Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora

Arif Budi

Selasa, 23 Desember 2025 | 13:20 WIB
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
Timnas Indonesia U-22 terancam sanksi usai gagal total di SEA Games 2025. (dok. Antara)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-22 gagal mempertahankan medali emas SEA Games 2025 dan tersingkir di fase grup.
  • Skuad Garuda Muda tidak memenuhi target minimal perak yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Menpora Erick Thohir.
  • Akibat kegagalan ini, Timnas U-22 berpotensi menerima sanksi setelah evaluasi menyeluruh oleh Kemenpora.

Suara.com - Nasib tragis dialami oleh Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Tidak hanya gagal mempertahankan medali emas, skuad Garuda Muda bahkan harus tersingkir di fase grup.

Kini setelah kegagalan total tersebut, sebuah ancaman baru membayangi yaitu potensi sanksi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Perjalanan tim asuhan Indra Sjafri di Thailand memang jauh dari kata mulus. Tergabung di Grup C, mereka secara mengejutkan takluk 0-1 dari Filipina, sebelum akhirnya meraih kemenangan hiburan 3-1 atas Myanmar.

Hasil ini membuat Indonesia hanya mampu finis sebagai runner up grup dan dipastikan gagal melaju ke semifinal setelah kalah bersaing di klasemen runner up terbaik.

Kegagalan ini terasa semakin pahit karena mereka bahkan tidak mampu memenuhi target minimal yang ditetapkan oleh Kemenpora.

Sebelumnya, Menpora Erick Thohir telah menargetkan medali perak untuk cabang olahraga sepak bola putra, sebuah target yang kini jelas-jelas gagal tercapai.

Kegagalan memenuhi target inilah yang kini membuka pintu bagi potensi sanksi. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono secara tegas menyatakan bahwa akan ada evaluasi menyeluruh terhadap semua cabang olahraga, dan konsekuensi akan diberikan bagi mereka yang gagal.

"Kami sudah petakan ada beberapa cabor yang memang satu tidak sesuai dengan target yang kedua adalah cabang yang sesuai target," kata Surono dikutip dari Antara.

"Bahkan ada cabang yang memang melebihi target itu nanti ada penghargaan dan ada pasti hukuman dan lain-lain," sambungnya.

baca juga

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa akan ada hukuman bagi cabang olahraga yang tidak mampu mencapai target yang telah disepakati.

Bentuk sanksi tersebut memang belum dijelaskan secara detail, namun ini menjadi penutup yang semakin kelam bagi perjalanan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025.

Dari target emas yang dicanangkan para pemain, kini mereka justru harus bersiap menghadapi konsekuensi dari sebuah kegagalan total.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Evaluasi, Kemenpora akan 'Hukum' Cabor yang Gagal Penuhi Target SEA Games 2025

Gelar Evaluasi, Kemenpora akan 'Hukum' Cabor yang Gagal Penuhi Target SEA Games 2025

Bola | Selasa, 23 Desember 2025 | 13:15 WIB

Menanti Hukuman Kemenpora untuk PSSI usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025

Menanti Hukuman Kemenpora untuk PSSI usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025

Bola | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:57 WIB

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam Buat Timnas Indonesia, Naturalisasi Tak Jamin Prestasi

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam Buat Timnas Indonesia, Naturalisasi Tak Jamin Prestasi

Bola | Senin, 22 Desember 2025 | 20:31 WIB

Profil Ketum FFI Michael Sianipar, Panen Pujian Tak Cari Panggung Usai Timnas Futsal Raih Emas

Profil Ketum FFI Michael Sianipar, Panen Pujian Tak Cari Panggung Usai Timnas Futsal Raih Emas

Bola | Senin, 22 Desember 2025 | 14:26 WIB

Vietnam Raih Treble Sepanjang 2025, Suporter Indonesia Ungkit-ungkit Shin Tae-yong

Vietnam Raih Treble Sepanjang 2025, Suporter Indonesia Ungkit-ungkit Shin Tae-yong

Bola | Senin, 22 Desember 2025 | 11:10 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×