- Mikel Arteta menyatakan respek kepada Enzo Maresca setelah pemecatan mengejutkan Chelsea pada Hari Tahun Baru 2026.
- Maresca meninggalkan Chelsea setelah 18 bulan menjabat saat tim berada di posisi kelima klasemen sementara.
- Chelsea sementara menunjuk Calum McFarlane sebagai interim, dengan Liam Rosenior disebut kandidat manajer baru.
Suara.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, buka suara atas kepergian Enzo Maresca dari Chelsea.
Meski rival di Premier League, Arteta tetap menunjukkan respek tinggi dengan menyebut Maresca telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama menangani The Blues.
Chelsea secara mengejutkan mengumumkan perpisahan dengan Maresca pada Hari Tahun Baru 2026.
Keputusan itu datang saat klub asal London Barat tersebut berada di peringkat kelima klasemen sementara Premier League dan berstatus juara Piala Dunia Antarklub.
Padahal, Chelsea sempat memulai musim 2025/2026 dengan sangat menjanjikan.
Mereka bahkan digadang-gadang menjadi penantang serius gelar juara liga, bersaing dengan Arsenal, Manchester City, dan Aston Villa.
Namun, performa tim menurun dalam beberapa pekan terakhir, dengan hanya dua kemenangan dari sembilan laga terakhir di semua kompetisi.
Tekanan terhadap Maresca semakin besar setelah ia mengisyaratkan kurangnya dukungan dari manajemen klub, tak lama setelah kemenangan Chelsea atas Everton bulan lalu.
Situasi tersebut akhirnya berujung pada kepergian pelatih asal Italia itu setelah 18 bulan menjabat.
Baca Juga: Sunderland 'Raja Seri' Premier League? Raksasa Sekelas City pun Dipaksa Gigit Jari!
Kepergian Maresca terjadi hanya tiga hari sebelum laga besar melawan Manchester City.
Untuk sementara, Chelsea menunjuk pelatih tim U-21, Calum McFarlane, sebagai pelatih interim.
Sementara itu, pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk menjadi manajer baru Chelsea di era kepemilikan Todd Boehly.
Menanggapi kabar tersebut jelang laga Arsenal kontra Bournemouth, Arteta menyampaikan simpati dan dukungannya kepada Maresca.
“Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya sangat menyukai Enzo, baik sebagai pribadi maupun sebagai profesional. Menurut saya, dia melakukan pekerjaan yang luar biasa di Chelsea,” ujar Arteta seperti dilansir dari Metro.uk
“Itu adalah keputusan yang sudah dibuat klub, dan saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuknya,” tambahnya.
Musim ini, Chelsea di bawah asuhan Maresca sempat menahan Arsenal dengan skor 1-1 pada akhir November lalu, meski harus bermain dengan 10 orang setelah Moises Caicedo menerima kartu merah.
Hasil itu menjadi salah satu dari sedikit laga di mana Arsenal gagal meraih poin penuh di Premier League musim ini.
Sementara suasana di Chelsea tengah bergejolak, kondisi di kubu Arsenal justru sangat positif.
The Gunners mengincar kemenangan kelima beruntun di liga setelah tampil impresif dengan mengalahkan Aston Villa 4-1 pada laga sebelumnya.
Arteta mengakui timnya dalam kepercayaan diri tinggi, namun tetap waspada menghadapi Bournemouth akhir pekan ini.
“Perasaannya sangat bagus setelah mengalahkan lawan yang kuat. Cara kami bermain dan menang itu sangat memuaskan,” kata Arteta.
“Sekarang fokus kami ke Bournemouth. Kami tahu laga ini akan sangat sulit dan semua pemain harus siap,” lanjutnya.
Arteta juga mengingatkan bahwa Bournemouth menjadi lawan yang merepotkan musim lalu, setelah mengalahkan Arsenal dua kali dan merusak peluang juara The Gunners.
“Kami belajar banyak dari dua pertandingan itu. Dua laga yang sangat berbeda, tapi penuh pelajaran. Kami sangat menghormati mereka,” tutup Arteta.
Kontributor: Azka Putra