- Media Uzbekistan menyebut Timur Kapadze hampir pasti ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia.
- Sang pelatih membantah datang untuk wawancara, namun mengakui pernah kontak dengan PSSI.
- Jika resmi melatih Garuda, Kapadze akan mencetak sejarah sebagai pelatih Asia Tengah pertama.
Suara.com - Isu pergantian pelatih Timnas Indonesia memasuki babak baru setelah media Uzbekistan, UZ Daily, merilis laporan yang memicu kehebohan. Mereka mengeklaim bahwa Timur Kapadze sudah berada di fase negosiasi akhir dengan PSSI.
Klaim tersebut langsung bersinggungan dengan kenyataan bahwa pelatih berusia 44 tahun itu memang sedang berada di Indonesia.
Padahal, Kapadze sejak awal menegaskan kedatangannya murni untuk urusan pribadi.
Ia menyebut tidak ada wawancara atau proses seleksi pelatih Timnas yang sedang ia jalani.
Namun, rumor terus membesar karena nama Kapadze memang masuk dalam daftar lima calon pelatih yang tengah dipertimbangkan PSSI.
Di sinilah UZ Daily menghadirkan narasi berbeda.
Media tersebut menuliskan bahwa apa yang publik lihat sebagai kunjungan wisata justru menjadi momen penentuan antara Kapadze dan federasi sepak bola Indonesia.
“Mantan pelatih tim nasional Uzbekistan, Timur Kapadze, hampir ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia,” tulis UZ Daily dikutip pada Minggu (23/11/2025).
Kabar tersebut memantik kembali pernyataan Kapadze beberapa hari sebelumnya.
Baca Juga: Duh, Media Inggris Bongkar Kondisi Ole Romeny Belum Klik dengan Pemain Oxford United
Ia mengaku sudah pernah berkomunikasi dengan PSSI, meski belum dalam bentuk penawaran formal.
“Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji,” ujar Kapadze kepada kepada awak media di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.
"Tapi, tidak konkret. Pertanyaannya itu apakah dia ada keinginan. Jadi, saya langsung mengatakan bahwa ada rencana kunjungan (ke Indonesia). Setelah kunjungan, bisa dibahas."
Kapadze yang sukses membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 itu menegaskan bahwa dirinya tengah membuka pintu untuk semua peluang.
“Pada dasarnya, saya akan mempelajari semua tawaran yang masuk. Saya terbuka dengan tawaran,” tegasnya.
Rekor Besar yang Mungkin Terpecahkan
Apabila PSSI akhirnya menunjuk Kapadze, satu rekor bersejarah otomatis lahir.
Sepanjang perjalanan Timnas Indonesia, belum pernah ada pelatih yang berasal dari kawasan Asia Tengah.
Posisi tersebut selama puluhan tahun didominasi oleh pelatih dari Eropa dan Asia Tenggara/Asia Timur.
Belanda menjadi negara yang paling sering mengirim pelatih ke Indonesia, mulai dari era awal sepak bola nasional seperti Johannes Mastenbroek hingga periode modern seperti Wim Rijsbergen dan Patrick Kluivert.
Selain itu, Indonesia juga pernah mempercayakan tim kepada pelatih dari Austria, Spanyol, Bulgaria, Yugoslavia, hingga Argentina.
Dari wilayah Asia, tren yang muncul selalu berputar pada pelatih Asia Tenggara dan Asia Timur.
Penunjukan Kapadze akan memutus pola itu dan memperkenalkan corak taktik baru dari Asia Tengah—wilayah yang jarang mendapat perhatian dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Posisi Kapadze di Bursa Pelatih Timnas Indonesia
Tak berlebihan jika Kapadze kini dianggap kandidat kuat. Prestasinya membawa Uzbekistan ke Piala Dunia membuat namanya melambung dan diminati banyak negara Asia.
Kemunculannya di Jakarta pada Jumat (21/11/2025), termasuk saat beribadah di Masjid Istiqlal, hanya menambah kuatnya dugaan bahwa kedatangannya punya agenda lebih besar.
Dengan laporan dari UZ Daily yang menambah bensin ke api rumor, kini semua mata tertuju pada PSSI.
Jika federasi benar menjatuhkan pilihan kepada Kapadze, maka keputusan itu bukan sekadar pergantian pelatih, melainkan awal dari bab baru dalam sejarah sepak bola Indonesia.