini merupakan modal berharga bagi Inter Milan untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
