Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia

Arief Apriadi

Rabu, 11 Maret 2026 | 16:33 WIB
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia. [Dok. X]
baca 10 detik
  • Lima pemain Timnas Putri Iran mencari suaka di Australia setelah Piala Asia Wanita 2026 karena kontroversi lagu kebangsaan.
  • Ketua federasi mengklaim polisi Australia sempat menyandera beberapa pemain sebelum suaka politik tersebut diberikan.
  • Federasi Iran menuding Presiden Amerika Serikat campur tangan dalam proses pemberian suaka politik oleh Australia.

Suara.com - Ketua federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj ungkap fakta lain soal 5 pemain Timnas Putri Iran yang mencari suaka di Australia usai perhelatan Piala Asia Wanita 2026.

Taj mengklaim beberapa pemain sempat disandera polisi Australia sebelum akhirnya diberikan suaka politik.

Kontroversi bermula saat para pemain Iran menolak menyanyikan lagu kebangsaan ketika menghadapi Timnas Wanita Korea Selatan di Piala Asia Wanita 2026.

Insiden itu memicu rumor bahwa para pemain berisiko dihukum berat jika kembali ke Iran.

Sejumlah media bahkan melaporkan mereka dituduh sebagai pengkhianat perang oleh televisi pemerintah Iran.

Isu tersebut berkembang hingga akhir turnamen, meski pada pertandingan berikutnya para pemain kembali menyanyikan lagu kebangsaan.

Taj menegaskan bahwa menyanyikan lagu kebangsaan adalah kewajiban setiap pemain tim nasional Iran.

“Tim nasional wanita kami menyanyikan lagu kebangsaan dan memberi hormat militer,” kata Taj kepada AFP.

Ia juga menuduh keterlibatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam polemik pemberian suaka terhadap tujuh pemain Iran oleh Australia.

baca juga

“Presiden Amerika Serikat sendiri mencuit dua kali tentang tim wanita kami,” ujar Taj.

“Ia mengatakan mereka harus diterima sebagai pengungsi dan bahkan mengancam Australia bahwa jika tidak diberi suaka, AS akan menerimanya.”

Taj kemudian mengklaim polisi Australia sempat mengambil tindakan langsung terhadap para pemain di hotel tempat mereka menginap.

“Setelah pertandingan, polisi Australia datang dan turun tangan, bahkan membawa satu atau dua pemain keluar dari hotel,” kata Taj.

“Menurut informasi yang kami terima, mereka dihalangi saat hendak meninggalkan Australia.”

Polemik ini bahkan membuat Taj mempertanyakan kesiapan negaranya tampil di FIFA World Cup 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

“Bagaimana mungkin seseorang optimistis tentang Piala Dunia yang akan digelar di Amerika?” ujar Taj. “Jika situasinya seperti ini, siapa yang waras mengirim tim nasionalnya ke sana?”

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia

Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:38 WIB

Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran

Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:50 WIB

5 Pemain 'Membelot' ke Australia, Pemerintah Iran: Pulanglah, Jangan Terhasut Propaganda AS

5 Pemain 'Membelot' ke Australia, Pemerintah Iran: Pulanglah, Jangan Terhasut Propaganda AS

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:26 WIB

Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran

Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran

Bola | Selasa, 10 Maret 2026 | 22:21 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×