Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Gaji Timur Kapadze Jauh di Bawah Patrick Kluivert dan STY

Arif Budi

Rabu, 12 November 2025 | 16:39 WIB
Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Gaji Timur Kapadze Jauh di Bawah Patrick Kluivert dan STY
Gaji Timur Kapadze lebih rendah dari Patrick Kluivert dan STY. (Instagram/@uzbekistanfa)
baca 10 detik
  • Timur Kapadze disebut sebagai opsi paling realistis bagi PSSI karena gajinya jauh lebih murah dibanding Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

  • Meski lebih murah, Kapadze berprestasi besar dengan membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.

  • Kapadze telah resmi mundur dari UFA dan menyatakan siap memimpin Timnas Indonesia jika mendapat tawaran resmi.

Suara.com - Di tengah bursa pelatih Timnas Indonesia yang memanas, satu faktor krusial mencuat ke permukaan yang membuat nama Timur Kapadze menjadi opsi paling cerdas dan realistis bagi PSSI yaitu harga gajinya.

Dengan rekam jejak mentereng, nilai kontraknya dilaporkan jauh lebih terjangkau dibandingkan para pendahulunya.

Estimasi gaji Timur Kapadze yang berada di angka Rp7,5 miliar per tahun menjadi sorotan tajam jika disandingkan dengan nominal fantastis yang diterima para pendahulunya.

Gaji Shin Tae-yong atau STY untuk satu paket kepelatihan mencapai Rp23,6 miliar, sementara Patrick Kluivert diperkirakan menerima sekitar Rp18 miliar per tahun.

Artinya, gaji Kapadze hanya sekitar sepertiga dari yang diterima STY sebuah efisiensi anggaran yang luar biasa jika melihat prestasinya.

Meskipun lebih murah, rekam jejak pelatih asal Uzbekistan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia adalah sosok di balik kesuksesan bersejarah Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.

Kini pintu bagi PSSI untuk merekrutnya terbuka sangat lebar. Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) telah secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Kapadze yang mundur dari posisi asisten pelatih untuk mencari tantangan baru sebagai pelatih kepala.

"Asisten pelatih timnas Uzbekistan, Timur Kapadze telah menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan karier di tahap baru dan mengajukan permohonan kepada pimpinan UFA untuk dibebaskan dari jabatannya," tulis laporan resmi UFA.

"Karena sang pelatih menerima tawaran lain dan berniat melanjutkan kariernya sebagai pelatih kepala, pimpinan UFA menghormati keputusannya tersebut," lanjutnya.

baca juga

Media Uzbekistan bahkan sudah selangkah lebih maju dengan mengabarkan bahwa Timnas Indonesia kemungkinan besar akan menjadi pelabuhan berikutnya bagi Kapadze.

"Saya siap memimpin tim nasional Indonesia. Saat ini saya bebas dan menunggu tawaran," kata Kapadze dalam wawancara dengan kantor berita Uzbekistan (UzA), dilansir Zamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapten Timnas Indonesia U-17 Minta Maaf Usai Gagal Lolos Piala Dunia U-17 Qatar

Kapten Timnas Indonesia U-17 Minta Maaf Usai Gagal Lolos Piala Dunia U-17 Qatar

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 16:05 WIB

Pelatih Thailand Waspadai Ancaman Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

Pelatih Thailand Waspadai Ancaman Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 15:47 WIB

Media Vietnam Salut dengan Prestasi Indonesia di Piala Dunia U-17 2025

Media Vietnam Salut dengan Prestasi Indonesia di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 15:29 WIB

Anak Patrick Kluivert Dirumorkan Khianati Belanda, Bela Spanyol

Anak Patrick Kluivert Dirumorkan Khianati Belanda, Bela Spanyol

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 16:05 WIB

Dipecat PSSI, Patrick Kluivert Turun Kasta, Ditawari Pekerjaan Baru Ini

Dipecat PSSI, Patrick Kluivert Turun Kasta, Ditawari Pekerjaan Baru Ini

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

×