PSSI: Pelatih Timnas Indonesia Harus Tinggal di Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 18 Desember 2025 | 12:00 WIB
PSSI: Pelatih Timnas Indonesia Harus Tinggal di Indonesia
Timnas Indonesia (IG Ivar Jenner)
baca 10 detik
  • PSSI mewajibkan calon pelatih Timnas Indonesia menetap lama untuk mendalami budaya sepak bola nasional.

  • Fokus utama pelatih baru adalah membawa Timnas Indonesia lolos ke ajang Piala Dunia 2030.

  • Erick Thohir akan mengumumkan nama pelatih baru setelah gelaran SEA Games 2025 selesai dilaksanakan.

Suara.com - Federasi sepak bola Indonesia tengah melakukan penyaringan ketat untuk menentukan nakhoda baru bagi Timnas Indonesia.

PSSI kini telah memfokuskan pencarian pada kandidat yang mampu memenuhi empat standar utama organisasi tersebut.

Penetapan kriteria ini bertujuan untuk memastikan tim nasional mencapai level prestasi yang jauh lebih kompetitif.

Visi besar menjadi syarat pertama yang tidak bisa ditawar bagi siapa pun yang berminat melatih.

Calon pelatih tim diwajibkan memiliki komitmen kuat guna membawa Indonesia menembus putaran final Piala Dunia 2030.

Ambisi ini muncul sebagai bentuk keseriusan federasi setelah sebelumnya gagal melangkah ke ajang Piala Dunia 2026.

Kriteria kedua yang ditetapkan PSSI berkaitan erat dengan intensitas kehadiran fisik pelatih di wilayah Indonesia.

Para petinggi sepak bola nasional menginginkan sosok yang bersedia mengabdikan seluruh waktunya di dalam negeri.

Hal ini menjadi bahan evaluasi penting agar pelatih dapat memahami karakteristik serta budaya sepak bola kita secara utuh.

baca juga

Keputusan ini diambil setelah meninjau efektivitas kerja pelatih sebelumnya yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar negeri.

Anggota Exco PSSI, Endri Erawan, menegaskan bahwa kesediaan tinggal dalam waktu lama merupakan faktor penentu yang sangat krusial.

"Target kami adalah pelatih itu harus benar-benar all out di Indonesia. Artinya dia harus mempunyai banyak waktu di Indonesia daripada negaranya."

"Dia juga harus tinggal di Indonesia lebih lama, kalau bisa keluarganya juga ikut pindah," kata Endri Erawan di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Aspek ketiga dalam persyaratan tersebut adalah membangun sinergi yang harmonis dengan klub-klub sepak bola lokal.

PSSI menuntut adanya pola komunikasi yang aktif antara pelatih tim nasional dengan para pemangku kepentingan di liga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Pendukung Indonesia Harusnya Salahkan Vietnam!

Gagal Lolos ke Semifinal SEA Games 2025, Pendukung Indonesia Harusnya Salahkan Vietnam!

Your Say | Kamis, 18 Desember 2025 | 07:25 WIB

Allegri Buka Suara Soal Bursa Transfer Januari, Kans Jay Idzes Direkrut Menguat?

Allegri Buka Suara Soal Bursa Transfer Januari, Kans Jay Idzes Direkrut Menguat?

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 22:00 WIB

Dipecat Klub Korea, Shin Tae-yong Masih Laku Keras di Asia

Dipecat Klub Korea, Shin Tae-yong Masih Laku Keras di Asia

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 22:05 WIB

Terkini

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

×