-
Tuchel pertimbangkan kunjungan ke Madrid bahas masa depan Alexander-Arnold.
-
Alexander-Arnold terancam karena Quansah kini dinilai lebih unggul di bek kanan.
-
Tuchel ingin kejelasan taktis bagi semua pemain jelang Piala Dunia 2026.
Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, membuka kemungkinan untuk terbang langsung ke Madrid demi berbicara dengan Trent Alexander-Arnold terkait masa depannya di skuad The Three Lions jelang Piala Dunia 2026.
Trent Alexander-Arnold terakhir kali tampil untuk Inggris pada Juni lalu, hanya 26 menit sebagai pemain pengganti melawan Andorra di Barcelona.
Itu merupakan satu-satunya kesempatan yang diberikan Tuchel sejak sang pelatih mengambil alih.
Kini, hanya tersisa dua laga uji coba pada Maret sebelum Inggris menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Tuchel menegaskan dirinya wajib memberikan kejelasan bagi semua pemain, termasuk Trent.
“Saya harus menghubungi semua pemain, termasuk Trent. Menjelaskan kenapa mereka tidak dipanggil, apa yang bisa diperbaiki, atau apakah itu murni pilihan taktik,” ujar Tuchel dilansir dari Daily Mail.
Ketika ditanya apakah ia akan menemui Trent langsung di Spanyol, Tuchel tak menutup kemungkinan.
“Kenapa tidak? Kami bisa saja melakukan kunjungan kelompok—mengunjungi Jude Bellingham dan Trent bersama-sama. Saya tidak suka panggilan telepon, lebih baik tatap muka.”
Tuchel bahkan mempertimbangkan untuk melihat langsung latihan Real Madrid untuk memahami konteks performa keduanya.
Baca Juga: Pelatih Belanda Kurang Senang meski Oranje Lolos ke Piala Dunia 2026, Kenapa?
Yang mengejutkan, Tuchel menyebut bek muda Jarell Quansah yang kini membela Bayer Leverkusen, sementara berada sedikit di depan Trent dalam perebutan posisi bek kanan untuk Piala Dunia.
“Saya percaya pada Jarell. Dia bertalenta, cepat, kuat, unggul dalam duel udara, dan bermain sangat baik di Leverkusen. Saat ini dia sedikit di depan,” kata Tuchel.
Selain Quansah, Reece James juga menjadi kandidat utama meski rentan cedera.
Kontributor: M.Faqih