Terbongkar! Calon Pelatih Timnas Indonesia Bukan Pengangguran, Masih di Klub dan Timnas Negara Lain

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 21 November 2025 | 10:32 WIB
Terbongkar! Calon Pelatih Timnas Indonesia Bukan Pengangguran, Masih di Klub dan Timnas Negara Lain
Timnas Indonesia (AFC)
baca 10 detik
  • PSSI rahasiakan 5 calon pelatih; satu bernama Alexander siap diwawancarai.

  • Kerahasiaan nama demi etika, karena pelatih masih terikat kontrak tim lain.

  • Pencarian pelatih baru vital, pasca gagalnya Timnas di Kualifikasi Piala Dunia.

Suara.com - Kepala Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, akhirnya memecah keheningan mengenai progres pencarian sosok strategis yang akan menakhodai Skuad Garuda Timnas Indonesia di masa mendatang.

Setelah berpisah dengan Patrick Kluivert pasca hasil kurang memuaskan di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, kursi kepelatihan Timnas Indonesia saat ini memang tengah kosong dan menjadi fokus utama federasi.

Antusiasme publik sepak bola nasional sangat tinggi, ditandai dengan berseliwerannya spekulasi nama-nama potensial seperti Timur Kapadze dan juru taktik asal Spanyol, Jesus Casas, di berbagai platform digital.

PSSI Menerapkan Kerahasiaan Total

Saat ini, terdapat lima nama yang telah teridentifikasi sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi manajer Timnas Indonesia, namun identitas mereka diputuskan untuk dirahasiakan oleh PSSI.

Sumardji menekankan bahwa keputusan untuk tidak mengungkap daftar nama tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan karena didasari pertimbangan profesionalisme dan etika kerja.

Mayoritas dari kelima figur yang sedang diincar ini masih terikat perjanjian kontrak profesional dan bahkan aktif melatih, baik di level klub maupun tim nasional negara lain di kancah internasional.

“Saya perlu menjelaskan kepada rekan-rekan terkait dengan lima nama ini kenapa sampai detik ini tidak dibuka dan tidak akan kami buka dulu," kata Sumardji dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Federasi meyakini bahwa keterbukaan identitas saat ini dapat menimbulkan dampak negatif, terutama bagi karier dan posisi pelatih di tim mereka yang sekarang.

baca juga

Hal ini secara langsung berhubungan dengan etika dalam dunia sepak bola, yakni menghormati komitmen yang dimiliki para pelatih kepada tim mereka saat ini.

“Kami menghormati privasi masing-masing dari para pelatih kepala,” jelasnya.

Alasan PSSI Menjaga Privasi Kandidat

Pengungkapan nama kandidat secara prematur dinilai tidak etis karena berpotensi mengganggu konsentrasi mereka yang masih bertanggung jawab atas tim lain.

Situasi ini mengharuskan PSSI untuk menahan diri dan bersabar hingga momen yang paling tepat untuk mengumumkan hasil akhir dari proses seleksi.

“Yang kedua, para pelatih ini masih berada di klub dan juga berada di timnas suatu negara. Jadi tidak mungkin kami buka," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan Ambisi Nova Arianto di Timnas Indonesia

Mengerikan Ambisi Nova Arianto di Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 November 2025 | 10:18 WIB

PSSI Akhirnya Ngaku Belum Punya Roadmap Sepak Bola Nasional, Kasih Janji Manis Ini ke Suporter

PSSI Akhirnya Ngaku Belum Punya Roadmap Sepak Bola Nasional, Kasih Janji Manis Ini ke Suporter

Bola | Jum'at, 21 November 2025 | 10:13 WIB

Rusia Rancang Piala Dunia Tandingan, Peluang Timnas Indonesia Ikut Tampil

Rusia Rancang Piala Dunia Tandingan, Peluang Timnas Indonesia Ikut Tampil

Bola | Jum'at, 21 November 2025 | 10:13 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×