Bedah Kekuatan Timnas Indonesia U-22, Thailand, Malaysia: Siapa Raih Emas SEA Games 2025?

Ronald Seger Prabowo

Minggu, 30 November 2025 | 20:06 WIB
Bedah Kekuatan Timnas Indonesia U-22, Thailand, Malaysia: Siapa Raih Emas SEA Games 2025?
Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Rafael Struick (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Mali U-23 pada laga persahabatan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025). Pertandíngan tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc]
baca 10 detik
  • SEA Games 2025 sepak bola dimulai 3 Desember di Thailand, walau tuan rumah dilanda banjir, dengan Indonesia menargetkan final.
  • Timnas Indonesia U-22 memiliki kekuatan skuad merata dengan striker tajam, namun rentan terhadap serangan balik umpan panjang.
  • Thailand U-22 kuat di lini tengah namun lemah di lini depan karena absennya beberapa pemain kunci Eropa dan minimnya jam terbang.

Suara.com - SEA Games 2025 cabang sepak bola akan kick off pada 3 Desember mendatang.

Meski Thailand sebagai tuan rumah tengah dilanda banjir, turnamen tetap berjalan dan persaingan menuju medali dipastikan berlangsung ketat.

Timnas Indonesia: Skuad Merata, Lini Serang Mematikan

Sebagai juara bertahan, Timnas Indonesia U-22 datang dengan kekuatan hampir penuh, meski federasi dan pemerintah memilih meredam euforia dengan hanya menargetkan final.

Hal ini dikarenakan faktor tuan rumah Thailand yang biasanya diuntungkan, serta fakta historis bahwa Indonesia belum pernah mencapai final ketika SEA Games digelar di Negeri Gajah Putih.

Kekuatan Timnas Indonesia U-22

Pelatih Indra Sjafri memanggil empat pemain luar negeri ke dalam skuad, Marselino Ferdinan (AS Trencin), Ivar Jenner (Jong Utrecht), Mauro Zijlstra (FC Volendam) dan Dion Markx (TOP Oss)

Namun sorotan terbesar tertuju pada dua penyerang utama yakni Rafael Struick dan Jens Raven, pencetak 7 gol dan top skor Piala AFF U-23 2025.

Jika Jenner tampil, Timnas Indonesia memiliki pengatur tempo kuat dengan kemampuan tembakan jarak jauh.

baca juga

Meski skuad merata, gaya bermain Garuda Muda masih memiliki celah.

Jika tertinggal dan dipaksa menyerang, Timnas U-22 cenderung mengandalkan umpan panjang.

Selain itu, pola skuat Garuda tidak efektif melawan tim yang kuat duel udara.

Timnas Indonesia U-22 juga kerap kesulitan mengantisipasi bola mati lawan, khususnya tendangan sudut.

Pada final Piala AFF U-23 2025, mereka kalah dari Vietnam lewat situasi corner.

Thailand U-22: Kuat di Tengah, Tumpul di Depan

SEA Games bukan lagi prioritas utama Thailand, terlebih turnamen ini tidak masuk kalender FIFA.

Akibatnya, pelatih Thawatchai Damrong-Ongtrakul tak bisa memanggil pemain yang berkarier di luar Asia Tenggara. Bahkan beberapa pemain lokal di level tinggi pun tak mendapat izin klub.

Dua bintang yang absen ialah Jude Soonsup-Bell (Grimsby Town, Inggris) dan Erawan Garnier (RC Lens, Prancis).

Timnas Thailand U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Dok. Changsuek)
Timnas Thailand U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Dok. Changsuek)

Kekuatan Thailand

Thailand tetap berbahaya berkat lini tengah mereka:

Seksan Ratree (kapten), pemain serbaguna yang telah membela timnas senior sejak 2024 dan mencetak gol di 3 dari 4 laga terakhir Thailand.

Sittha Boonlha, gelandang bertahan yang tampil konsisten di U-23 Asia dan membantu Thailand lolos ke Piala Asia U-23 2026.

Taktik mereka banyak bertumpu pada serangan dari sisi kiri, memanfaatkan kombinasi Ratree dan full-back Phon-Ek Jensen yang cepat dan eksplosif.

Kelemahan Thailand

Masalah utama justru ada di lini depan:

Para striker minim jam bermain di Thai League.

Yotsakon Burapha yang diproyeksikan menjadi penyerang utama hanya pemain rata-rata di liga Singapura dan cadangan di PT Prachuap FC.

Malaysia U-22: Minim Pengalaman, Bergantung pada Bintang

Malaysia tergabung di Grup B bersama Vietnam dan satu tim lainnya. Hanya juara grup yang lolos otomatis, sehingga setiap laga akan terasa seperti final.

Namun analisis awal menunjukkan skuad Malaysia kalah dari sisi kedalaman:

Dari 25 pemain yang dipanggil, banyak yang bermain di divisi bawah kompetisi lokal.

Meski memiliki dua pemain naturalisasi Fergus Tierney dan Ziad El Basheer, komposisi keseluruhan terlihat timpang.

Minimnya pengalaman membuat Malaysia diperkirakan memilih gaya bermain reaktif dan bertumpu pada individu.

Kelemahan Malaysia

Kesulitan menjaga ritme permainan karena banyak pemain jarang tampil di level klub.

Waktu latihan yang terganggu berbagai faktor membuat penyatuan taktik belum optimal.

Ketergantungan kepada segelintir pemain inti berpotensi membuat mereka goyah saat memasuki menit-menit akhir.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapor Impresif Justin Hubner Meski Cuma Main 19 Menit di Pekan 14 Eredivisie

Rapor Impresif Justin Hubner Meski Cuma Main 19 Menit di Pekan 14 Eredivisie

Bola | Minggu, 30 November 2025 | 19:10 WIB

Karir Nova Arianto di Timnas U-20 Diprediksi Bakal Mulus, Kok Bisa?

Karir Nova Arianto di Timnas U-20 Diprediksi Bakal Mulus, Kok Bisa?

Your Say | Minggu, 30 November 2025 | 18:22 WIB

Seberapa Hebat Lyfe Oldenstam? Wonderkid Como yang Digoda Jay Idzes Bela Timnas Indonesia

Seberapa Hebat Lyfe Oldenstam? Wonderkid Como yang Digoda Jay Idzes Bela Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 30 November 2025 | 16:44 WIB

Terkini

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

×