-
Atalanta memecat Ivan Juric akibat hasil buruk di kompetisi.
-
Juric hanya cetak 4 kemenangan dari 15 pertandingan.
-
Klub kini mencari pelatih baru selama jeda internasional.
Suara.com - Klub sepak bola Atalanta secara resmi mengambil keputusan mengejutkan dengan mengakhiri masa jabatan Ivan Juric sebagai pelatih kepala.
Langkah tegas ini diambil manajemen klub menyusul serangkaian performa dan hasil yang kurang memuaskan di dua kompetisi utama, yaitu Liga Italia dan Liga Champions.
Pengumuman pemecatan pelatih asal Kroasia tersebut disiarkan langsung melalui saluran komunikasi resmi klub pada hari Selasa.
Bersamaan dengan Juric, beberapa anggota staf kepelatihan lainnya juga turut dilepas dari tugas mereka di Atalanta.
Nama-nama staf yang tidak lagi bertugas antara lain adalah Matteo Paro, Miguel Veloso, Paolo Barbero, Stjepan Ostojic, dan Michele Orecchio.
Secara institusional, Atalanta menyampaikan apresiasi dan harapan terbaik bagi para staf yang telah meninggalkan klub.
Berikut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak manajemen: "Klub berterima kasih kepada Ivan Juri dan seluruh stafnya atas dedikasi mereka, dan mendoakan yang terbaik bagi mereka di masa mendatang."
Meski sudah resmi berpisah dengan Juric, hingga kini manajemen tim La Dea belum mengumumkan sosok pengganti definitif untuk mengisi kursi pelatih kepala.
Manajemen kini memiliki waktu yang cukup leluasa untuk menentukan arsitek tim baru mengingat kompetisi tengah memasuki periode jeda internasional.
Juric sendiri baru didatangkan ke Bergamo untuk menempati posisi yang sebelumnya dipegang oleh Gian Piero Gasperini, yang hengkang untuk melatih AS Roma.
Total durasi kepelatihan Juric di Atalanta berlangsung kurang lebih selama lima bulan sejak ia pertama kali ditunjuk.
Selama periode singkat tersebut, Juric telah memimpin tim dalam total 15 pertandingan di semua ajang.
Catatan performa Juric meliputi empat kemenangan, delapan kali hasil imbang, dan tiga kekalahan yang tercatat di papan statistik.
Rata-rata perolehan poin per pertandingan yang berhasil dikumpulkan oleh Juric selama melatih Atalanta hanya mencapai angka 1,33.
Di panggung domestik, posisi Atalanta saat ini terlempar ke urutan ke-13 dalam klasemen sementara Liga Italia.
Dengan raihan 13 poin dari 11 kali bermain, klub tersebut kini tertinggal sembilan poin dari zona empat besar yang menjadi target lolos Liga Champions musim depan.
Bukan hanya di kompetisi domestik, performa tim juga kurang memuaskan di tingkat Eropa.
Pada fase liga Liga Champions, Nerazzurri menempati peringkat ke-16 setelah empat pertandingan yang telah mereka jalani.
Klub yang bermarkas di Stadion Gewiss tersebut baru berhasil mengumpulkan tujuh poin dari total laga yang dilakoni sejauh ini.
Perolehan poin tersebut menempatkan Atalanta berjarak dua poin di bawah batas aman untuk mencapai babak delapan besar kompetisi bergengsi Eropa tersebut.
Fakta data ini mengindikasikan bahwa target capaian di awal musim hampir pasti terancam gagal di tangan Juric.
Keputusan pemecatan ini menjadi sinyal jelas dari manajemen klub untuk segera melakukan perbaikan signifikan demi menyelamatkan sisa musim.
Penunjukkan pelatih anyar diharapkan dapat segera mengembalikan performa Atalanta ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Saat ini fokus klub adalah memanfaatkan jeda kompetisi untuk restrukturisasi tim dan penentuan strategi baru.
