Miris! Klub Malaysia Ogah Tampung 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal

Galih Prasetyo

Selasa, 11 November 2025 | 22:09 WIB
Miris! Klub Malaysia Ogah Tampung 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bahrian)
baca 10 detik
  • Tujuh pemain naturalisasi Malaysia gagal memenuhi syarat FIFA untuk membela tim nasional.
  • Peluang tujuh pemain tersebut untuk berkarier di Liga Malaysia sangat kecil.
  • Faktor usia dan biaya menjadi penghalang utama bagi klub Malaysia untuk merekrut mereka.

Suara.com - Harapan tujuh pemain naturalisasi Malaysia untuk bisa memperkuat Hariamau Malaya tampaknya semakin tipis.

Pasalnya, meski pihak FAM mengklaim bahwa tujuh pemain tersebut sudah memiliki kewarganegaraan Malaysia, mereka akan tetap dilarang membela Harimau Malaya jika merujuk pada statuta FIFA.

Menurut pakar hukum olahraga dari Malaysia, Nik Erman Nik Rosel, tujuh pemain naturalisasi itu tdak dapat bermain untuk Malaysia meskipun sanksi 1 tahun larangan tanding oleh FIFA telah berakhir.

Menurut Nik Erman, mereka tidak memenuhi kriteria FIFA untuk membela tim nasional karena belum tinggal di Malaysia selama lima tahun penuh, sesuai dengan Artikel 6(5) Statuta FIFA, yang mensyaratkan kehadiran minimal 183 hari dalam setahun agar bisa diakui secara sah.

“Tujuh pemain itu harus berstatus naturalisasi penuh dan tinggal di Malaysia selama lima tahun jika ingin kembali mengenakan jersi Harimau Malaya,” ujar Nik Erman dilansir dari Berita Harian

Facundo Garces saat membela Timnas Malaysia (dok. Instagram/@facundogarces)
Facundo Garces saat membela Timnas Malaysia (dok. Instagram/@facundogarces)

Dengan aturan tersebut, Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca mau tak mau harus berkarier di Liga Malaysia.

Namun pertanyaannya, apakah ada klub Liga Malaysia yang bersedia menampung tujuh pemain tersebut?

Tiga pemain, yakni Irazabal, Figueiredo, dan Hevel, disebut masih memiliki kans karena saat ini memperkuat Johor Darul Ta’zim (JDT).

Namun bagi pemain lain seperti Holgado, Garces, Palmero, dan Machuca, peluangnya jauh lebih kecil.

baca juga

Menurut salah satu agen pemain di Malaysia, Effendi Jagan Abdullah, sangat kecil kemungkinan klub Liga Malaysia bersedia menampung mereka—terutama karena faktor biaya dan usia.

“Kebanyakan klub Liga Malaysia saat ini tidak memiliki kemampuan finansial besar untuk membayar gaji tinggi pemain asing. Beberapa pemain itu juga akan berusia di atas 30 tahun setelah masa sanksi dan lima tahun masa tinggal selesai," ungkapnya.

Sebagai contoh, Rodrigo Holgado kini berusia 30 tahun.

Jika menunggu enam tahun lagi (termasuk masa sanksi dan syarat lima tahun tinggal), usianya akan menginjak 36 tahun—usia yang dianggap tidak ideal untuk level internasional.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025

Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 15:25 WIB

Thom Haye Tarik Napas Lihat Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday November

Thom Haye Tarik Napas Lihat Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday November

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 14:18 WIB

Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday Edisi November, Media Vietnam Heran

Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday Edisi November, Media Vietnam Heran

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 13:30 WIB

Timnas Indonesia Tak Main di FIFA Matchday, Thom Haye Manfaatkan Waktu untuk Istirahat

Timnas Indonesia Tak Main di FIFA Matchday, Thom Haye Manfaatkan Waktu untuk Istirahat

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 12:42 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×