- Donyell Malen telah tiba di Bandara Ciampino, Roma, untuk bergabung dengan AS Roma pada bursa transfer musim dingin Serie A.
- Malen didatangkan AS Roma dari Aston Villa dengan status pinjaman, termasuk opsi pembelian yang bisa menjadi kewajiban.
- Agenda selanjutnya Malen adalah tes medis pada hari Jumat sebelum penandatanganan kontrak resmi dengan Giallorossi.
Suara.com - AS Roma resmi menyambut kedatangan Donyell Malen. Penyerang asal Belanda itu telah mendarat di Bandara Ciampino, Roma, dan siap memulai petualangan barunya bersama klub ibu kota Italia tersebut pada bursa transfer musim dingin Serie A.
Malen tiba dengan mengenakan outfit serba hitam dan senyum lebar.
Ia menyapa para pendukung yang menunggunya dengan mengangkat jempol serta melayani swafoto.
“Forza Roma,” ucap pemain berusia 26 tahun itu sesaat setelah menginjakkan kaki di Roma seperti dilansir dari calciomercato
Agenda terdekat Malen adalah menjalani tes medis pada Jumat (waktu setempat) sebelum menandatangani kontrak resmi bersama Giallorossi.
AS Roma mendatangkan Malen dengan status pinjaman dari Aston Villa, disertai opsi pembelian yang bisa berubah menjadi kewajiban apabila tim asuhan Gian Piero Gasperini lolos ke Liga Champions atau Liga Europa.
Kepindahan Malen ke Roma sejatinya bukan cerita baru.
Namanya sudah masuk radar Giallorossi sejak musim panas 2024, ketika ia masih memperkuat Borussia Dortmund.
Saat itu, Roma sempat melakukan pendekatan awal dengan klub dan agen sang pemain, namun transfer tak kunjung terwujud.
Baca Juga: AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia Setelah Kalah Dramatis 2-3 Melawan Torino di Stadion Olimpico
Kehadiran Donyell Malen dinilai cocok dengan kebutuhan Gasperini.
Pelatih Roma itu menginginkan pemain berpengalaman dan fleksibel di lini depan. Malen memiliki rekam jejak bermain di Belanda, Jerman, dan Inggris, menjadikannya sosok yang matang secara taktik.
Secara teknis, Malen bisa dimainkan sebagai penyerang tengah maupun penyerang sayap kiri, memberi variasi opsi serangan bagi Roma. Kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, serta naluri mencetak gol menjadi keunggulan utama eks bintang PSV Eindhoven tersebut.
Kontributor: Adam Ali