SEA Games 2025 Gagal Total, Akmal Marhali Soroti Peran Zainuddin Amali

Ronald Seger Prabowo

Minggu, 14 Desember 2025 | 18:02 WIB
SEA Games 2025 Gagal Total, Akmal Marhali Soroti Peran Zainuddin Amali
Kegagalan Timnas U22 Indonesia mempertahankan medali emas di SEA Games 2025 Thailand dinilai bukan sekadar hasil buruk di lapangan, melainkan cermin dari persoalan mendasar dalam tata kelola dan pengambilan kebijakan. (dok. ANTARA Foto)
baca 10 detik
  • Kegagalan Timnas U22 Indonesia meraih emas SEA Games 2025 menjadi cerminan masalah tata kelola dan kebijakan PSSI.
  • Akmal Marhali menyoroti Zainuddin Amali sebagai penanggung jawab atas target emas dengan persiapan tim yang sangat singkat.
  • Evaluasi menyeluruh harus dilakukan mulai dari pelatih hingga penanggung jawab tim, tidak hanya berhenti pada Indra Sjafri.

Suara.com - Kegagalan Timnas U22 Indonesia mempertahankan medali emas di SEA Games 2025 Thailand dinilai bukan sekadar hasil buruk di lapangan, melainkan cermin dari persoalan mendasar dalam tata kelola dan pengambilan kebijakan.

Founder Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, menilai kegagalan ini harus menjadi momentum evaluasi total, termasuk terhadap penanggung jawab Timnas U22, Zainuddin Amali, yang sejak awal mengusung target emas dan menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih, meski persiapan tim diakui Amali di berbagai media, sangat singkat.

Terlebih, apa yang disampaikan Akmal tersebut, sejalan dengan unggahan Instagram anggota Exco PSSI, Arya Sinuligga yang menyatakan “minta maaf, urusan Timnas sepak bola putra untuk SEA Games, saya tidak mengerti (silakan tanya yang mengerti)”. Dari pernyataan tersebut, jelas urusan Timnas SEA Games berada di bawah kendali Zainuddin Amali.

Akmal mengingatkan, kegagalan kali ini mencatat sejarah kelam. Ini menjadi pertama kalinya Timnas SEA Games gagal lolos semifinal sejak 2009, atau yang keenam kalinya sejak Indonesia ikut SEA Games pada 1977. Menariknya, dari enam kegagalan tersebut, tiga terjadi saat Thailand menjadi tuan rumah di 1985, 2007, dan kini 2025.

"Ini bukan sekadar kalah biasa. Ini alarm keras," tegas Akmal saat dihubungi Minggu (14/12) di Jakarta.

Dari sisi kepelatihan, Akmal menyebut kegagalan ini sebagai fase terburuk Indra Sjafri di SEA Games. Setelah meraih perak pada 2019 dan emas pada 2023, Indra kini harus menerima kenyataan pahit tersingkir di fase grup.

Padahal rekam jejaknya di level usia terbilang gemilang—juara Piala AFF U19 2013 dan 2024, juara Piala AFF U22 2019, hingga emas SEA Games 2023.

"Setiap orang ada zamannya. Kini, sepertinya kita memasuki era kegelapan bagi Indra Sjafri setelah sekian lama penuh bintang prestasi,” ujar Akmal.

Namun Akmal menegaskan, evaluasi tidak boleh berhenti pada pelatih. Ia menyoroti pengakuan Zainuddin Amali sendiri bahwa persiapan Timnas U22 SEA Games 2025 hanya beberapa bulan, jauh dibandingkan SEA Games 2023 yang dibangun lewat proses hampir tiga tahun.

baca juga

"Target emas dicanangkan, tapi fondasi persiapannya jauh dari ideal. Ini kontradiksi kebijakan yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Akmal.

Menurutnya, fluktuasi prestasi adalah hal wajar dalam sepakbola, terlebih bagi negara berkembang seperti Indonesia. Bahkan negara besar seperti Italia pun bisa gagal lolos Piala Dunia berturut-turut. Namun, justru karena itu, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh dan jujur, bukan defensif.

"Evaluasi bukan hanya mengganti pelatih, tapi membangun kembali pondasi yang roboh agar lebih kokoh,” ujarnya.

Akmal mendorong evaluasi menyeluruh mulai dari pelatih, pemain, manajer, hingga penanggung jawab tim, untuk menemukan akar masalah sebenarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi filosofi sepakbola Indonesia sesuai road map 2045 menuju Golden Era, agar arah pembangunan timnas tidak berubah-ubah setiap kali pelatih berganti.

Menutup pernyataannya, Akmal mengajak semua pihak menjadikan kegagalan ini sebagai pelajaran bersama. “Sekarang waktunya berbenah dan mengambil hikmah. Habis gelap, terbitlah terang. Tapi terang itu hanya datang jika kita berani jujur dan bertanggung jawab,” ujarnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Final SEA Games 2025: Ekspresi Tak Percaya Alwi Farhan Usai Raih Emas Tunggal Putra

Final SEA Games 2025: Ekspresi Tak Percaya Alwi Farhan Usai Raih Emas Tunggal Putra

Sport | Minggu, 14 Desember 2025 | 17:50 WIB

Hasil SEA Games 2025: Performa Impresif Edgar Xavier Hasilkan Medali Emas

Hasil SEA Games 2025: Performa Impresif Edgar Xavier Hasilkan Medali Emas

Sport | Minggu, 14 Desember 2025 | 16:19 WIB

Hasil SEA Games 2025: Menembak Beregu Putra Sumbang Emas untuk Indonesia

Hasil SEA Games 2025: Menembak Beregu Putra Sumbang Emas untuk Indonesia

Sport | Minggu, 14 Desember 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

×