Mengerikan Ambisi Nova Arianto di Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 21 November 2025 | 10:18 WIB
Mengerikan Ambisi Nova Arianto di Timnas Indonesia
Nova Arianto (Antara)
baca 10 detik
  • Nova Arianto resmi melatih Timnas U-20.

  • Target utamanya adalah mencetak pemain senior.

  • PSSI menunjuknya usai sukses di Timnas U-17.

Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah menunjuk Nova Arianto untuk mengemban tugas sebagai juru taktik utama Timnas Indonesia U-20.

Pengumuman penting ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Kantor PSSI, tepatnya di GBK Arena, Jakarta, pada hari Kamis sore, 20 November 2025.

Peresmian jabatan baru bagi mantan pelatih tim usia muda ini turut dihadiri oleh jajaran penting PSSI, termasuk Sekjen Yunus Nusi, Anggota Komite Eksekutif (Exco) sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, serta Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers.

Mengemban tanggung jawab baru yang lebih besar, Nova Arianto menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh induk organisasi sepak bola nasional.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada PSSI bersama dengan jajarannya atas kesempatan, atas pekerjaan yang pastinya sangat luar biasa dalam karier saya," ujar Nova.

Ia menegaskan komitmen penuhnya untuk menjalankan tugas melatih tim muda ini dengan sebaik-baiknya.

"Jadi saya hanya bisa sampaikan terma kasih kepada PSSI yang sudah memberikan tanggung jawab ini dan pastinya saya selalu mencoba yang terbaik untuk U-20," jelasnya.

Nova Arianto kemudian menjabarkan sasaran utama dari penunjukannya sebagai kepala pelatih Garuda Muda U-20, yakni mengantar para pemain junior menuju level tertinggi tim senior.

Ia menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah pengembangan karier pemain hingga menembus skuad utama Merah Putih.

"Karena sejak awal saya ditunjuk pelatih U-17 pada 2024, tujuan saya adala bagaimana pemain muda ini bisa sampai di timnas senior," ceritanya.

Lolos ke kompetisi bergengsi seperti Piala Dunia atau Piala Asia dianggapnya hanya bagian dari tahapan yang harus dilalui.

Target tertinggi bagi Nova adalah bagaimana setiap talenta muda dapat mencapai skuad inti timnas senior Indonesia.

"Lolos piala dunia, piala asia itu hanya bagian dari proses yang dijalani, tapi poin besarnya bagaimana anak-anak bisa sampai di timnas senior. Pastinya perjalanan itu tidak akan mudah," katanya menambahkan.

Sebelum dipercaya menangani tim U-20, Nova Arianto telah sukses mengarsiteki Timnas Indonesia U-17.

Prestasinya bersama Garuda Muda U-17 adalah keberhasilan membawa tim tersebut meraih tiket lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisi-kisi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Nama Timur Kapadze Tercoret dari Daftar

Kisi-kisi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Nama Timur Kapadze Tercoret dari Daftar

Bola | Jum'at, 21 November 2025 | 08:06 WIB

Gak Semua Free, Exco PSSI Sebut Beberapa Calon Pelatih Timnas Indonesia Masih Terikat Kontrak

Gak Semua Free, Exco PSSI Sebut Beberapa Calon Pelatih Timnas Indonesia Masih Terikat Kontrak

Bola | Jum'at, 21 November 2025 | 07:49 WIB

FIFA Matchday Bulan November dan Ulah 2 Negara Tetangga yang Harusnya Bikin Malu PSSI

FIFA Matchday Bulan November dan Ulah 2 Negara Tetangga yang Harusnya Bikin Malu PSSI

Your Say | Jum'at, 21 November 2025 | 06:17 WIB

Terkini

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Sumut | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:54 WIB

×