Keluar dari Zona Nyaman, Taktik Wajib Timnas Indonesia U-22 Demi Semifinal SEA Games 2025

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
Keluar dari Zona Nyaman, Taktik Wajib Timnas Indonesia U-22 Demi Semifinal SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-22 (KitaGaruda)
baca 10 detik
  • Indonesia U-22 wajib menang melawan Myanmar untuk menjaga peluang lolos.

  • Strategi penyerang sayap cepat Filipina direkomendasikan untuk Garuda Muda.

  • Zijlstra dan lini serang perlu tingkatkan kreativitas serta pemanfaatan postur.

Permainan sayap cepat yang diterapkan Filipina tampak membuat pertahanan Myanmar kocar-kacir dan kedodoran.

Filipina berhasil menaklukkan Myanmar 2-0 dengan gol-gol yang lahir dari pemanfaatan maksimal peran penyerang sayap.

Bahkan, kemenangan tersebut melibatkan kontribusi signifikan dari pemain sayap seperti Dylan DeMuynck dan Alex Monis.

Dylan DeMuynck berperan penting dengan menyumbangkan assist dan juga menjadi pemicu gol kedua yang berasal dari gol bunuh diri pemain Myanmar.

Sementara itu, Monis ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari DeMuynck.

Pemain sayap Indonesia yang memiliki kecepatan tinggi harus cerdik memanfaatkan kelemahan ini, didukung dengan finishing yang tenang dan tidak terburu-buru.

Selain itu, kreativitas Timnas Indonesia U-22 dalam membangun serangan wajib ditingkatkan, sebab pola serangan yang ada mudah sekali dibaca oleh tim lawan.

Peran penyerang utama seperti Mauro Zijlstra saat melawan Filipina terlihat kurang optimal, menunjukkan minimnya kontribusi sebagai ujung tombak.

Kualitas permainan Myanmar terbilang tidak istimewa, terbukti saat mereka dibungkam Filipina pada laga perdana.

baca juga

Mereka kerap kehilangan bola dengan mudah, sering kalah dalam duel di lini tengah, dan memiliki pola serangan balik yang mudah sekali dipatahkan.

Kondisi inilah yang harus dimaksimalkan oleh Timnas Indonesia U-22 agar bisa mendominasi jalannya pertandingan.

Para pemain inti, termasuk Ivar Jenner dan rekan-rekan, harus menunjukkan pergerakan yang lebih simultan, mirip dengan gaya bermain tim Filipina.

Penerapan formasi dengan tiga striker yang diusung oleh pelatih Indra Sjafri, mirip dengan saat uji coba melawan Timnas Mali U-22 sebelumnya, sebetulnya tidak ada yang keliru.

Permasalahannya terletak pada koordinasi dan padu padan di lini serang yang belum maksimal dan terlihat buntu.

Mauro Zijlstra saat melawan Filipina cenderung pasif, minim pergerakan eksplosif, dan lebih banyak menanti umpan silang dari kedua sayap.

Zijlstra harus memanfaatkan keunggulan postur tubuhnya yang tinggi untuk menjadi ancaman nyata di depan gawang Myanmar, seperti yang pernah ia buktikan saat mencetak gol melawan Mali.

Pemain lain seperti Rayhan Hannan yang tampil di bawah ekspektasi melawan Filipina, dituntut untuk bermain lebih sabar dan menjadi momok bagi lini belakang Myanmar.

Pilihan supersub seperti Rahmat Arjuna atau Hokky Caraka juga diharapkan mampu memberikan dampak positif yang jauh lebih baik untuk menaklukkan Myanmar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skenario Terbaru! Timnas Indonesia Bisa Lolos Semifinal SEA Games 2025

Skenario Terbaru! Timnas Indonesia Bisa Lolos Semifinal SEA Games 2025

Bola | Kamis, 11 Desember 2025 | 10:10 WIB

Skandal SEA Games 2025: Pemain Malaysia Dipaksa Pura-pura Cedera Demi Atlet Senior

Skandal SEA Games 2025: Pemain Malaysia Dipaksa Pura-pura Cedera Demi Atlet Senior

Sport | Kamis, 11 Desember 2025 | 09:19 WIB

Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Peringkat Kedua dengan 5 Medali Emas

Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Peringkat Kedua dengan 5 Medali Emas

Sport | Kamis, 11 Desember 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×