- Dean James memimpin dengan 1.865 menit bermain di Go Ahead Eagles, mencetak satu gol dan empat assist.
- Nathan Tjoe-A-On menjadi bek tak tergantikan di Willem II setelah pindah, mengoleksi 1.704 menit bermain dan satu gol.
- Jay Idzes konsisten sebagai inti pertahanan Sassuolo di Serie A Italia dengan total 1.620 menit bermain sejauh ini.
Suara.com - Di tengah penantian era baru John Herdman, satu hal yang pasti akan menjadi pertimbangan utama sang pelatih adalah menit bermain di level klub.
Kabar baiknya, sejumlah pilar Timnas Indonesia tidak hanya sekadar menjadi bagian dari skuad di Eropa, tetapi telah menjelma menjadi tulang punggung yang tak tergantikan.
Berikut adalah tiga pemain abroad dengan catatan menit bermain terbanyak, yang membuktikan bahwa mereka adalah para jenderal sejati di atas lapangan.
1. Dean James (Go Ahead Eagles)
Di puncak daftar, berdiri kokoh nama Dean James. Bek kiri andalan Go Ahead Eagles ini adalah manusia besi sesungguhnya.
Dengan total 1.865 menit bermain, ia menjadi pemain Timnas Indonesia paling sibuk di Eropa.
Kontribusinya pun tak hanya soal bertahan. Ia juga sangat produktif dengan sumbangan satu gol dan empat assist di semua kompetisi.
Tak heran, performa super konsistennya ini membuatnya santer dirumorkan masuk dalam radar raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
2. Nathan Tjoe-A-On (Willem II)
Sebuah kebangkitan yang luar biasa. Setelah melalui masa sulit dengan minimnya kesempatan di Swansea City, kepindahan Nathan Tjoe-A-On ke Willem II terbukti menjadi keputusan emas.
Ia langsung menjadi pilar tak tergantikan di lini pertahanan. Dengan total 1.704 menit bermain dan sumbangan satu gol, Nathan membuktikan bahwa ia adalah talenta yang butuh panggung yang tepat untuk bersinar.
Baca Juga: John Herdman Latih Timnas Indonesia, Ezra Walian: Semoga Dia Beruntung
Kini ia menjadi salah satu bek sayap paling siap tempur yang dimiliki Timnas Indonesia.
3. Jay Idzes (Sassuolo)
Di salah satu liga paling kompetitif di dunia, Serie A Italia sang kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes menunjukkan kelasnya.
Menjadi andalan di jantung pertahanan Sassuolo, ia telah mengoleksi 1.620 menit bermain di semua ajang.
Statusnya sebagai pemain inti di Liga Italia menempatkannya di level yang berbeda.
Konsistensi dan ketenangannya menjadi fondasi penting bagi timnya, sekaligus menjadi jaminan kualitas bagi lini belakang skuad Garuda.
Di belakang tiga nama teratas, beberapa pilar lain juga mencatatkan menit bermain yang sangat solid, seperti Kevin Diks (1.464 menit) dan Emil Audero (1.350 menit).