- Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2 pada pekan ke-21 Liga Inggris di Turf Moor, Kamis dini hari WIB.
- Gary Neville mengkritik keras Casemiro atas kesalahan mendasar dalam bertahan yang berujung gol pembuka Burnley.
- Darren Fletcher, sebagai pelatih interim debutan, tampak sangat kecewa melihat kurangnya intensitas serta kualitas individu pemain.
Suara.com - Manchester United gagal meraih kemenangan di Liga Inggris setelah ditahan imbang Burnley 2-2 pada pekan ke-21 Premier League. Laga yang berlangsung di Turf Moor, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
Gary Neville, secara terbuka mengkritik Casemiro atas terjadinya gol pembuka Burnley.
Neville menilai gelandang asal Brasil itu melakukan kesalahan mendasar dalam bertahan dan menyebut Darren Fletcher tampak sangat kecewa melihat kejadian tersebut dari sisi lapangan.
Burnley membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui situasi yang berawal dari pergerakan mantan pemain MU, Hannibal Mejbri.
Umpan terobosannya mampu membelah pertahanan Setan Merah dan menemukan Bashir Humphreys di sisi kiri. Casemiro dinilai gagal mengantisipasi pergerakan tersebut.
Humphreys kemudian langsung melepaskan umpan silang tanpa kontrol.
Bola mengenai Ayden Heaven dan berbelok arah, membuat kiper Senne Lammens tak berdaya.
Gol tersebut langsung disambut ekspresi frustrasi dari Fletcher, yang menjalani laga perdananya sebagai pelatih interim MU usai pemecatan Ruben Amorim.
“Dia (Fletcher) menggelengkan kepala, dia tak percaya dengan apa yang dilihatnya di sisi itu,” ujar Neville seperti dikutip dari Metro.uk
Baca Juga: Siapa Benjamin Sesko? Striker MU yang Baru Buka Keran Gol Setelah Puasa 65 Hari
“Jika melihat lebih detail, Casemiro naik menutup Humphreys, tapi entah mengapa dia membiarkannya begitu saja berlari. Itu sangat jelas,” tambahnya.
Neville juga menegaskan bahwa meski Ayden Heaven bisa saja bereaksi lebih cepat, akar masalah tetap berasal dari Casemiro.
Menurutnya, bek muda tersebut sudah berada dalam situasi sulit akibat kurangnya perlindungan dari lini tengah.
Pendapat serupa disampaikan Jamie Redknapp dan Tim Sherwood saat jeda babak pertama.
Redknapp menilai masalah MU bukan semata sistem permainan, melainkan intensitas dan kualitas individu pemain.
“Tidak ada intensitas di lini tengah. Casemiro terlihat bingung, tidak cukup agresif. Humphreys mengumpan lalu berlari melewatinya dengan sangat mudah,” kata Redknapp.