Skandal Naturalisasi Malaysia: Tujuh Pemain Kini Tuntut FAM Bayar Ganti Rugi

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 10 November 2025 | 13:22 WIB
Skandal Naturalisasi Malaysia: Tujuh Pemain Kini Tuntut FAM Bayar Ganti Rugi
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bahrian)
baca 10 detik
  • Tujuh pemain naturalisasi ilegal Malaysia mempertimbangkan tuntutan hukum ke FAM.
  • Mereka dirugikan skorsing FIFA: kehilangan kontrak hingga pendapatan.
  • Gugatan dipicu pengakuan adanya kesalahan teknis FAM dalam dokumen ke FIFA.

Suara.com - Skandal naturalisasi Malaysia yang belakangan menggemparkan jagat sepak bola ternyata belum berhenti pasca FIFA menjatuhkan sanksi terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Sebanyak tujuh pemain naturalisasi "abal-abal" yang turut disanksi FIFA, kini berbalik menyerang FAM dan meminta ganti rugi.

Menyitat New Straits Times, tujuh pemain itu adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Mereka semua adalah pemain yang dinaturalisasi FAM untuk memperkuat Timnas Malaysia. Sayangnya, FIFA menganggap ketujuhnya ilegal karena terbuktinya pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi.

Alhasi, FIFA menjatuhi sanksi berupa denda 2000 franc Swiss alias Rp41 juta ditambah denda larangan tampil selama setahun.

Sanksi FIFA juga harus diterima oleh FAM berupa denda senilai Rp7,2 miliar.

Akibat adanya sanksi itu para pemain mulai diasingkan oleh klubnya masing-masing, bahkan sampai putus kontrak.

Karena hal inilah mereka mempertimbangkan langkah hukum setelah adanya pegakuan staf administrasi FAM melakukan kesalahan teknis dalam proses pengiriman dokumen kepada FIFA.

"Diketahui, pengacara asing telah menjalin komunikasi dengan ketujuh pemain yang mempertimbangkan tindakan hukum terhadap FAM atas kesalahan teknis yang telah diakui asosiasi tersebut," ujar seorang sumber dilansir dari New Straits Times.

baca juga

"Langkah itu memungkinkan, dan tidak akan mengejutkan mengingat dampak finansial yang ditimbulkan oleh larangan tersebut," jelasnya.

Akibat dari satu di antara skandal naturalisasi terbesar sepanjang sejarah sepak bola itu, beberapa pemain naturalisasi Malaysia itu kehilangan pendapatan.

"Tuntutan ganti rugi juga dapat membantu memulihkan nama baik mereka serta mempermudah proses menemukan klub baru setelah masa skorsing berakhir," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Deportivo Alaves Masih Percaya Facundo Garces Tak Bersalah

Presiden Deportivo Alaves Masih Percaya Facundo Garces Tak Bersalah

Bola | Senin, 10 November 2025 | 11:45 WIB

2 Pemain Keturunan Indonesia Disanksi FIFA: Fans Diharap Tenang, Beda Kasus dengan Malaysia

2 Pemain Keturunan Indonesia Disanksi FIFA: Fans Diharap Tenang, Beda Kasus dengan Malaysia

Bola | Sabtu, 08 November 2025 | 15:05 WIB

Breaking News! FIFA Sanksi PSSI dan 2 Pemain Timnas Indonesia

Breaking News! FIFA Sanksi PSSI dan 2 Pemain Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 November 2025 | 17:13 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×